PANDEGLANG, Warga Berita – Pengusaha Muda dan Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Pandeglang Asep Ishaq mendorong politisi muda Partai Golkar Fitron Nur Ikhsan maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Pandeglang pada Pilkada serentak tahun 2024.
Asep berharap, Fitron Nur Ikhsan berpasangan dengan Putra Abuya Muhtadi yakni Mufaddol Muhtadi Dimyati yang dikenal dengan panggilan A Mufa pada Pilbup Pandeglang.
Nama A Mufa dikenal dikalangan para Kyai dan santri yang saat ini masuk dalam bursa Pemilihan Bupati Pandeglang.
Asep Ishaq sangat mendukung politisi muda Partai Golkar Fitron Nur Ikhsan maju di Pilbup Pandeglang. “Pak Fitron ini sangat mewakili politik modern yang kekinian. Tidak kaku,” katanya kepada Warga Berita, Jumat, 8 Maret 2024.
Kemudian, ia juga menilai Fitron sebagai sosok yang muda dan sudah matang. Sehinga sangat mengerti persoalan-persoalan yang ada di Pandeglang.
“Selama dua periode di DPRD Provinsi Banten, ia membuktikan dengan membawa banyak program-program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Pandeglang,” katanya.
Asep mengungkapkan, Kabupaten Pandeglang dikenal dengan kota santrinya. Apabila Fitron berpasangan dengan A Mufa menjadi semakin lengkap.
“Ada sosok muda bernama Mufa atau A Mufa biasa kita panggil. Beliau putra dari Abuya Muhtadi Dimyati Cidahu,” katanya.
Menurutnya, A Mufa ini merupakan representasi dari kalangan santri dan juga pemerhati UMKM.
“Saya meyakini jika pak Fitron dan A Mufa dipasangkan untuk memimpin Pandeglang, mereka bisa berkolaborasi dengan baik. Sehingga dapat mempercepat pembangunan di segala sektor dan yang pasti mengembalikan Pandeglang kepada “khittah”nya sebagai daerah seribu ulama sejuta santri,” katanya.
Sebelumnya, Pengamat Politik STKIP Syekh Manshur Asep Saefullah Kamali mengatakan, nama A Mufa ini sudah dikenal dikalangan santri dan kyai.
“Santri dan Kyai sudah mengenal A Mufa. Apabila memang benar maju dalam Pilbup Pandeglang tentunya menjadi sosok yang mewakili santri dan Kyai,” katanya.
Asep menjelaskan, A Mufa sosoknya muda dan religius menjadi harapan para santri dan Kyai. “A mufa bisa jadi pilihan atau opsi alternatif. Dan beliau juga mewakili kaum milenial,” katanya.
Apalagi Kabupaten Pandeglang dikenal dengan Kota Seribu Ulama Sejuta Santri. Kehadiran A Mufa menunjukan wajah Kabupaten Pandeglang.
“Hadirnya sosok A Mufa masuk dalam bursa Pilbup Pandeglang ini bisa menjadi persatuan kumpulan ulama,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Abdul Rozak












