WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Sebut Panelis Tak Diberi Kebebasan Bertanya, Pakar Ini Tolak jadi Panelis Debat Capres-Cawapres 2024 » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
10 Desember 2023
Reading Time: 4 mins read
0
Sebut Panelis Tak Diberi Kebebasan Bertanya, Pakar Ini Tolak jadi Panelis Debat Capres-Cawapres 2024 » Warga Berita

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

1012 pengundian
Pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo – Mahfud MD saat Pengundian dan Penetapan nomor urut Capres dan Cawapres di kantor KPU, Jakarta, Selasa (14/11/2023) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Salah seorang pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti menolak dengan tegas saat diminta untuk menjadi panelis dalam debat perdana Capres-Cawapres 2024 pada Selasa (12/12/2023).

Bivitri mengaku, dia menolak permintaan KPU menjadi panelis karena format debat yang sama dengan Pilpres 2019.

“Sudah saya tolak, karena waktu saya tanya format debat dan peran panelis, ternyata masih sama persis dengan yang dulu,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (8/12/2023).

Ketika menjadi panelis pada debat Pilpres 2019, Bivitri menjelaskan para panelis hanya ditugaskan menyusun pertanyaan. Pertanyaan itu dikasih ke moderator untuk dibacakan di depan peserta debat.

“Panelis itu benar-benar enggak ngapa-ngapain. Bahkan tidak dapat memberikan pertanyaan lanjutan. Kami enggak berguna pada hari-H (debat),” ujar dia.

Sementara moderator, dia berujar, tidak dapat memberikan pertanyaan selain pertanyaan yang disetujui capres. “Jadi itu bukan debat. Itu mereka cuma bergantian berorasi aja. Moderator enggak boleh follow up pertanyaan, mereka baca aja,” ucap dia.

Karena itu, dia berharap KPU perlu memperbaiki mekanisme debat, terutama fungsi panelis.

“Itu pengalaman saya sebagai panelis di 2019. Kalau di 2024, saya benar-benar enggak tahu,” tutur dia.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Bivitri mengakui menjadi panelis itu bukan sesuatu hal penting jika mekanisme itu tidak diubah KPU.

Bivitri berharap pada debat Pilpres 2024, para panelis bisa mendapatkan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan secara mendalam kepada setiap capres. Dengan fungsi sebagai panelis, peserta debat itu perlu mendapatkan pertanyaan kritis terhadap komitmen mereka terhadap hukum.

Dia mencontohkan kasus uji materi tentang undang-undang batas usia calon presiden dan wakil presiden 40 tahun di Mahkamah Konstitusi.

Menurut Bivitri, pertanyaan kritis kepada capres-cawapres sangat penting. Tujuannya menguji setiap komitmen paslon. Terutama, kata dia, perilaku paslon terhadap hukum yang mereka tidak suka.

“Bagaimana ke depan nanti mereka mau berperilaku seperti itu terus? Kalau ada hukum yang mereka enggak suka, mereka ganti-ganti,” ujar dia’.

Akhirnya, KPU pun mengumumkan 11 panelis untuk debat perdana calon presiden dan wakil presiden yang dijadwalkan berlangsung di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023) usai penolaan oleh Bivitri Susanti.

Adapun, Bivitri Susanti digantikan oleh Guru Besar Studi Agama UIN Sunan Kalijaga Al Makin.

Debat perdana itu bertemakan pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Komisioner KPU August Mellaz mengatakan para panelis itu merupakan sosok yang kompeten di bidangnya. Nama-nama itu disesuaikan dengan tema debat.

“Kami sudah mendapatkan konfirmasi yang akan menjadi panelis untuk debat yang pertama,” kata August di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu (9/12/2023).

Mereka yang menjadi panelis adalah pakar ilmu politik UGM Mada Sukmajati, pakar imu politik Undana Rudi Rohi, ahli hukum tata negara Undip Lita Tyesta, pakar hukum Univerditas Andalas Khairul Fahmi, pakar hukum tata negara UNS Agus Riewanto, pakar hukum tata negara Unpad Susi Dwi Harijanti, Guru Besar Universitas Jember Bayu Dwi Anggono.

Tak hanya itu, para panelis itu termasuk mantan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Guru Besar Studi Agama UIN Sunan Kalijaga Al Makin, dosen Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto, dan Dekan Fisipol UGM Wawan Mas’udi.

Daftar nama panelis ini sedikit berbeda dari 12 nama usulan awal yang didapatkan Tempo. Pada daftar usulan itu, nama pengajar Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera Bivitri Susanti dan Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama tercantum dalam daftar. Sementara itu, nama Al Makin justru tidak ada.

Ketika dimintai konfirmasi perihal 12 nama panelis itu, August Mellaz, tidak membantah soal nama-nama tersebut. Dia justru bertanya asal sumber data itu.

“Sampeyan itu dapat 12 nama dari mana Mas? Rembukan sama sumbernya saja Mas,” ujar dia melalui aplikasi perpesanan Jumat (8/12/2023).

Adapun Ketua KPU Hasyim Asyari hingga berita ini ditulis tidak menjawab sambungan telepon dan merespons pesan yang dikirimkan ke nomornya.

Ketika dimintai konfirmasi, Al Makin mengaku tak mengetahui penunjukannya itu untuk menggantikan Bivitri atau tidak. “Saya dikabari agak awal, lalu ditanya kesediaan. Tentang yang lain siapa dan bagaimana, saya kurang tahu,” katanya saat dihubungi, Minggu (10//12/2023).

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Menangkan Ganjar-Mahfud, Hasto Safari Politik dan Konsolidasi ke Lebak – Warga Berita

Menangkan Ganjar-Mahfud, Hasto Safari Politik dan Konsolidasi ke Lebak – Warga Berita

Panggil Anak-anak Naik Panggung, Gibran Tetap Lolos Sanksi Pelanggaran Kampanye, Kok Bisa? » Warga Berita

Panggil Anak-anak Naik Panggung, Gibran Tetap Lolos Sanksi Pelanggaran Kampanye, Kok Bisa? » Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Ribuan Orang Banjiri Kampanye Akbar PPP di Cilegon – Warga Berita

Ribuan Orang Banjiri Kampanye Akbar PPP di Cilegon – Warga Berita

4 Februari 2024
Patroli Sambang, Ini Pesan Polsek Wanasari ke Warga

Patroli Sambang, Ini Pesan Polsek Wanasari ke Warga

19 Mei 2024
Pemilu 2024 Rawan Hujan, Pemprov Kuatkan Peran BPBD – Warga Berita

Pemilu 2024 Rawan Hujan, Pemprov Kuatkan Peran BPBD – Warga Berita

3 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In