TANGERANG,Warga Berita-Imbas kebakaran gudang milik PT Prima Sehati Makmur di Jalan Raya Tanjung Pasir, Kampung Kebon Jahe, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga pada Kamis Sore, 16 November 2023 kemarin menyimpan trauma mendalam.
Kepala desa setempat Ahmad Muhrim mengaku merasa was-was. Pasalnya, meskipun api sudah padam, namun kepulan asapnya masih ada. Ahmad Muhrim mengatakan, gumpalan asap terlihat masih mengepul dalam area gudang tersebut.
“Saya khawatir dengan kepulan asap tersebut, masyarakat saya bisa berpotensi terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” ujarnya, Sabtu 18 November 2023
Kata Muhrim, dirinya meminta kepada Puskesmas Teluknaga agar segera mendeteksi kesehatan warganya, karena ditakutkan dengan adanya kepulan asap pasca terbakarnya gudang tersebut bisa menimbulkan penyakit ISPA.
“Saya minta kepada pihak Puskesmas Teluknaga agar segera turun dan memeriksa warganya, karena saya khawatir terkena ISPA karena Adanya asap pasca kebakaran gudang sparepart mobil itu,” ungkapnya.
Menurutnya, gudang yang terbakar tersebut berdiri sekitar tahun 2013 lalu, dimana dirinya saat itu belum menjadi kepala desa Pangkalan.
“Iya, gudang itu berdiri sekitar sejak 2013 lalu, zaman sebelum saya jadi kepala desa,” terangnya.
Selain itu, dirinya juga menyayangkan keberadaan gudang tersebut berada ditengah pemukiman warganya, karena seperti terjadi peristiwa kebakaran gudang tersebut Kamis sore kemarin, mengakibatkan rumah warga juga ikut terbakar.
“Soal perizinannya pihak desa tidak mengetahui pasti, karena memang berdirinya sejak saya belum menjabat kepala desa,” pungkasnya. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi
TANGERANG,Warga Berita-Imbas kebakaran gudang milik PT Prima Sehati Makmur di Jalan Raya Tanjung Pasir, Kampung Kebon Jahe, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga pada Kamis Sore, 16 November 2023 kemarin menyimpan trauma mendalam.
Kepala desa setempat Ahmad Muhrim mengaku merasa was-was. Pasalnya, meskipun api sudah padam, namun kepulan asapnya masih ada. Ahmad Muhrim mengatakan, gumpalan asap terlihat masih mengepul dalam area gudang tersebut.
“Saya khawatir dengan kepulan asap tersebut, masyarakat saya bisa berpotensi terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” ujarnya, Sabtu 18 November 2023
Kata Muhrim, dirinya meminta kepada Puskesmas Teluknaga agar segera mendeteksi kesehatan warganya, karena ditakutkan dengan adanya kepulan asap pasca terbakarnya gudang tersebut bisa menimbulkan penyakit ISPA.
“Saya minta kepada pihak Puskesmas Teluknaga agar segera turun dan memeriksa warganya, karena saya khawatir terkena ISPA karena Adanya asap pasca kebakaran gudang sparepart mobil itu,” ungkapnya.
Menurutnya, gudang yang terbakar tersebut berdiri sekitar tahun 2013 lalu, dimana dirinya saat itu belum menjadi kepala desa Pangkalan.
“Iya, gudang itu berdiri sekitar sejak 2013 lalu, zaman sebelum saya jadi kepala desa,” terangnya.
Selain itu, dirinya juga menyayangkan keberadaan gudang tersebut berada ditengah pemukiman warganya, karena seperti terjadi peristiwa kebakaran gudang tersebut Kamis sore kemarin, mengakibatkan rumah warga juga ikut terbakar.
“Soal perizinannya pihak desa tidak mengetahui pasti, karena memang berdirinya sejak saya belum menjabat kepala desa,” pungkasnya. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi












