WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Sirekap Kena Kritik Lagi, KPU Klaim Berpatokan ke Rekapitulasi Manual

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
28 Februari 2024
Reading Time: 2 mins read
0
KPU Rampungkan Teknis Pembahasan Pelaksanaan Debat Pilpres 2024 Rabu Ini

image_pdfimage_print

Warga Berita – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari kembali menjelaskan, Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) bukan penentu, tetapi dokumen dalam amplop bersegel, berisi hasil rekapitulasi manual berjenjang sebagai acuan. Hal ini juga yang akan dilakukan dalam proses rekapitulasi nasional berdasarkan formulir penghitungan dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

Pernyataan itu disampaikan Hasyim menanggapi pertanyaan kubu 03 dan 01, maupun para saksi-saksi caleg, yang menanyakan Sirekap sudah bikin gaduh.

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

“Di peristiwa ini (rekapitulasi untuk pemilih luar negeri), yang akan kita gunakan dalam tayangan ini tetap dari formulir-formulir hard copy di dalam sampul (amplop) yang dikirim atau dibawa oleh teman-teman PPLN, maupun nantinya pada gilirannya oleh KPU Provinsi. Ini jadi dasar kita untuk proses rekapitulasi (hasil penghitungan manual),” kata Hasyim dalam sidang pleno rekapitulasi nasional di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/2).

Adapun perbaikan data Sirekap, lanjut Hasyim, tetap yang digunakan adalah foto dalam proses rekapitulasi. Karena, sistem KPU akan membaca, jika di satu TPS melebihi 300 suara, maka terjadi anomali. Untuk koreksinya, tercatat dengan baik tanggal maupun waktunya.

“Koreksi itu dalam rangka kalau ada unggahannya anomali, katakanlah per TPS kan 300 (suara), kalau melebihi 300, pasti anomali dan ini kemudian kita cek dari foto yang diunggah Sirekap,” tuturnya.

Untuk alasan peserta Pemilu disebut tidak dilibatkan dalam proses perbaikan, Hasyim membantah. Ia menerangkan, koreksi yang bersifat faktual, rekap berjenjang, maka akan diperbaiki di tingkat kecamatan. Dan, peserta pemilu maupun para saksi-saksi diundang.

“Kalau ada yang salah itu dikoreksi di tingkat kecamatan, disitu peserta pemilu semua saksinya di undang untuk hadir,” tegasnya.

Sementara untuk unggahan di Sirekap, menurut Hasyim, bisa dilihat oleh publik. “Ini bisa dilihat semua pihak, termasuk peserta pemilu atau saksi, yang dijadikan rujukan adalah foto unggahan. Sehingga kalau ada yang dikoreksi itu katakanlah tanggung jawab KPU untuk mengoreksi itu,” kata Hasyim.

Sebelumnya, dalam rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat nasional, KPU dihujani kritik oleh Komentar ini dilayangkan oleh para saksi pasangan capres cawapres, khususnya 01 dan 03, tentang Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

“Kepastian hukum Sirekap, ini sudah membuat kegaduhan di hampir semua tingkatan pleno, ada pemahaman-pemahaman yang berbeda, ada yang mengatakan jadi dasar, ada yang tidak,” kata Munardir, salah satu saksi dari Paslon 03.

Munardir juga mempertanyakan kenapa KPU tak mengundang perwakilan paslon maupun partai terkait proses sinkronisasi yang dilakukan oleh KPU terhadap hasil C.Hasil Plano dengan tampilan di Sirekap yang terjadi anomali.

Kemudian, saksi dari paslon 01 juga mengomentari soal Sirekap. Saksi dari paslon 01 meminta transparansi Sirekap. Bahkan, ia menyebut telah berkirim surat kepada KPU.

“Kita dari paslon 01 sudah mengingatkan untuk ‘ayo dong kita mengajak partai-partai lain, kita audit nih apakah aplikasi itu layak’,” kata saksi 01 tersebut.[prs]

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Pemkab Banyumas tambah unit sekolah baru

Pemkab Banyumas tambah unit sekolah baru

Jabatan Bukan Kekuasaan – Warga Berita

Jabatan Bukan Kekuasaan – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Momen Rini Soemarno dan Prabowo Nyanyi Bareng ‘Rumah Kita’ – Warga Berita

Momen Rini Soemarno dan Prabowo Nyanyi Bareng ‘Rumah Kita’ – Warga Berita

16 Desember 2023
MWA UNS Bentuk Panitia Pemilihan Rektor Periode 2024-2029 – Universitas Sebelas Maret

MWA UNS Bentuk Panitia Pemilihan Rektor Periode 2024-2029 – Universitas Sebelas Maret

28 Maret 2024
MISSER TEAM FK UNDIP Borong Penghargaan di ITEX: WYIE 2024

MISSER TEAM FK UNDIP Borong Penghargaan di ITEX: WYIE 2024

30 Mei 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In