Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., didampingi istri, melakukan test drive Kendaraan Operasional Satuan (Ransus) Jeep 4×4 Maung Mv3 Seri Tangguh pada Sabtu, 8 Maret 2025. Kendaraan taktis ini merupakan bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk Kodim 0733 Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji performa Maung sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat.
Perjalanan test drive dimulai dari Muladi Dome, menyusuri area kampus UNDIP Tembalang. Prof. Suharnomo merasakan langsung ketangguhan Jeep Maung saat melintasi jalanan berbukit di kawasan kampus. Usai mencoba, Rektor UNDIP mengungkapkan rasa bangganya terhadap kendaraan buatan PT. Pindad tersebut.
“Modelnya keren sekali. Look-nya luar biasa. Suspensinya ringan meskipun mobilnya terlihat besar. Hanya ada beberapa fitur yang berbeda letaknya. Biasanya terdapat di sisi kanan, namun pada Maung ada di sebelah kiri. Keren dan bangga pada Maung, karya anak bangsa,” ujar Prof. Suharnomo.
Jeep Maung yang dikendarai Rektor UNDIP menggunakan mesin diesel 2.200 cc dan dilengkapi sasis ladder frame yang kuat. Kendaraan ini mampu melaju dengan kecepatan hingga 100 km/jam. Selain versi Mv3 Tangguh, PT. Pindad juga memproduksi model tertinggi, yaitu Mv3 Garuda Limousine, yang digunakan sebagai mobil dinas resmi Presiden Republik Indonesia dan khusus untuk membawa penumpang VVIP.
Pengenalan Jeep Maung kepada Masyarakat
Selain Rektor UNDIP, warga Semarang yang hadir di Muladi Dome juga berkesempatan melihat dari dekat dan merasakan langsung pengalaman menaiki Jeep Maung. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkenalkan kendaraan taktis buatan dalam negeri kepada masyarakat.
Kapten Inf Tono, selaku Pasiops Kodim 0733/Kota Semarang, menjelaskan bahwa tujuan test drive ini adalah untuk mengenalkan dan memasyarakatkan Ransus Maung. “Muladi Dome UNDIP saat ini ada kegiatan Bazar Ramadan yang banyak dikunjungi masyarakat dan mahasiswa, sehingga momen itu sangat baik untuk melaksanakan pengenalan sekaligus test drive Ransus Maung. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan agar TNI lebih dekat dan menyatu dengan masyarakat dan mahasiswa, karena TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat,” ungkap Kapten Inf Tono.
Jeep Maung adalah kendaraan taktis ringan (rantis) 4×4 buatan PT. Pindad, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan militer dan sipil. Nama “Maung” diambil dari Bahasa Sunda yang berarti “Harimau”, mencerminkan ketangguhan dan kelincahan kendaraan ini di berbagai medan. Kehadiran Jeep Maung tidak hanya memperkuat alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indonesia, tetapi juga menjadi bukti kemajuan industri pertahanan dalam negeri.











