WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Risiko Peningkatan Inflasi di Banten Diperkirakan Masih Tinggi – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
21 Februari 2024
Reading Time: 2 mins read
0
Risiko Peningkatan Inflasi di Banten Diperkirakan Masih Tinggi – Warga Berita

SERANG, Warga Berita – Risiko peningkatan laju inflasi pada tahun 2024 diperkirakan masih tinggi, dengan posisi neraca produksi bahan pangan Banten yang masih defisit khususnya untuk komoditas hortikultura.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten merekomendasikan empat hal.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa mengatakan, empat rekomendasi BI untuk mengantisipasi peningkatan inflasi tahun ini yakni melakukan monitoring harga dan ketersediaan pasokan bahan pangan khususnya memasuki Ramadan dan persiapan Idul Fitri, memastikan tata niaga yang lebih transparan agar tidak terjadi penimbunan atau praktek mafia komoditas lainnya, meningkatkan operasi pasar dan penyelenggaraan pasar murah untuk memastikan masyarakat mendapatkan harga yang wajar, serta memetakan kebutuhan komoditas dan memetakan kerjasama antar daerah dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan pangan daerahnya.

Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten dan Pemprov Banten melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dengan menghadirkan Walikota/Bupati dan anggota TPIP dan TP2DD se-Banten di Hotel Aston Serang, Rabu, 21 Februari 2024.

Rakorda tersebut mengangkat tema ‘Penguatan Strategi TPID dan TP2DD Dalam Rangka Mendukung Stabilitas Harga Pangan di Provinsi Banten’.

Rakorda tersebut dihadiri dan dibuka oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Pj Walikota Serang Yedi Rahmat, Pj Walikota Tangerang Nurdin, Pj Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono, Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan, serta Forkopimda Provinsi Banten, dan pimpinan instansi vertikal Provinsi Banten.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa mengatakan, risiko peningkatan laju inflasi pada 2024 diperkirakan masih tinggi, dengan posisi neraca produksi bahan pangan Banten yang masih defisit khususnya untuk komoditas hortikultura.

Dalam rangka percepatan dan perluasan digitalisasi daerah terdapat lima hal yang perlu menjadi perhatian. Yaitu aspek legal dan aspek operasional implementasi digitalisasi perlu menjadi fokus bagi setiap pemerintah daerah, fokus strategi TP2DD agar implementasi ETPD di Banten dapat lebih akseleratif dapat berupa penyusunan kebijakan yang dapat secara efektif mendorong utilisasi kanal non tunai dalam pendapatan daerah.

Kemudian memperkuat aspek proses dalam rangka implementasi elektronifikasi, mempertajam implementasi ETPD dalam pembahasan dan koordinasi di internal TP2DD secara rutin, serta memperluas penterasi ekonomi digital dengan memanfaatkan komunitas dengan masa yang besar.

Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Makro pada Kemenko Perekonomian Ferry Irawan menyampaikan terkait prospek ekonomi Indonesia di 2024 dan 2025. Nasional menargetkan pertumbuhan di 5,2 persen secara year on year pada tahun 2024 dan pertumbuhan ekonomi di range 5,2 persen sampai 5,7 persen pada 2025.

Sebagai upaya mencapai target tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat mengakselerasi sektor unggulan di daerah. Untuk Banten, sektor yang dapat diakselerasi adalah sektor Industri. Lebih lanjut, TPID diminta melihat lesson learned dari Inggris dan Jepang yang mengalami resesi setelah tahun-tahun sebelumnya mengalami persistensi inflasi yang tinggi.

Di Indonesia, terdapat potensi risiko khususnya dari komoditas Volatile Food, khususnya komoditas beras. “Terlebih komoditas beras mengalami peningkatan bobot di SBH 2022,” ujarnya.

Kata dia, guna mengendalikan laju inflasi di level target nasional 2,5 persen plus minus satu persen, pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan penyaluran KUR dan pembiayaan lainnya. Dari sisi digitalisasi, disoroti akan urgensi elektronifikasi transaksi Pemda yang dapat peningkatan PAD dan resiliensi daerah yang telah menerapkan elektronifikasi dari shock ekonomi. Elektronifikasi juga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengapresiasi inisiatif BI untuk berkolaborasi mengadakan Rakorda TPID dan TP2DD se-Banten. Ia menekankan pentingnya inflasi yang terjaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banten. Perluasan digitalisasi daerah diyakini dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan PAD Banten.

Reporter : Rostinah
Editor: Abdul Rozak

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

SERANG, Warga Berita – Risiko peningkatan laju inflasi pada tahun 2024 diperkirakan masih tinggi, dengan posisi neraca produksi bahan pangan Banten yang masih defisit khususnya untuk komoditas hortikultura.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten merekomendasikan empat hal.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa mengatakan, empat rekomendasi BI untuk mengantisipasi peningkatan inflasi tahun ini yakni melakukan monitoring harga dan ketersediaan pasokan bahan pangan khususnya memasuki Ramadan dan persiapan Idul Fitri, memastikan tata niaga yang lebih transparan agar tidak terjadi penimbunan atau praktek mafia komoditas lainnya, meningkatkan operasi pasar dan penyelenggaraan pasar murah untuk memastikan masyarakat mendapatkan harga yang wajar, serta memetakan kebutuhan komoditas dan memetakan kerjasama antar daerah dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan pangan daerahnya.

Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten dan Pemprov Banten melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dengan menghadirkan Walikota/Bupati dan anggota TPIP dan TP2DD se-Banten di Hotel Aston Serang, Rabu, 21 Februari 2024.

Rakorda tersebut mengangkat tema ‘Penguatan Strategi TPID dan TP2DD Dalam Rangka Mendukung Stabilitas Harga Pangan di Provinsi Banten’.

Rakorda tersebut dihadiri dan dibuka oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Pj Walikota Serang Yedi Rahmat, Pj Walikota Tangerang Nurdin, Pj Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono, Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan, serta Forkopimda Provinsi Banten, dan pimpinan instansi vertikal Provinsi Banten.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa mengatakan, risiko peningkatan laju inflasi pada 2024 diperkirakan masih tinggi, dengan posisi neraca produksi bahan pangan Banten yang masih defisit khususnya untuk komoditas hortikultura.

Dalam rangka percepatan dan perluasan digitalisasi daerah terdapat lima hal yang perlu menjadi perhatian. Yaitu aspek legal dan aspek operasional implementasi digitalisasi perlu menjadi fokus bagi setiap pemerintah daerah, fokus strategi TP2DD agar implementasi ETPD di Banten dapat lebih akseleratif dapat berupa penyusunan kebijakan yang dapat secara efektif mendorong utilisasi kanal non tunai dalam pendapatan daerah.

Kemudian memperkuat aspek proses dalam rangka implementasi elektronifikasi, mempertajam implementasi ETPD dalam pembahasan dan koordinasi di internal TP2DD secara rutin, serta memperluas penterasi ekonomi digital dengan memanfaatkan komunitas dengan masa yang besar.

Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Makro pada Kemenko Perekonomian Ferry Irawan menyampaikan terkait prospek ekonomi Indonesia di 2024 dan 2025. Nasional menargetkan pertumbuhan di 5,2 persen secara year on year pada tahun 2024 dan pertumbuhan ekonomi di range 5,2 persen sampai 5,7 persen pada 2025.

Sebagai upaya mencapai target tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat mengakselerasi sektor unggulan di daerah. Untuk Banten, sektor yang dapat diakselerasi adalah sektor Industri. Lebih lanjut, TPID diminta melihat lesson learned dari Inggris dan Jepang yang mengalami resesi setelah tahun-tahun sebelumnya mengalami persistensi inflasi yang tinggi.

Di Indonesia, terdapat potensi risiko khususnya dari komoditas Volatile Food, khususnya komoditas beras. “Terlebih komoditas beras mengalami peningkatan bobot di SBH 2022,” ujarnya.

Kata dia, guna mengendalikan laju inflasi di level target nasional 2,5 persen plus minus satu persen, pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan penyaluran KUR dan pembiayaan lainnya. Dari sisi digitalisasi, disoroti akan urgensi elektronifikasi transaksi Pemda yang dapat peningkatan PAD dan resiliensi daerah yang telah menerapkan elektronifikasi dari shock ekonomi. Elektronifikasi juga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengapresiasi inisiatif BI untuk berkolaborasi mengadakan Rakorda TPID dan TP2DD se-Banten. Ia menekankan pentingnya inflasi yang terjaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banten. Perluasan digitalisasi daerah diyakini dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan PAD Banten.

Reporter : Rostinah
Editor: Abdul Rozak

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
PEMILU 2024 — Hasil Hitung Cepat, Golkar Telah Penuhi Target Kursi di DPR

Usulan Hak Angket Kecurangan Pemilu, Golkar: Belum Saatnya

12 fasyankes di Semarang siap layani TCM tuberkulosis

Semarang miliki "daycare" khusus lansia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
MA Perintahkan KPU Cabut Batas Usia Minimum Cagub-Cawagub, Seperti Ini Reaksi Jokowi dan Gibran

MA Perintahkan KPU Cabut Batas Usia Minimum Cagub-Cawagub, Seperti Ini Reaksi Jokowi dan Gibran

31 Mei 2024
Gantikan Kombes Sumy Hastry, Kombes Agustinus MHT Resmi Jabat Kabiddokkes Polda Jawa Tengah

Gantikan Kombes Sumy Hastry, Kombes Agustinus MHT Resmi Jabat Kabiddokkes Polda Jawa Tengah

20 Februari 2024
Menempuh Pendidikan di Kroasia, Tak disia-siakan Oleh Tiga…

Menempuh Pendidikan di Kroasia, Tak disia-siakan Oleh Tiga…

19 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In