WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Dukung Net Zero Emission, Kedai Kopi Rumahan di Lebak Ini Jadi Ambasador Electrifying Lifestyle – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
29 Desember 2023
Reading Time: 2 mins read
0
Dukung Net Zero Emission, Kedai Kopi Rumahan di Lebak Ini Jadi Ambasador Electrifying Lifestyle – Warga Berita

LEBAK, Warga Berita – Pemerintah Indonesia menargetkan bahwa negara dengan ribuan pulau ini akan memasuki kondisi Net Zero Emission atau emisi nol bersih maksimal pada tahun 2060. Kondisi emisi nol itu ingin dicapai guna menjaga kelestarian lingkungan, salah satu upayanya yakni dengan beralih dari energi konvensional menuju enegri terbarukan.

Untuk mencapai emisi nol bersih tentunya membutuhkan kontribusi dari semua pihak baik itu dari sektor industri, pariwisata maupun masyarakat itu sendiri. Upaya itu pun turut dilakukan oleh salah satu Kedai Kopi rumahan yang berada di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Kedai Kopi itu yakni Skema Kopi, kedai kecil yang berada di peloksok perumahan ini secara konsisten terus mendukung upaya Pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission. Caranya, yakni dengan mengkampanyekan slogan Electrifying Lifestyle.

Slogan itu sendiri saat ini tengah digemborkan oleh PLN sebagai perusahaan yang bertanggungjawab terhadap pemenuhan enegri listrik masyarakat di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Kampanye Electrifying Lifestyle ini dilakukan bukan dengan memasang spanduk, atau baliho dipohon-pohon seperti yang dilakukan para Calon Legislatif (Caleg) yang saat ini tengah berkontestrasi Pemilu 2024.

Melainkan, caranya dengan menggunakan Kompor Induksi. Yap, kedai yang berada di kota berjulukan Bumi Multatuli ini telah bermigrasi dari kompor konvensional gas melon 3 kilogram (kg) menjadi kompor induksi dalam setiap produksi kopi mereka. Bahkan, kedai ini sudah mempunyai dua kompor induksi yang memiliki tugas menghasilkan produk pemuas dahaga kafein para konsumennya.

Untuk diketahui, kedai kopi ini berdiri sejak akhir tahun 2020 yang beralamat di Jalan Bidin Surya Gunawan No.12, Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Kedai kopi ini didirikan oleh tiga orang pentolan karyawan korban Pandemi Covid-19.

Alvin, salah satu Owner dari Skema Kopi Rangkasbitung ini mengaku bahwa kedainya sengaja memilih kompor induksi dibandingkan kompor konvensional dalam membuat kopi. Terdapat berbagai alasan yang membuat kedai nya secara konsisten menggunakan kompor induksi selama tiga tahun membuka kedai kopi.

“Awalnya kita menggunakan kompor konvensional untuk melakukan produksi, namun seiiring berjalannya waktu kita sadar bahwa kompor gas ini tidak lah efektif untuk menunjang produksi sehari-hari,” kata Alvin kepada Radar Banten, Jumat 29 Desember 2023.

Ia bercerita bahwa saat menggunakan kompor konvensional, dirinya harus mengganti tabung gas ukuran tiga kilogram minimalnya tiga kali dalam seminggu. Tentu, hal itu sangatlah tidak efektif, karena selain harga gas yang mahal juga kadang sulit ditemukan, belum lagi faktor keamanan.

Alvin menyebut, kompor gas sangatlah rawan dan beresiko tinggi. Sebagai contoh, Alvin menceritakan bahwa di daerah nya terdapat kasus ledakan hebat disebuah warung makan yang disebabkan oleh kebocoran gas pada tabung elpiji.

Ledakan hebat itu telah merengut nyawa seorang penjaga warung itu, belum lagi dampak kerusakan yang meluluhlantahkan warung tersebut. Dari kasus itu, dirinya pun membulatkan pilihannya untuk bermigrasi ke kompor induksi.

Sebab, dirinya tidak ingin membahayakan barista dan usaha yang susah payah dirinya buka bersama dengan rekan sejawatnya itu pasca terkena gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu itu.

“Barista saya juga sebetulnya takut untuk masang gas, jadi kalau misalkan gas elpijinya abis. Ya saya sendiri yang pasang, kedai juga ga bisa operasional kalau gas elpijinya engga saya ganti. Jadi intinya kurang efektif dan resikonya terlalu tinggi, karena engga ada jaminan kalau saya yang masang gas itu enggak meledak,” tuturnya.

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

LEBAK, Warga Berita – Pemerintah Indonesia menargetkan bahwa negara dengan ribuan pulau ini akan memasuki kondisi Net Zero Emission atau emisi nol bersih maksimal pada tahun 2060. Kondisi emisi nol itu ingin dicapai guna menjaga kelestarian lingkungan, salah satu upayanya yakni dengan beralih dari energi konvensional menuju enegri terbarukan.

Untuk mencapai emisi nol bersih tentunya membutuhkan kontribusi dari semua pihak baik itu dari sektor industri, pariwisata maupun masyarakat itu sendiri. Upaya itu pun turut dilakukan oleh salah satu Kedai Kopi rumahan yang berada di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Kedai Kopi itu yakni Skema Kopi, kedai kecil yang berada di peloksok perumahan ini secara konsisten terus mendukung upaya Pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission. Caranya, yakni dengan mengkampanyekan slogan Electrifying Lifestyle.

Slogan itu sendiri saat ini tengah digemborkan oleh PLN sebagai perusahaan yang bertanggungjawab terhadap pemenuhan enegri listrik masyarakat di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Kampanye Electrifying Lifestyle ini dilakukan bukan dengan memasang spanduk, atau baliho dipohon-pohon seperti yang dilakukan para Calon Legislatif (Caleg) yang saat ini tengah berkontestrasi Pemilu 2024.

Melainkan, caranya dengan menggunakan Kompor Induksi. Yap, kedai yang berada di kota berjulukan Bumi Multatuli ini telah bermigrasi dari kompor konvensional gas melon 3 kilogram (kg) menjadi kompor induksi dalam setiap produksi kopi mereka. Bahkan, kedai ini sudah mempunyai dua kompor induksi yang memiliki tugas menghasilkan produk pemuas dahaga kafein para konsumennya.

Untuk diketahui, kedai kopi ini berdiri sejak akhir tahun 2020 yang beralamat di Jalan Bidin Surya Gunawan No.12, Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Kedai kopi ini didirikan oleh tiga orang pentolan karyawan korban Pandemi Covid-19.

Alvin, salah satu Owner dari Skema Kopi Rangkasbitung ini mengaku bahwa kedainya sengaja memilih kompor induksi dibandingkan kompor konvensional dalam membuat kopi. Terdapat berbagai alasan yang membuat kedai nya secara konsisten menggunakan kompor induksi selama tiga tahun membuka kedai kopi.

“Awalnya kita menggunakan kompor konvensional untuk melakukan produksi, namun seiiring berjalannya waktu kita sadar bahwa kompor gas ini tidak lah efektif untuk menunjang produksi sehari-hari,” kata Alvin kepada Radar Banten, Jumat 29 Desember 2023.

Ia bercerita bahwa saat menggunakan kompor konvensional, dirinya harus mengganti tabung gas ukuran tiga kilogram minimalnya tiga kali dalam seminggu. Tentu, hal itu sangatlah tidak efektif, karena selain harga gas yang mahal juga kadang sulit ditemukan, belum lagi faktor keamanan.

Alvin menyebut, kompor gas sangatlah rawan dan beresiko tinggi. Sebagai contoh, Alvin menceritakan bahwa di daerah nya terdapat kasus ledakan hebat disebuah warung makan yang disebabkan oleh kebocoran gas pada tabung elpiji.

Ledakan hebat itu telah merengut nyawa seorang penjaga warung itu, belum lagi dampak kerusakan yang meluluhlantahkan warung tersebut. Dari kasus itu, dirinya pun membulatkan pilihannya untuk bermigrasi ke kompor induksi.

Sebab, dirinya tidak ingin membahayakan barista dan usaha yang susah payah dirinya buka bersama dengan rekan sejawatnya itu pasca terkena gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu itu.

“Barista saya juga sebetulnya takut untuk masang gas, jadi kalau misalkan gas elpijinya abis. Ya saya sendiri yang pasang, kedai juga ga bisa operasional kalau gas elpijinya engga saya ganti. Jadi intinya kurang efektif dan resikonya terlalu tinggi, karena engga ada jaminan kalau saya yang masang gas itu enggak meledak,” tuturnya.

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
FKDM Kota Pekalongan Diharapkan Cegah Konflik Pemilu

FKDM Kota Pekalongan Diharapkan Cegah Konflik Pemilu

DPRD Kota Pekalongan Tutup Masa Sidang III Tahun 2023

DPRD Kota Pekalongan Tutup Masa Sidang III Tahun 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
KEK Tanjung Lesung Tak Berkembang, Jalan Tol Serang-Panimbang Terancam Tutup – Warga Berita

KEK Tanjung Lesung Tak Berkembang, Jalan Tol Serang-Panimbang Terancam Tutup – Warga Berita

25 Desember 2023
Wanita Ini Terciduk Selundupkan Handphone ke Rutan Pandeglang, Dilarang Kunjungan Selama 6 Bulan – Warga Berita

Wanita Ini Terciduk Selundupkan Handphone ke Rutan Pandeglang, Dilarang Kunjungan Selama 6 Bulan – Warga Berita

7 Mei 2024
Stok Sembako di Kota Pekalongan Aman 3 Bulan Mendatang

Stok Sembako di Kota Pekalongan Aman 3 Bulan Mendatang

27 Desember 2023

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In