Pakar Menilai Debat Terakhir Ini jadi Pukulan Penentu Gaet Swing Voters

image_pdfimage_print

Warga Berita –  Debat terakhir Pilpres 2024 akan digelar akhir pekan ini. Momen debat pamungkas itu dinilai krusial dalam menentukan hasil yang diraih oleh tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs, Ahmad Khoirul Umam, mengatakan 12 hari jelang pencoblosan dukungan dari pendukung kepada calon yang didukungnya telah menguat. Namun, debat bisa menjadi pukulan terakhir dalam meraih hasil maksimal di hari pencoblosan 14 Februari mendatang.

“Debat terakhir ini sangat penting untuk mengonsolidasikan basis dukungan masing-masing capres-cawapres di detik-detik terakhir. Praktis 1,5 minggu jelang pencoblosan di 14 Februari mendatang memang pemilih umumnya sudah punya iman politik yang tinggi, loyalitas dan militansi dukungan sudah terbentuk,” kata Umam saat dihubungi, Sabtu (3/2/2024).

Umam mengatakan momen debat menjadi ajang para paslon merebut hati masyarakat, khususnya para pihak yang belum menentukan pilihan (swing voters).

Debat terakhir bisa menjadi salah satu penentu apakah Prabowo-Gibran bisa meraih kemenangan satu putaran atau pemilu lanjut ke putaran kedua akibat penampilan memikat yang ditunjukkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo di forum debat.

“Pukulan terakhir benar-benar dibutuhkan untuk memastikan apakah benar target 02 untuk menang satu putaran bisa diwujudkan? Apakah benar kubu 01 dan 03 bisa tampil kompetitif untuk menahan proses konsolidasi kekuatan 02 dan memaksanya untuk masuk ke permainan yang lebih panjang melalui putaran kedua?” katanya.

Menurut Umam, kubu Anies dan Ganjar akan menggunakan strategi yang sama untuk ofensif kepada Prabowo dalam debat terakhir. Prabowo, kata Umam, harus menyiapkan mental untuk kembali dikeroyok oleh dua pesaingnya tersebut.

“Dalam debat terakhir ini, kubu 01 dan 03 tampaknya masih tetap akan menggunakan strategi yang sama, yakni strategi ofensif atau menyerang, untuk mendegradasi kredibilitas kubu 02. Di sisi lain, kubu 02 tampaknya memang sudah harus menyiapkan mental untuk dikeroyok lagi oleh kubu 01 dan 03,” katanya.

Dia mengatakan respons Prabowo dalam posisi tersebut juga akan menentukan. Umam menilai jika Prabowo bisa memberikan perlawanan maka ada efek elektoral yang bisa memperbesar peluang memenangi pilpres satu putaran.

“Jika Prabowo mampu bertarung secara efektif, tidak hanya pasrah diserang seperti yang terjadi di debat ketiga lalu, maka ia berpotensi menciptakan lompatan kecil elektabilitas untuk menggenapi target menang satu putaran yang ia harapkan,” tutur Umam.

Lebih lanjut Umam mengatakan Anies bisa lebih unggul secara rekam jejak terkait tema debat kelima. Namun, ia menilai Prabowo dan Gibran bisa memberikan perlawanan jika melakukan persiapan yang matang.

“Dari sisi tema, Anies punya track record lebih kuat untuk bicara tentang isu pendidikan dan pembangunan SDM bangsa. Tapi kalau Prabowo dan Ganjar bisa memiliki kesiapan yang lebih optimal, baik terkait materi maupun kesiapan mental dalam berdebat, tidak menutup kemungkinan akan ada kuda hitam dari proses debat kelima ini,” ujar Umam.

Debat kelima akan digelar di JCC Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (4/2). Debat itu mengusung tema Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi.(Din)

By admin

Leave a Reply