SERANG,Warga Berita – Demi meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024, dibutuhkan kampanye secara kreatif bagi para calon legislatif (caleg).
Kampanye kreatif dari para caleg dinilai mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, dan juga menggaet hati masyarakat.
Demikian diungkapkan oleh caleg dari PDIP untuk DPRD Kota Serang, Fauzan Dardiri.
Fauzan mengatakan, kampanye kreatif mampu menjawab kejenuhan pemilih terhadap perilaku politisi. Hal ini perlu dilakukan oleh tiap caleg untuk menggaet hati masyarakat.
“Caleg-caleg dituntut lebih kreatif dalam memaksimalkan 75 hari masa kampanye,” ujarnya, Selasa 28 November 2023.
Fauzan mengatakan, apabila caleg tidak memiliki kreativitas dalam kampanye, ada beberapa hal yang nantinya berdampak pada proses Pemilu 2024. Seperti, minimnya angka partisipasi pemilih.
“Jangan sampai masyarakat jenuh dan lebih memilih liburan ketimbang datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya,” kata caleg daerah pemilihan (dapil) lima Cipocok Jaya itu.
Kemudian, apabila caleg hanya mengandalkan politik uang, bukan tidak mungkin dapat membuat masyarakat berontak, karena membeli suara. Padahal suara masyarakat merupakan harapan.
“Harapan pembangunan daerah lebih baik, kesejahteraan masyarakat lebih baik, angka pengangguran menurun dan seterusnya,” katanya.
Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan caleg agar terpilih dengan berbagai pendekatan. Mulai dari sosialisasi tatap muka, pemberdayaan masyarakat sampai dengan memaksimalkan media sosial.
“Tentu, kita semua para caleg selain bertujuan untuk menang, tapi juga menghadirkan kualitas demokrasi. Dan ini menjadi tugas semua pihak,” ucapnya.
Fauzan meyakini, apabila caleg hanya mengandalkan uang untuk membeli suara, maka masyarakat secara sadar untuk menolak.
“Kalau calegnya hanya mengandalkan uang sebagai faktor utama. Saya berkeyakinan masyarakat akan menolak,” ujarnya.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan masa kampanye peserta Pemilu 2024 berlangsung selama 75 hari, mulai 28 November 2023-10 Februari 2024.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi
SERANG,Warga Berita – Demi meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024, dibutuhkan kampanye secara kreatif bagi para calon legislatif (caleg).
Kampanye kreatif dari para caleg dinilai mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, dan juga menggaet hati masyarakat.
Demikian diungkapkan oleh caleg dari PDIP untuk DPRD Kota Serang, Fauzan Dardiri.
Fauzan mengatakan, kampanye kreatif mampu menjawab kejenuhan pemilih terhadap perilaku politisi. Hal ini perlu dilakukan oleh tiap caleg untuk menggaet hati masyarakat.
“Caleg-caleg dituntut lebih kreatif dalam memaksimalkan 75 hari masa kampanye,” ujarnya, Selasa 28 November 2023.
Fauzan mengatakan, apabila caleg tidak memiliki kreativitas dalam kampanye, ada beberapa hal yang nantinya berdampak pada proses Pemilu 2024. Seperti, minimnya angka partisipasi pemilih.
“Jangan sampai masyarakat jenuh dan lebih memilih liburan ketimbang datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya,” kata caleg daerah pemilihan (dapil) lima Cipocok Jaya itu.
Kemudian, apabila caleg hanya mengandalkan politik uang, bukan tidak mungkin dapat membuat masyarakat berontak, karena membeli suara. Padahal suara masyarakat merupakan harapan.
“Harapan pembangunan daerah lebih baik, kesejahteraan masyarakat lebih baik, angka pengangguran menurun dan seterusnya,” katanya.
Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan caleg agar terpilih dengan berbagai pendekatan. Mulai dari sosialisasi tatap muka, pemberdayaan masyarakat sampai dengan memaksimalkan media sosial.
“Tentu, kita semua para caleg selain bertujuan untuk menang, tapi juga menghadirkan kualitas demokrasi. Dan ini menjadi tugas semua pihak,” ucapnya.
Fauzan meyakini, apabila caleg hanya mengandalkan uang untuk membeli suara, maka masyarakat secara sadar untuk menolak.
“Kalau calegnya hanya mengandalkan uang sebagai faktor utama. Saya berkeyakinan masyarakat akan menolak,” ujarnya.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan masa kampanye peserta Pemilu 2024 berlangsung selama 75 hari, mulai 28 November 2023-10 Februari 2024.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi












