Kota Pekalongan- Warga Berita– Pemerintah Kota Pekalongan memprediksi ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) cukup hingga 3 bulan ke depan. Hal ini disampaikan plt. Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono saat ditemui di kantor Sekretariat Daerah setempat belum lama ini.
“Fenomenanya hampir sama pasca covid-19 peringatan lebih dibanding 3 tahun sebelumnya diperkirakan lebih ramai, salah satu tugas pemerintah bagaimana menyiapkan khususnya terkait kebutuhan pokok masyarakat yang tentunya permintaan ini akan lebih meningkat Warga Berita persediaan dan permintaan, kami bertugas untuk menyeimbangkan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dan harga bisa terkendali dari segi ketersediaan dari 32 kebutuhan pokok masyarakat kemarin setelah tim pengawas terjun dari mulai hilir toko retail, pasar, distributor bahkan gudang dinilai cukup untuk memenuhi bahkan 3 bulan,” ujarnya.
Disampaikan Supriono ketersediaan sudah diperkirakan mencukupi hanya harga untuk tahun ini meningkat terutama komoditas pertanian dan ini merata di seluruh wilayah Indonesia karena faktor kemarau yang berkepanjangan sehingga menyebabkan ketersediaan maupun pasokan terganggu dan yang paling tinggi atau berpengaruh terhadap inflasi adalah cabai, beras dan gula.
“Hal ini berpengaruh kepada akumulasi angka inflasi, berdasarkan data BPS dengan metode representasi di Jawa Tengah pada 6 kota, kota Pekalongan diikutkan Tegal sehingga mereka menghitung tegal, Kota Pekalongan mengikuti angka itu 3,68 persen, provinsi 3,16 persen sedangkan nasional 2,58 persen tetapi ini merupakan fenomena regional maka kita hanya bisa memastikan bahwa barang ada, apabila terjadi kelangkaan OPD terkait siap menggelontorkan pasar murah, mudah-mudahan perayaan ini dapat dirayakan baik dan bijak oleh masyarakat,” tukasnya.
Post Views: 1,524












