Headline

Pj Gubernur Jateng dan Kapolri Hadiri Peresmian Monumen Jenderal Hoegeng: Tauladan Kepemimpinan dan Dedikasi

Bantuan 30 Veteran 678x381 2.jpg

[ad_1]

Warga Berita, PEKALONGAN  – Pelaksana Tugas (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, turut hadir dalam peresmian Monumen Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, pada Sabtu, (11/11/2023­­).

Acara ini dihadiri pula oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Jenderal TNI Laksamana Yudo Margono.

Bagi Nana Sudjana, Jenderal Polisi Hoegeng adalah sosok pemimpin dan polisi berintegritas tinggi yang harus dijadikan tauladan oleh anggota Polri dan seluruh masyarakat Indonesia.

“Penghargaan ini patut diberikan kepada beliau, karena beliau adalah tokoh polisi yang selama ini menjadi tauladan bagi kami. Beliau adalah sosok pimpinan yang mempunyai integritas tinggi,” ungkap Nana, yang merupakan mantan anggota Polri.

Monumen Hoegeng, yang terletak di halaman depan Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, dipahat oleh seniman Dunadi, yang sering membuat patung Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno. Monumen ini dibangun dengan tujuan menghormati dedikasi Jenderal Hoegeng yang lahir dan besar di Kota Batik Pekalongan.

Nana Sudjana memberikan apresiasi atas pembangunan monumen tersebut, menganggapnya sebagai penghargaan dan tanda kehormatan atas dedikasi Jenderal Hoegeng kepada negara. “Beliau punya pola hidup yang sederhana, jujur, dan pemberani. Sosok beliau selama ini menjadi idola bagi junior-junior Polri,” jelas Nana.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menambahkan bahwa Jenderal Hoegeng merupakan sosok idola dan panutan bagi anggota Polri. “Ia seorang yang jujur, berani, dan mengambil keputusan menjadi abdi negara. Kita yang muda melihat beliau sebagai tokoh yang harus kita warisi keberanian dan tauladannya. Ini penting untuk generasi polisi yang akan datang,” tambah Kapolri.

Peresmian Monumen Hoegeng juga dihadiri oleh perwakilan keluarga besar Jenderal Polisi Hoegeng, termasuk cucunya, Rama Hoegeng, yang hadir langsung di lokasi. Sementara istri Hoegeng, Meriyanti, hadir secara daring untuk menyaksikan momen bersejarah ini.

Rama Hoegeng menyampaikan pesan turun temurun dari keluarga Hoegeng yang menekankan pentingnya menjaga nama baik. “Ngger, kita sudah tidak punya apa-apa, yang tersisa hanya nama baik, maka jagalah nama itu hingga anak cucu keturunan,” ucapnya.

Meriyanti, yang hadir secara daring, mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri atas pembangunan Monumen Hoegeng. Ia juga mengenang kenangan manis keluarganya dengan Kota Pekalongan. “Semoga semua anggota Bhayangkara dan Bhayangkari akan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Keinginan kami hanya satu, titip Polri,” harap Meriyanti dalam dialognya dengan Kapolri.

Selain Pj Gubernur dan Kapolri, acara peresmian tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, Warga Berita lain Habib Luthfi, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Widi Prasetijono, Kapolda DIY, Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar, Ketua Harian Kompolnas, Ketua MUI, dan BAZNAS Jateng Ahmad Daroji, serta perwakilan dari tokoh masyarakat dan Forkompimda.

(tka)

[ad_2]

Shares:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *