Warga Berita – Pemerintah Republik Indonesia berencana akan melakukan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2024 sebanyak 2,3 Juta formasi.
Hal itu diumumkan secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas di Istana Negara, Jumat, 5 Januari 2023.
Sebanyak 2,3 juta ASN yang akan direkrut dimulai dari instansi pusat mendapat formasi kebutuhan 429.183 orang yang terdiri atas 207.247 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 221.936 bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dimana formasi itu untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Selanjutnya formasi instansi daerah sebesar 1.867.333 yang terdiri atas 483.575 CPNS dan 1.383.758 PPPK.
Formasi PPPK di instansi daerah dialokasikan untuk guru sebanyak 419.146 formasi, tenaga Kesehatan sebanyak 417.196 formasi, serta 547.416 formasi untuk tenaga teknis.
Sedangkan alokasi untuk sekolah kedinasan, tahun ini pemerintah membuka 6.027 formasi. Formasi Instansi daerah lebih besar daripada di instansi pusat karena komposisi ASN memang lebih banyak di daerah.
Presiden Jokowi mengatakan, ASN kini disiapkan untuk menghadapi disrupsi teknologi yang semakin pesat.
“Pemerintah memberikan kesempatan kerja bagi talenta muda Indonesia dengan membuka formasi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2024. Pemerintah akan membuka rekrutmen CASN sebanyak 2,3 juta formasi yang dialokasikan untuk guru dan dosen, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis sesuai dengan kebutuhan,” katanya dikutip Warga Berita dari Instagram, @jokowi, Jumat, 5 Januari 2023.
Pemerintah membutuhkan para pembelajar muda yang terampil dari berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pelayanan publik berbasis digital, efisiensi birokrasi, dan mendorong peningkatan kinerja. Serta akuntabilitas pemerintah.
“Saya mengundang saudara-saudara, talenta-talenta muda hebat Indonesia untuk memanfaatkan peluang rekrutmen calon ASN tahun 2024. Dan menjadi bagian dari semangat reformasi birokrasi, serta pelayanan publik yang berdampak dan lebih baik,” katanya.
Sementara itu salah satu honorer tenaga teknis Kabupaten Pandeglang Heru mengatakan, dengan adanya statmen Presiden Jokowi yang akan merekrut 2,3 Juta formasi tentu sangat disambut baik.
“Apalagi bagi kami sebagai tenaga teknis, tentu sangat menyambut baik. Sebab ini yang ditunggu-tunggu oleh para honorer tenaga teknis yang saat ini mengabdi puluhan tahun,” katanya.
Mudah-mudahan, diungkapkan Heru, hal ini bukan saja wacana di tahun politik. Mengingat sebentar lagi dilaksanakan Pemilu 2024.
“Tapi segera direalisasikan dan kami harap bagi para honorer yang sudah lama mengabdi puluhan tahun tidak usah lagi seleksi, berharap ada pengangkatan langsung. Kami ucapkan terimakasih atas kebijakan yang dibuat Bapak Presiden,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Abdul Rozak
Warga Berita – Pemerintah Republik Indonesia berencana akan melakukan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2024 sebanyak 2,3 Juta formasi.
Hal itu diumumkan secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas di Istana Negara, Jumat, 5 Januari 2023.
Sebanyak 2,3 juta ASN yang akan direkrut dimulai dari instansi pusat mendapat formasi kebutuhan 429.183 orang yang terdiri atas 207.247 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 221.936 bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dimana formasi itu untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Selanjutnya formasi instansi daerah sebesar 1.867.333 yang terdiri atas 483.575 CPNS dan 1.383.758 PPPK.
Formasi PPPK di instansi daerah dialokasikan untuk guru sebanyak 419.146 formasi, tenaga Kesehatan sebanyak 417.196 formasi, serta 547.416 formasi untuk tenaga teknis.
Sedangkan alokasi untuk sekolah kedinasan, tahun ini pemerintah membuka 6.027 formasi. Formasi Instansi daerah lebih besar daripada di instansi pusat karena komposisi ASN memang lebih banyak di daerah.
Presiden Jokowi mengatakan, ASN kini disiapkan untuk menghadapi disrupsi teknologi yang semakin pesat.
“Pemerintah memberikan kesempatan kerja bagi talenta muda Indonesia dengan membuka formasi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2024. Pemerintah akan membuka rekrutmen CASN sebanyak 2,3 juta formasi yang dialokasikan untuk guru dan dosen, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis sesuai dengan kebutuhan,” katanya dikutip Warga Berita dari Instagram, @jokowi, Jumat, 5 Januari 2023.
Pemerintah membutuhkan para pembelajar muda yang terampil dari berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pelayanan publik berbasis digital, efisiensi birokrasi, dan mendorong peningkatan kinerja. Serta akuntabilitas pemerintah.
“Saya mengundang saudara-saudara, talenta-talenta muda hebat Indonesia untuk memanfaatkan peluang rekrutmen calon ASN tahun 2024. Dan menjadi bagian dari semangat reformasi birokrasi, serta pelayanan publik yang berdampak dan lebih baik,” katanya.
Sementara itu salah satu honorer tenaga teknis Kabupaten Pandeglang Heru mengatakan, dengan adanya statmen Presiden Jokowi yang akan merekrut 2,3 Juta formasi tentu sangat disambut baik.
“Apalagi bagi kami sebagai tenaga teknis, tentu sangat menyambut baik. Sebab ini yang ditunggu-tunggu oleh para honorer tenaga teknis yang saat ini mengabdi puluhan tahun,” katanya.
Mudah-mudahan, diungkapkan Heru, hal ini bukan saja wacana di tahun politik. Mengingat sebentar lagi dilaksanakan Pemilu 2024.
“Tapi segera direalisasikan dan kami harap bagi para honorer yang sudah lama mengabdi puluhan tahun tidak usah lagi seleksi, berharap ada pengangkatan langsung. Kami ucapkan terimakasih atas kebijakan yang dibuat Bapak Presiden,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Abdul Rozak












