SERANG, Warga Berita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten mengklaim bahwa saat ini proses penyortiran logistik Pemilu 2024 sudah sampai 90 persen. Proses penyortiran itu sudah hampir rampung menjelang 19 hari pelaksanaan pemunggutan suara.
Beberapa logistik seperti surat suara, kotak suara, segel plastik bahkan alat bantu tuna netra sudah selesai disortir.
KPU kini sedang mengeset logistik per tempat pemilihan suara (TPS).
“Dari 17 jenis logistik saat ini sedang dilakukan proses pengesetan per TPS untuk di packing atau dimasukkan ke dalam kotak suara sesuai jenis pemilu. Setiap kotak suara itu isi logistiknya beda-beda,1 seperti kotak suara presiden dan wakil presiden itu ada 13 jenis logistik, kotak suara DPD RI ada 4 jenis logistik, sementara untuk kotak suara DPR RI sampai dengan kotak suara DPRD kabupaten-kota itu ada 3 jenis logistik,” ujar Ketua Divisi perencanaan dan Logistik pada KPU Provinsi Banten Ahmad Suja’i, Kamis 25 Januari 2024.
Ahmad Suja’i mengatakan, ada juga jenis logistik yang di luar kotak suara, seperti bilik suara, tanda pengenal petugas di TPS, saksi, pulpen, spidol dan yang lainnya. Proses pengesetan itu sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh Keputusan KPU RI Nomor 1395 tahun 2023 tentang pedoman teknis tata kelola logistik pemilu.
Dikatakannya, logistik pemilu itu nantinya akan didistribusikan ke 33.324 TPS yang tersebar se-Provinsi Banten.
“Kami mengapresiasi teman-teman KPU kabupaten dan kota yang sudah betul-betul melaksanakan standar prosedur berkaitan dengan kegiatan penyortiran logistik pemilu. Penyortiran ini tentunya dalam rangka untuk memastikan dua hal, pertama kaitan dengan ketepatan jenis, dan yang kedua ketepatan persoalan kualitas,” ungkapnya.
Mantan Ketua KPU Pandeglang ini akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait distribusi logistik pemilu ke TPS yang sulit diakses.
KPU mencatat 65 TPS di Banten sulit diakses. Puluhan TPS itu tersebar di tiga kabupaten yaitu Lebak, Pandeglang dan Serang.
“Saat ini kami sangat optimis logistik di seluruh TPS atau di 33.324 TPS yang ada di Banten ini dapat didistribusikan satu hari sebelum hari pemungutan suara, dan tentunya hal ini berkat adanya kerja sama yang baik dari semua stakeholder yang ada di wilayah Banten dan di wilayah kabupaten-kota,” tuturnya.
Kasubag Kuangan dan Logistik pada KPU Kabupaten Serang Diah Novianti mengatakan, pada distribusi logistik pemilu ke TPS nanti pihaknya akan melakukan kerja sama dengan Kantor Pos Indonesia. Nantinya Kantor Pos akan mengirim logistik ke tiap TPS di Kabupaten Serang, termasuk ke TPS yang sulit diakses ke Pulau Tunda.
“Nanti kami akan melakukan MoU kedua dengan Kantor Pos. Dan kemarin Kantor Pos minta PPK di tingkat kecamatan untuk membantu distribusi ke TPS-nya karena keterbatasan SDM,” terangnya.
Pada dasarnya, logistik Pemilu 2024 di Kabupaten Serang hampir rampung 100 persen dan siap untuk didistribusikan.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi
SERANG, Warga Berita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten mengklaim bahwa saat ini proses penyortiran logistik Pemilu 2024 sudah sampai 90 persen. Proses penyortiran itu sudah hampir rampung menjelang 19 hari pelaksanaan pemunggutan suara.
Beberapa logistik seperti surat suara, kotak suara, segel plastik bahkan alat bantu tuna netra sudah selesai disortir.
KPU kini sedang mengeset logistik per tempat pemilihan suara (TPS).
“Dari 17 jenis logistik saat ini sedang dilakukan proses pengesetan per TPS untuk di packing atau dimasukkan ke dalam kotak suara sesuai jenis pemilu. Setiap kotak suara itu isi logistiknya beda-beda,1 seperti kotak suara presiden dan wakil presiden itu ada 13 jenis logistik, kotak suara DPD RI ada 4 jenis logistik, sementara untuk kotak suara DPR RI sampai dengan kotak suara DPRD kabupaten-kota itu ada 3 jenis logistik,” ujar Ketua Divisi perencanaan dan Logistik pada KPU Provinsi Banten Ahmad Suja’i, Kamis 25 Januari 2024.
Ahmad Suja’i mengatakan, ada juga jenis logistik yang di luar kotak suara, seperti bilik suara, tanda pengenal petugas di TPS, saksi, pulpen, spidol dan yang lainnya. Proses pengesetan itu sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh Keputusan KPU RI Nomor 1395 tahun 2023 tentang pedoman teknis tata kelola logistik pemilu.
Dikatakannya, logistik pemilu itu nantinya akan didistribusikan ke 33.324 TPS yang tersebar se-Provinsi Banten.
“Kami mengapresiasi teman-teman KPU kabupaten dan kota yang sudah betul-betul melaksanakan standar prosedur berkaitan dengan kegiatan penyortiran logistik pemilu. Penyortiran ini tentunya dalam rangka untuk memastikan dua hal, pertama kaitan dengan ketepatan jenis, dan yang kedua ketepatan persoalan kualitas,” ungkapnya.
Mantan Ketua KPU Pandeglang ini akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait distribusi logistik pemilu ke TPS yang sulit diakses.
KPU mencatat 65 TPS di Banten sulit diakses. Puluhan TPS itu tersebar di tiga kabupaten yaitu Lebak, Pandeglang dan Serang.
“Saat ini kami sangat optimis logistik di seluruh TPS atau di 33.324 TPS yang ada di Banten ini dapat didistribusikan satu hari sebelum hari pemungutan suara, dan tentunya hal ini berkat adanya kerja sama yang baik dari semua stakeholder yang ada di wilayah Banten dan di wilayah kabupaten-kota,” tuturnya.
Kasubag Kuangan dan Logistik pada KPU Kabupaten Serang Diah Novianti mengatakan, pada distribusi logistik pemilu ke TPS nanti pihaknya akan melakukan kerja sama dengan Kantor Pos Indonesia. Nantinya Kantor Pos akan mengirim logistik ke tiap TPS di Kabupaten Serang, termasuk ke TPS yang sulit diakses ke Pulau Tunda.
“Nanti kami akan melakukan MoU kedua dengan Kantor Pos. Dan kemarin Kantor Pos minta PPK di tingkat kecamatan untuk membantu distribusi ke TPS-nya karena keterbatasan SDM,” terangnya.
Pada dasarnya, logistik Pemilu 2024 di Kabupaten Serang hampir rampung 100 persen dan siap untuk didistribusikan.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi












