Warga Berita – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengaku jika akan menerima jika KPU menegur Gibran nanti.
“Kalau ditegur ya kita terima,” kata Nusron ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (14/12).
Ia menyebut KPU yang berhak dan berwenang untuk bertindak demikian. Nusron pun menghormati apabila nanti KPU akan menegur Gibran soal itu.
Nusron mengatakan aksi Gibran itu merupakan spontanitas untuk memberi dukungan atau support kepada Prabowo.
“Namanya kasih semangat pendukung ya boleh-boleh saja. Masak enggak boleh? Namanya kasih support sama capresnya,” kata Nusron.
Ia juga menyatakan apa yang dilakukan oleh Gibran memperlihatkan chemistry Warga Berita pasangan capres dan cawapres terbangun dengan baik.
“Itu kan juga sebagai tanda bahwa ada chemistry yang kuat Warga Berita Pak Prabowo dan Mas Gibran. Ini menurut saya hal yang tidak terlihat di Warga Berita pasangan-pasangan calon lainnya,” ujar dia.
Nusron bahkan optimis, debat capres perdana pada Selasa malam itu akan memperkuat dukungan masyarakat terhadap pasangan Prabowo-Gibran.
“Dengan debat semalam ini juga saya yakin akan meningkatkan dukungan dari masyarakat kepada pasangan Prabowo-Gibran, apalagi Pak Prabowo itu menjawab semua pertanyaan dengan tegas dan tenang, insya Allah pasti menang,” katanya.
Pada saat gelaran debat pertama, Gibran tampak berdiri dari kursi dan menggerakkan kedua tangannya untuk membakar semangat kepada para pendukungnya yang hadir dalam gelaran debat itu.
Aksi itu bermula kala capres nomor urut 1, Anies Baswedan bertanya ke Prabowo ihwal putusan MK soal batas usia capres-cawapres. Anies menyinggung ada pelanggaran etika di sana, dan ia menginginkan jawaban sikap dari Prabowo.
Prabowo lantas menjawab bahwa rakyat yang nanti akan memilih. Ia juga menegaskan pakar hukum yang mendampinginya menyebut tidak ada masalah atau pelanggaran hukum dari putusan MK itu.
“Tetapi intinya adalah bahwa keputusan itu final dan tidak dapat diubah. Ya, saya laksanakan. Dan kita ini bukan anak kecil, Mas Anies. Anda juga paham,” kata Prabowo.[prs]














