WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Untuk Dialihkan ke Belanja Bansos » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
3 Februari 2024
Reading Time: 4 mins read
0
Untuk Dialihkan ke Belanja Bansos » Warga Berita

0302 celios
Pemblokiran APBN Rp 50 T Dicurigai Politis, Celios: Untuk Dialihkan ke Belanja Bansos
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira usai diskusi mengenai hasil survei persepsi publik terhadap JETP di Jakarta, Rabu (5/6/2023) | tempo.co
JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pencadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kementerian dan lembaga lewat mekanisme penyesuaian otomatis (automatic adjustment) tahun ini dinilai sarat perhitungan politik.
Hal itu dikatakan oleh ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.
Bhima mengatakan, pencadangan anggaran yang berujung pemblokiran itu tidak berdasarkan perhitungan ekonomi.
Bhima menilai automatic adjustment hanya untuk memberi jalan bagi belanja bantuan sosial yang meningkat pesat dalam tahun politik ini.
“Kelihatan sekali, karena kalau melihat dari sisi ekonomi ini kontradiktif,” tutur Bhima kepada Tempo, Sabtu (3/2/2024).
Menurut Bhima, anggaran perlindungan sosial atau perlinsos saat ini yang lebih tinggi daripada ketika era Covid-19.
Anggaran perlinsos pada 2024 mencapai Rp 496,8 triliun, lebih tinggi daripada tahun 2021 sebesar Rp 468,2 triliun, pada 2022 sebesar Rp 460,6 triliun, dan pada 2023 sebesar 476 triliun.
Anggaran perlinsos tahun ini hanya kalah dengan tahun 2020 saat awal pandemi, yaitu Rp 498 triliun.
Bhima melanjutkan, ada juga kebingungan basis data yang digunakan untuk menyalurkan bansos. Menteri Sosial Tri Rismaharini juga tidak diajak dalam merumuskan Bansos. Lebih lanjut, Bhima mempertanyakan mengapa automatic adjustment ditempuh saat ini.
“Padahal kondisi ekonomi diklaim pertumbuhannya salah satu yang tertinggi di Warga Berita negara G20. Ekonomi Indonesia juga diklaim masih bisa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” tutur Bhima.
Namun demikian, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (KLI Kemenkeu) Deni Surjantoro membantah anggaran kementerian/lembaga yang diblokir dan dicadangkan karena pemerintah akan mengalihkannya untuk menyalurkan Bansos.
“Tidak, kan anggarannya masih tetap berada di masing-masing K/L,” tuturnya lewat pesan singkat pada Tempo, Sabtu.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah melakukan automatic adjustment terhadap anggaran belanja kementerian/lembaga pada 2024. Setiap K/L harus menyisihkan sebanyak 5 persen dari total anggaran untuk dicadangkan alias tidak dibelanjakan dulu.
Secara total, anggaran yang diblokir itu mencapai Rp 50,14 triliun. Kementerian Keuangan menuturkan automatic adjustment itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2024.
Kementerian Keuangan menjelaskan, kebijakan itu dilakukan karena kondisi geopolitik global sedang dinamis dan berpotensi mempengaruhi perekonomian dunia. Sehingga potensi dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada tahun ini perlu diantisipasi. #tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Pencadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kementerian dan lembaga lewat mekanisme penyesuaian otomatis (automatic adjustment) tahun ini dinilai sarat perhitungan politik.

Hal itu dikatakan oleh ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.

Bhima mengatakan, pencadangan anggaran yang berujung pemblokiran itu tidak berdasarkan perhitungan ekonomi.

Bhima menilai automatic adjustment hanya untuk memberi jalan bagi belanja bantuan sosial yang meningkat pesat dalam tahun politik ini.

“Kelihatan sekali, karena kalau melihat dari sisi ekonomi ini kontradiktif,” tutur Bhima kepada Tempo, Sabtu (3/2/2024).

Menurut Bhima, anggaran perlindungan sosial atau perlinsos saat ini yang lebih tinggi daripada ketika era Covid-19.

Anggaran perlinsos pada 2024 mencapai Rp 496,8 triliun, lebih tinggi daripada tahun 2021 sebesar Rp 468,2 triliun, pada 2022 sebesar Rp 460,6 triliun, dan pada 2023 sebesar 476 triliun.

Anggaran perlinsos tahun ini hanya kalah dengan tahun 2020 saat awal pandemi, yaitu Rp 498 triliun.

Bhima melanjutkan, ada juga kebingungan basis data yang digunakan untuk menyalurkan bansos. Menteri Sosial Tri Rismaharini juga tidak diajak dalam merumuskan Bansos. Lebih lanjut, Bhima mempertanyakan mengapa automatic adjustment ditempuh saat ini.

“Padahal kondisi ekonomi diklaim pertumbuhannya salah satu yang tertinggi di Warga Berita negara G20. Ekonomi Indonesia juga diklaim masih bisa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” tutur Bhima.

Namun demikian, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (KLI Kemenkeu) Deni Surjantoro membantah anggaran kementerian/lembaga yang diblokir dan dicadangkan karena pemerintah akan mengalihkannya untuk menyalurkan Bansos.

“Tidak, kan anggarannya masih tetap berada di masing-masing K/L,” tuturnya lewat pesan singkat pada Tempo, Sabtu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah melakukan automatic adjustment terhadap anggaran belanja kementerian/lembaga pada 2024. Setiap K/L harus menyisihkan sebanyak 5 persen dari total anggaran untuk dicadangkan alias tidak dibelanjakan dulu.

Secara total, anggaran yang diblokir itu mencapai Rp 50,14 triliun. Kementerian Keuangan menuturkan automatic adjustment itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2024.

Kementerian Keuangan menjelaskan, kebijakan itu  dilakukan karena kondisi geopolitik global sedang dinamis dan berpotensi mempengaruhi perekonomian dunia. Sehingga potensi dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada tahun ini perlu diantisipasi.  

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

0302 celios
Pemblokiran APBN Rp 50 T Dicurigai Politis, Celios: Untuk Dialihkan ke Belanja Bansos
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira usai diskusi mengenai hasil survei persepsi publik terhadap JETP di Jakarta, Rabu (5/6/2023) | tempo.co
JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pencadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kementerian dan lembaga lewat mekanisme penyesuaian otomatis (automatic adjustment) tahun ini dinilai sarat perhitungan politik.
Hal itu dikatakan oleh ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.
Bhima mengatakan, pencadangan anggaran yang berujung pemblokiran itu tidak berdasarkan perhitungan ekonomi.
Bhima menilai automatic adjustment hanya untuk memberi jalan bagi belanja bantuan sosial yang meningkat pesat dalam tahun politik ini.
“Kelihatan sekali, karena kalau melihat dari sisi ekonomi ini kontradiktif,” tutur Bhima kepada Tempo, Sabtu (3/2/2024).
Menurut Bhima, anggaran perlindungan sosial atau perlinsos saat ini yang lebih tinggi daripada ketika era Covid-19.
Anggaran perlinsos pada 2024 mencapai Rp 496,8 triliun, lebih tinggi daripada tahun 2021 sebesar Rp 468,2 triliun, pada 2022 sebesar Rp 460,6 triliun, dan pada 2023 sebesar 476 triliun.
Anggaran perlinsos tahun ini hanya kalah dengan tahun 2020 saat awal pandemi, yaitu Rp 498 triliun.
Bhima melanjutkan, ada juga kebingungan basis data yang digunakan untuk menyalurkan bansos. Menteri Sosial Tri Rismaharini juga tidak diajak dalam merumuskan Bansos. Lebih lanjut, Bhima mempertanyakan mengapa automatic adjustment ditempuh saat ini.
“Padahal kondisi ekonomi diklaim pertumbuhannya salah satu yang tertinggi di Warga Berita negara G20. Ekonomi Indonesia juga diklaim masih bisa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” tutur Bhima.
Namun demikian, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (KLI Kemenkeu) Deni Surjantoro membantah anggaran kementerian/lembaga yang diblokir dan dicadangkan karena pemerintah akan mengalihkannya untuk menyalurkan Bansos.
“Tidak, kan anggarannya masih tetap berada di masing-masing K/L,” tuturnya lewat pesan singkat pada Tempo, Sabtu.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah melakukan automatic adjustment terhadap anggaran belanja kementerian/lembaga pada 2024. Setiap K/L harus menyisihkan sebanyak 5 persen dari total anggaran untuk dicadangkan alias tidak dibelanjakan dulu.
Secara total, anggaran yang diblokir itu mencapai Rp 50,14 triliun. Kementerian Keuangan menuturkan automatic adjustment itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2024.
Kementerian Keuangan menjelaskan, kebijakan itu dilakukan karena kondisi geopolitik global sedang dinamis dan berpotensi mempengaruhi perekonomian dunia. Sehingga potensi dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada tahun ini perlu diantisipasi. #tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Pencadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kementerian dan lembaga lewat mekanisme penyesuaian otomatis (automatic adjustment) tahun ini dinilai sarat perhitungan politik.

Hal itu dikatakan oleh ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.

Bhima mengatakan, pencadangan anggaran yang berujung pemblokiran itu tidak berdasarkan perhitungan ekonomi.

Bhima menilai automatic adjustment hanya untuk memberi jalan bagi belanja bantuan sosial yang meningkat pesat dalam tahun politik ini.

“Kelihatan sekali, karena kalau melihat dari sisi ekonomi ini kontradiktif,” tutur Bhima kepada Tempo, Sabtu (3/2/2024).

Menurut Bhima, anggaran perlindungan sosial atau perlinsos saat ini yang lebih tinggi daripada ketika era Covid-19.

Anggaran perlinsos pada 2024 mencapai Rp 496,8 triliun, lebih tinggi daripada tahun 2021 sebesar Rp 468,2 triliun, pada 2022 sebesar Rp 460,6 triliun, dan pada 2023 sebesar 476 triliun.

Anggaran perlinsos tahun ini hanya kalah dengan tahun 2020 saat awal pandemi, yaitu Rp 498 triliun.

Bhima melanjutkan, ada juga kebingungan basis data yang digunakan untuk menyalurkan bansos. Menteri Sosial Tri Rismaharini juga tidak diajak dalam merumuskan Bansos. Lebih lanjut, Bhima mempertanyakan mengapa automatic adjustment ditempuh saat ini.

“Padahal kondisi ekonomi diklaim pertumbuhannya salah satu yang tertinggi di Warga Berita negara G20. Ekonomi Indonesia juga diklaim masih bisa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” tutur Bhima.

Namun demikian, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (KLI Kemenkeu) Deni Surjantoro membantah anggaran kementerian/lembaga yang diblokir dan dicadangkan karena pemerintah akan mengalihkannya untuk menyalurkan Bansos.

“Tidak, kan anggarannya masih tetap berada di masing-masing K/L,” tuturnya lewat pesan singkat pada Tempo, Sabtu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah melakukan automatic adjustment terhadap anggaran belanja kementerian/lembaga pada 2024. Setiap K/L harus menyisihkan sebanyak 5 persen dari total anggaran untuk dicadangkan alias tidak dibelanjakan dulu.

Secara total, anggaran yang diblokir itu mencapai Rp 50,14 triliun. Kementerian Keuangan menuturkan automatic adjustment itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2024.

Kementerian Keuangan menjelaskan, kebijakan itu  dilakukan karena kondisi geopolitik global sedang dinamis dan berpotensi mempengaruhi perekonomian dunia. Sehingga potensi dan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada tahun ini perlu diantisipasi.  

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
TKN Fanta Klaim Bisa Menangkan Prabowo-Gibran di Lebak

PILPRES 2024 -- Diprediksi 2 Putaran, Lembaga Survei Asing Sebut Prabowo Unggul Telak

Deputy Force Commander MONUSCO Kunjungi Satgas Kizi TNI Konga XX-T MONUSCO – Warga Berita

Deputy Force Commander MONUSCO Kunjungi Satgas Kizi TNI Konga XX-T MONUSCO – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
700 Wisatawan Kunjungi Museum Batik Saat Lebaran

700 Wisatawan Kunjungi Museum Batik Saat Lebaran

19 April 2024
Bawaslu Klaim Kehadiran Mayor Teddy di Debat Hanya Sebagai Ajudan Prabowo

Bawaslu Klaim Kehadiran Mayor Teddy di Debat Hanya Sebagai Ajudan Prabowo

19 Desember 2023
Polri.jpg

TPN Harapkan APH Tak Kriminalisasi Pemberi Kritik

18 November 2023

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In