SERANG, Warga Berita – Jelang perhelatan pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, berbagai lembaga survei telah merilis peta kekuatan elektabilitas dari tiga pasangan calon (Paslon) Presiden.
Salah satu daerah yang menjadi menarik yaitu Jawa Timur, yang memiliki populasi terbesar setelah Jawa Barat. Diketahui, jumlah pemilih di wilayah tersebut mencapai lebih dari 31,4 juta.
Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru-baru ini merilis hasil survei Pemilu 2024 di Jawa Timur yang dilakukan sejak 16-28 Desember 2023.
“Dalam dua Pemilu terakhir (2014-2019) Jawa Timur menjadi barometer kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Yang menang di Jawa Timur selama dua Pemilu tersebut adalah juga pemenang di tingkat nasional,” tulis keterangan LSI dalam hasil survei tersebut, Jumat 5 Januari 2023.
Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Jawa Timur yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Di setiap dapil DPR RI di Jawa Timur diambil sampel sebanyak 800 orang dengan menggunakan metode multistage random sampling. Sehingga total sample secara
keseluruhan sebanyak 8.800 responden di Provinsi Jawa Timur.
Total sample tersebut memilih toleransi kesalahan (margin of error)±1.1 persem pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi stratified random sampling. Sampel berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di tiap Dapil Jawa Timur yang terdistribusi secara proporsional.
Dalam hasil survei tersebut, apabila pemilihan Presiden dilakukan saat ini, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka keluar sebagai pemenang dengan tingkat keterpilihan sebesar 46,7 persen.
Disusul oleh Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang mendapat dukungan sebanyak 26,6 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di angka 16,2 persen. Sementara masih ada sekitar 10,4 persen pemilih yang belum memutuskan pilihannya atau tidak menjawab.
“Dengan tingkat dukungan tersebut, maka di Jawa Timur, Pilpres bisa berlangsung dua putaran. Diperkirakan yang masuk putaran kedua adalah Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud,” tambah dalam keterangan tersebut.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Abdul Rozak
SERANG, Warga Berita – Jelang perhelatan pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, berbagai lembaga survei telah merilis peta kekuatan elektabilitas dari tiga pasangan calon (Paslon) Presiden.
Salah satu daerah yang menjadi menarik yaitu Jawa Timur, yang memiliki populasi terbesar setelah Jawa Barat. Diketahui, jumlah pemilih di wilayah tersebut mencapai lebih dari 31,4 juta.
Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru-baru ini merilis hasil survei Pemilu 2024 di Jawa Timur yang dilakukan sejak 16-28 Desember 2023.
“Dalam dua Pemilu terakhir (2014-2019) Jawa Timur menjadi barometer kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Yang menang di Jawa Timur selama dua Pemilu tersebut adalah juga pemenang di tingkat nasional,” tulis keterangan LSI dalam hasil survei tersebut, Jumat 5 Januari 2023.
Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Jawa Timur yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Di setiap dapil DPR RI di Jawa Timur diambil sampel sebanyak 800 orang dengan menggunakan metode multistage random sampling. Sehingga total sample secara
keseluruhan sebanyak 8.800 responden di Provinsi Jawa Timur.
Total sample tersebut memilih toleransi kesalahan (margin of error)±1.1 persem pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi stratified random sampling. Sampel berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di tiap Dapil Jawa Timur yang terdistribusi secara proporsional.
Dalam hasil survei tersebut, apabila pemilihan Presiden dilakukan saat ini, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka keluar sebagai pemenang dengan tingkat keterpilihan sebesar 46,7 persen.
Disusul oleh Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang mendapat dukungan sebanyak 26,6 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di angka 16,2 persen. Sementara masih ada sekitar 10,4 persen pemilih yang belum memutuskan pilihannya atau tidak menjawab.
“Dengan tingkat dukungan tersebut, maka di Jawa Timur, Pilpres bisa berlangsung dua putaran. Diperkirakan yang masuk putaran kedua adalah Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud,” tambah dalam keterangan tersebut.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Abdul Rozak












