Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah menunjukkan keunggulannya di tingkat internasional dengan meraih medali emas dalam ajang Global Youth Innovators Competition. Tim yang terdiri dari Marissa Usie Shania Devi dan Salsabila Khoirun Nisa dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, serta Dizzo Violeta dari Teknik Informatika, berhasil menciptakan inovasi luar biasa berupa prototipe aplikasi bernama StuntApps. Berikut adalah detil lengkap tentang pencapaian ini.
Latar Belakang dan Ide Awal
Marissa Usie Shania Devi, ketua tim, menjelaskan bahwa inovasi ini berawal dari survei yang mereka lakukan. Survei tersebut menunjukkan bahwa 27 persen orang mengetahui bahwa sanitasi yang buruk adalah salah satu faktor risiko stunting pada anak. Hasil survei inilah yang menjadi dasar pengembangan StuntApps, sebuah aplikasi yang mengintegrasikan deteksi dini stunting dengan izin investasi untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan stunting lebih awal.
Kolaborasi Antar Program Studi
Kolaborasi antara mahasiswa dari Prodi Kesehatan Masyarakat dan Teknik Informatika memainkan peran penting dalam pengembangan StuntApps. Marissa dan tim berdiskusi dengan anggota tim dari Informatika untuk menciptakan aplikasi yang menggabungkan pengetahuan kesehatan dan teknologi informasi. Ini adalah contoh nyata dari sinergi antar disiplin ilmu untuk menghasilkan solusi inovatif.
Fitur dan Fungsi StuntApps
StuntApps adalah sebuah prototipe aplikasi yang dirancang untuk membantu mendeteksi dan mencegah stunting pada anak. Aplikasi ini dilengkapi dengan beberapa menu bar seperti home, screening, konsultasi, edukasi, dan kuis. Selain itu, ada juga bottom bar yang mencakup team reminder dan profil pemilik akun.
Penggunaan Teknologi Terkini
Salah satu masukan dari juri dalam kompetisi tersebut adalah untuk menambahkan fitur kamera dan kecerdasan buatan (AI) pada aplikasi ini. Teknologi AI diharapkan dapat meningkatkan akurasi dalam deteksi dini stunting dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat berdasarkan data yang diperoleh.
Prestasi di Ajang Internasional
Pada kompetisi yang diadakan di Semarang, tim UMS berhasil mempresentasikan prototipe StuntApps di hadapan para juri. Mereka menjawab berbagai pertanyaan dan menerima masukan yang konstruktif untuk pengembangan lebih lanjut.
Dukungan dari Dosen Pembimbing
Dosen pembimbing tim, Windi Wulandari, S.K.M, M.P.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap ide dan kemampuan para mahasiswa. Menurutnya, ide mereka sangat kreatif dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Windi berharap bahwa mahasiswa dapat terus mengembangkan aplikasi ini dan menjadi inspirasi bagi teman-teman dan adik tingkat mereka.
Harapan dan Dukungan Institusi
Prodi Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu Kesehatan UMS sangat mendukung mahasiswa untuk terus berprestasi. Pembentukan Gugus Prestasi Mahasiswa di setiap prodi adalah salah satu cara untuk mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi baik di tingkat nasional maupun internasional.
Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi mahasiswa lain di UMS untuk berani berinovasi dan berkompetisi. Dengan dukungan penuh dari institusi, mahasiswa memiliki peluang besar untuk meraih prestasi serupa di masa depan.












