WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Anggaran Terbatas, Panti Sosial Tetap Dituntut Pelayanan Prima – DPRD JATENG

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
28 Februari 2024
Reading Time: 3 mins read
0

KUNJUNGAN KERJA : Ketua Komisi E Abdul Hamid memimpin kunjungan kerja di Panti Pelayanan Sosial “Wanodyatama” Surakarta, sebelumnya berkunjung ke Panti Pelayanan Sosial Anak “Taruna Yodha” Sukoharjo.(foto: priyanto)

SURAKARTA – Keberadaan panti sosial patut mendapatkan perhatian serius. Sejauh ini kebijakan anggaran dinilai belum berpihak secara keseluruhan kepada pelayanan panti. Warga Berita kebutuhan dan anggaran ada ketimpangan. Inilah yang menjadikan keberadaan pelayanan panti sosial tak bisa optimal.

WhatsApp Image 2024 02 27 at 13.00.23

Seperti pada kunjungan Komisi E DPRD ke Panti Pelayanan Sosial Anak “Taruna Yodha” Sukoharjo  dan Panti Pelayanan Sosial “Wanodyatama” Surakarta, Selasa-Rabu (27-28/2/2024). Kendala optimalisasi dari pelayanan kedua panti itu adalah soal keterbatasan anggaran. Di sisi lain kebutuhan yang digunakan terbilang besar, mulai dari kebutuhan operasional sampai pada belanja rutinitas.

WhatsApp Image 2024 02 28 at 09.37.58

Ketua Komisi E Abdul Hamid mengakui masalah pengelolaan panti terbilang dilematis. Namun demikian pemerintah harus hadir, sehingga mau tidak mau, pelayanan panti harus optimal di tengah keterbatasan anggaran.

“Secara fisik, sarana dan prasarana kita bisa. Evaluasi mestinya dilakukan setiap tahun. Kita utamakan pelayanan dari negara untuk masyarakat atau penerima bantuan. Karena ini jarring pengaman sosial terbawah, yang tidak terakomodaasi. Harapannya panti sosial apalagi milik pemerintah pelayanan bagus, sehingga memaksimalkan pelayanan,” jelasnya.  

Kabid Rehabilitasi Sosial Isriadi Widodo menyatakan, pemerintah perlu mengevaluasi keberadaan panti. Saat ini Dinas Sosial Jateng memiliki 27 panti pelayanan sosial. Dari keberadaan panti tersebut mengakui anggaran belum bisa mengcover secara keseluruhan kebutuhan panti.

Kepala Panti Pelayanan Sosial “Wanodyatama” Surakarta Sutrisnawati, menyatakan, selama ini pihaknya berkegiatan sesuai dengan program rutin yang dijalankan. Untuk perempuan binaan diberi keterampilan menjahit, tata kecantikan, dan tata boga. Selama ini penghuni binaan tidak lebih dari 100 orang. Sekarang ini jumlahnya ada 53 orang terdiri atas wanita tunasusila ditambah anak jalanan perempuan.

“Aggaran yang minim untuk panti sebenarya tidak juga dirasakan oleh panti milik provinsi. Sejumlah daerah memiliki kesamaan serupa. Bahkan jumlah binaan yang kecil, salah satu penyebabnya tidak ada anggaran yang dimiliki daerah untuk mengirim wanita ke Solo. Pegawai atau staf itu, secara fisik tidak boleh mencari perempuan. Mereka harus diantar oleh pihak penanggungjawab,” kata dia.(priyanto/ariel)

Dia meminta kepada Komisi E supaya kebijakan politik ada yang memperhatikan masalah panti. Sebagaimana diungkapkan Abdul Hamid, panti sosial merupakan jaring pengaman sosial terbawah. Negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat.

RELATED POSTS

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

KUNJUNGAN KERJA : Ketua Komisi E Abdul Hamid memimpin kunjungan kerja di Panti Pelayanan Sosial “Wanodyatama” Surakarta, sebelumnya berkunjung ke Panti Pelayanan Sosial Anak “Taruna Yodha” Sukoharjo.(foto: priyanto)

SURAKARTA – Keberadaan panti sosial patut mendapatkan perhatian serius. Sejauh ini kebijakan anggaran dinilai belum berpihak secara keseluruhan kepada pelayanan panti. Warga Berita kebutuhan dan anggaran ada ketimpangan. Inilah yang menjadikan keberadaan pelayanan panti sosial tak bisa optimal.

WhatsApp Image 2024 02 27 at 13.00.23

Seperti pada kunjungan Komisi E DPRD ke Panti Pelayanan Sosial Anak “Taruna Yodha” Sukoharjo  dan Panti Pelayanan Sosial “Wanodyatama” Surakarta, Selasa-Rabu (27-28/2/2024). Kendala optimalisasi dari pelayanan kedua panti itu adalah soal keterbatasan anggaran. Di sisi lain kebutuhan yang digunakan terbilang besar, mulai dari kebutuhan operasional sampai pada belanja rutinitas.

WhatsApp Image 2024 02 28 at 09.37.58

Ketua Komisi E Abdul Hamid mengakui masalah pengelolaan panti terbilang dilematis. Namun demikian pemerintah harus hadir, sehingga mau tidak mau, pelayanan panti harus optimal di tengah keterbatasan anggaran.

“Secara fisik, sarana dan prasarana kita bisa. Evaluasi mestinya dilakukan setiap tahun. Kita utamakan pelayanan dari negara untuk masyarakat atau penerima bantuan. Karena ini jarring pengaman sosial terbawah, yang tidak terakomodaasi. Harapannya panti sosial apalagi milik pemerintah pelayanan bagus, sehingga memaksimalkan pelayanan,” jelasnya.  

Kabid Rehabilitasi Sosial Isriadi Widodo menyatakan, pemerintah perlu mengevaluasi keberadaan panti. Saat ini Dinas Sosial Jateng memiliki 27 panti pelayanan sosial. Dari keberadaan panti tersebut mengakui anggaran belum bisa mengcover secara keseluruhan kebutuhan panti.

Kepala Panti Pelayanan Sosial “Wanodyatama” Surakarta Sutrisnawati, menyatakan, selama ini pihaknya berkegiatan sesuai dengan program rutin yang dijalankan. Untuk perempuan binaan diberi keterampilan menjahit, tata kecantikan, dan tata boga. Selama ini penghuni binaan tidak lebih dari 100 orang. Sekarang ini jumlahnya ada 53 orang terdiri atas wanita tunasusila ditambah anak jalanan perempuan.

“Aggaran yang minim untuk panti sebenarya tidak juga dirasakan oleh panti milik provinsi. Sejumlah daerah memiliki kesamaan serupa. Bahkan jumlah binaan yang kecil, salah satu penyebabnya tidak ada anggaran yang dimiliki daerah untuk mengirim wanita ke Solo. Pegawai atau staf itu, secara fisik tidak boleh mencari perempuan. Mereka harus diantar oleh pihak penanggungjawab,” kata dia.(priyanto/ariel)

Dia meminta kepada Komisi E supaya kebijakan politik ada yang memperhatikan masalah panti. Sebagaimana diungkapkan Abdul Hamid, panti sosial merupakan jaring pengaman sosial terbawah. Negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat.

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)
Musik

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

9 Oktober 2025
SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025
Uncategorized

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

16 Juni 2025
Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok
Uncategorized

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

16 Juni 2025
Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)
Musik

Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)
Musik

Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video
Musik

Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video

9 Oktober 2025
Next Post
Pemberlakuan Opsen Pajak, Pemprov Banten Bukan Takut Kehilangan Rp1,1 Triliun – Warga Berita

Pemberlakuan Opsen Pajak, Pemprov Banten Bukan Takut Kehilangan Rp1,1 Triliun – Warga Berita

Puluhan Kali Diguncang Gempa, BPBD Minta Masyarakat Kenali Mitigasi Bencana – Warga Berita

Puluhan Kali Diguncang Gempa, BPBD Minta Masyarakat Kenali Mitigasi Bencana – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Kunjungan ke Kabupaten Tangerang, Hasto Beberkan Manfaat KTP Sakti – Warga Berita

Kunjungan ke Kabupaten Tangerang, Hasto Beberkan Manfaat KTP Sakti – Warga Berita

11 Desember 2023
Menperin Agus Gumiwang Ungkap Keinginan Presiden Jokowi Genjot Investasi di Sektor Kesehatan

Menperin Agus Gumiwang Ungkap Keinginan Presiden Jokowi Genjot Investasi di Sektor Kesehatan

2 Juli 2024
Cindra Alami Gangguan Kesehatan Usai Hubungan Badan dengan Hasyim

Cindra Alami Gangguan Kesehatan Usai Hubungan Badan dengan Hasyim

4 Juli 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In