WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri Wihaji Bahas Penanganan Stunting dan Kesejahteraan Keluarga Bersama Gubernur NTT

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
19 Maret 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Menteri Wihaji Bahas Penanganan Stunting dan Kesejahteraan Keluarga Bersama Gubernur NTT

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Republik Indonesia, Menteri Wihaji, menerima kunjungan kerja Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) beserta jajaran di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta Timur, Rabu (19/3). Kunjungan ini membahas sinergi program Kemendukbangga/BKKBN dengan Pemerintah Provinsi NTT, khususnya dalam penanganan stunting dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Wihaji menyoroti pentingnya memanfaatkan bonus demografi Indonesia, di mana 70,72% penduduk berada dalam usia produktif. Namun, ia menegaskan bahwa tantangan utama adalah memastikan kelompok usia produktif ini mendapatkan pekerjaan yang layak.

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

“Bonus demografi Indonesia mencapai 70,72%. Artinya, dalam 10 orang, ada sekitar 7 orang yang berada dalam usia produktif. Tantangannya, apakah mereka mendapatkan pekerjaan yang layak atau justru masih banyak yang belum terserap?” ujar Menteri Wihaji.

Fokus pada Penanganan Stunting di NTT

Menteri Wihaji mengungkapkan bahwa Provinsi NTT menghadapi tantangan serius dalam penanganan stunting dan kesejahteraan keluarga. Data menunjukkan, sebanyak 331.000 keluarga di NTT masuk kategori Risiko Stunting (KRS) yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Selain itu, 81.984 keluarga masuk kategori KRS desil 1, yang sebelumnya dikenal sebagai kelompok prasejahtera atau miskin ekstrem.

“Di NTT, ada 81 ribu keluarga yang belum memiliki jamban, sementara 157 ribu keluarga tidak memiliki akses sanitasi yang memadai. Selain itu, 103 ribu keluarga belum memiliki akses air minum layak,” tambah Menteri Wihaji.

Kondisi ini menjadi perhatian utama Kemendukbangga/BKKBN, terutama dalam upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas hidup keluarga di NTT.

Peran Kemendukbangga dalam Pengendalian Penduduk dan Peningkatan SDM

Dalam kesempatan ini, Menteri Wihaji juga menjelaskan perubahan nomenklatur BKKBN menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga). Perubahan ini mencerminkan peran lebih luas dalam pengendalian penduduk dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Sebagai Koordinator Percepatan Penurunan Stunting, Kemendukbangga berkomitmen untuk mempercepat program-program intervensi guna mengatasi tantangan kesehatan dan kesejahteraan keluarga di berbagai daerah, termasuk NTT.

“Kami berkomitmen untuk mendukung pemerintah daerah dalam mengatasi masalah stunting dan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui program-program terintegrasi,” tegas Menteri Wihaji.

Sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT

Gubernur NTT menyambut baik dukungan dan sinergi yang ditawarkan oleh Kemendukbangga/BKKBN. Ia menyatakan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat upaya pemerintah provinsi dalam menangani masalah stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kemendukbangga/BKKBN. Dengan sinergi ini, kami yakin dapat mempercepat penanganan stunting dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di NTT,” ujar Gubernur NTT.

Langkah Strategis ke Depan

Pertemuan ini menghasilkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat program-program kependudukan dan pembangunan keluarga di NTT. Beberapa fokus utama meliputi:

  1. Percepatan Penurunan Stunting: Melalui intervensi gizi dan peningkatan akses sanitasi serta air bersih.
  2. Peningkatan Kesejahteraan Keluarga: Dengan program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan akses layanan dasar.
  3. Pemanfaatan Bonus Demografi: Melalui pelatihan keterampilan dan penciptaan lapangan kerja bagi kelompok usia produktif.

Kunjungan kerja Gubernur NTT ke Kemendukbangga/BKKBN yang dipimpin oleh Menteri Wihaji menegaskan komitmen bersama dalam mengatasi tantangan kependudukan dan pembangunan keluarga di NTT. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan upaya penanganan stunting dan peningkatan kesejahteraan keluarga dapat berjalan lebih efektif, mendukung terwujudnya masyarakat NTT yang sehat dan sejahtera.

Menteri Wihaji menegaskan, “Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan program-program ini dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.”

Tags: BKKBNHeadlineWihaji
ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Keren! KPU Batang Kembalikan Sisa Anggaran Pilkada 2024 ke Kas Daerah

Keren! KPU Batang Kembalikan Sisa Anggaran Pilkada 2024 ke Kas Daerah

Wapres Gibran Tinjau Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Jakarta Barat

Wapres Gibran Tinjau Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Jakarta Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
TKN Klaim Pelaku Pengancam Penembakan ke Anies Tak Terkait dengan Kubunya

Soal Presiden Boleh Memihak, TKN Klaim Itu Bukan Tidak Netral

24 Januari 2024
Kemenkumham Jateng gelar evaluasi kinerja dan refleksi akhir tahun

Kemenkumham Jateng gelar evaluasi kinerja dan refleksi akhir tahun

27 Desember 2023
Orang Banten Ingin Prabowo Presiden karena Suka dengan Ketegasannya – Warga Berita

Muzani Sebut Hubungan Gerindra Dengan PDIP Bagus – Warga Berita

30 Mei 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In