WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Peringati Dies Natalis ke-48, UNS Gelar Pagelaran Wayang Kulit Abiyasa Boyong – Universitas Sebelas Maret

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
21 Mei 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Peringati Dies Natalis ke-48, UNS Gelar Pagelaran Wayang Kulit Abiyasa Boyong – Universitas Sebelas Maret

UNS– Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar acara pagelaran wayang kulit dengan mengangkat lakon Abiyasa Boyong. Acara ini diselenggarakan secara luring di Pendapa Javanologi UNS dan disiarkan langsung melalui Youtube Universitas Sebelas Maret pada Senin (20/5/2024) malam. Terselenggaranya kegiatan ini juga masih dalam rangkaian memperingati Dies Natalis ke-48 UNS.

Pagelaran wayang kulit Abiyasa Boyong dipentaskan oleh dalang Ki Dr. Ir. Warseno Slenk, M.Si. Acara ini dimeriahkan juga oleh Karawitan Sekar Rinonce oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNS serta Tari Sesaji Sebelas Maret oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Badan Koordinasi Kesenian Tradisional (BKKT) UNS.

Dalam kesempatan ini, UNS turut mengundang bintang tamu Endah Laras. Pagelaran wayang kulit turut didukung oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Hukum (FH) UNS yang memberikan beragam doorprize menarik.

Dalam sambutannya Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S., menuturkan bahwasanya pemilihan lakon Abiyasa Boyong telah sesuai sebagai perwujudan tekad UNS untuk bertransformasi menuju mental spiritual dan prestasi yang semakin baik. Pagelaran ini diharapkan mampu memberi dorongan dan semangat sebagai sebuah bangsa yang intelektual dan berbudaya.

“Kebersamaan sivitas akademika UNS akan mengantarkan pada kesiapan menghadapi berbagai tantangan dunia dengan kecerdasan intelektual dan keluhuran budi pekerti,” tutur Prof. Yunus.

Ketua Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi UNS, Prof. Sahid Teguh Widodo, Ph.D., juga menyampaikan bahwa berdirinya UNS di Kota Solo, yang merupakan pusat dan jantung kebudayaan jawa, turut menguatkan tekad dan upaya dalam melestarikan warisan yang ada di dalamnya. Pada kesempatan ini, wayang kulit atau yang juga dikenal dengan ringgit wacucal dipentaskan kepada sivitas akademika UNS dan masyarakat sekitar dalam momentum yang juga spesial.

“Hal ini (pagelaran wayang kulit) juga sesuai dengan visi UNS sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang unggul secara nasional maupun internasional. Pagelaran ini juga sekaligus sebagai peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei setiap tahunnya,” ujar Prof. Sahid yang juga sebagai Ketua Bidang Seni dan Kebudayaan Panitia Dies Natalis ke-48 UNS.

Peringati Dies Natalis ke 48 UNS Gelar Pagelaran Wayang Kulit Abiyasa Boyong 3
Peringati Dies Natalis ke 48 UNS Gelar Pagelaran Wayang Kulit Abiyasa Boyong 2

Ketua Panitia Dies Natalis ke-48 UNS, Drs. Harjana, Ph.D., menegaskan jika pagelaran wayang kulit ini bukan hanya sekadar pertunjukan seni. Melainkan juga sebagai bukti bahwa UNS peduli sekaligus bertanggung jawab memperkenalkan kebudayaan kepada generasi berikutnya. Kebudayan yang beragam di setiap daerah patut untuk dilestarikan dengan berlandaskan pada budaya nasional.

Di akhir sambutannya, Beliau yang juga menjabat sebagai Plt. Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS menyampaikan bahwa pagelaran wayang kulit menjadi penanda bahwa rangkaian acara peringatan dies natalis hampir usai. Sebagai penutup, UNS akan menggelar pameran pada bulan Juni 2024.

Wayang kulit dengan lakon Abiyasa Boyong menceritakan negara Astina yang sedang menghadapi masalah tentang siapa yang kelak menggantikan Prabu Sentanu. Resi Bisma sendiri sudah bersumpah bahwa ia tidak akan menjadi raja di astina.

Ditengah perundingan tersebut, datanglah serangan prajurit Gajahoya yang dipimpin Prabu Gajah Sura. Ia adalah sosok yang ingin mengambil alih negara Astina. Prabu Sentanu dan Resi Bisma pun dibuat bingung dan kewalahan menghadapinya.

Bisma pun berkata, bahwa hanya Abiyasa yang mampu menghentikan serangan musuh. Serta, ia juga yang kelak menggantikan tahta negara Astina. Berangkatlah Bisma mencari Abiyasa.

Usai bertemu, akhirnya Abiyasa dinobatkan sebagai raja Astina dengan sebutan Prabu Kresna Dipayana. Ia juga berhasil mengalahkan Raja Gajah Sura.

Humas UNS

Reporter: R. P. Adji

Redaktur: Dwi Hastuti

RELATED POSTS

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

UNS– Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar acara pagelaran wayang kulit dengan mengangkat lakon Abiyasa Boyong. Acara ini diselenggarakan secara luring di Pendapa Javanologi UNS dan disiarkan langsung melalui Youtube Universitas Sebelas Maret pada Senin (20/5/2024) malam. Terselenggaranya kegiatan ini juga masih dalam rangkaian memperingati Dies Natalis ke-48 UNS.

Pagelaran wayang kulit Abiyasa Boyong dipentaskan oleh dalang Ki Dr. Ir. Warseno Slenk, M.Si. Acara ini dimeriahkan juga oleh Karawitan Sekar Rinonce oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNS serta Tari Sesaji Sebelas Maret oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Badan Koordinasi Kesenian Tradisional (BKKT) UNS.

Dalam kesempatan ini, UNS turut mengundang bintang tamu Endah Laras. Pagelaran wayang kulit turut didukung oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Hukum (FH) UNS yang memberikan beragam doorprize menarik.

Dalam sambutannya Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S., menuturkan bahwasanya pemilihan lakon Abiyasa Boyong telah sesuai sebagai perwujudan tekad UNS untuk bertransformasi menuju mental spiritual dan prestasi yang semakin baik. Pagelaran ini diharapkan mampu memberi dorongan dan semangat sebagai sebuah bangsa yang intelektual dan berbudaya.

“Kebersamaan sivitas akademika UNS akan mengantarkan pada kesiapan menghadapi berbagai tantangan dunia dengan kecerdasan intelektual dan keluhuran budi pekerti,” tutur Prof. Yunus.

Ketua Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi UNS, Prof. Sahid Teguh Widodo, Ph.D., juga menyampaikan bahwa berdirinya UNS di Kota Solo, yang merupakan pusat dan jantung kebudayaan jawa, turut menguatkan tekad dan upaya dalam melestarikan warisan yang ada di dalamnya. Pada kesempatan ini, wayang kulit atau yang juga dikenal dengan ringgit wacucal dipentaskan kepada sivitas akademika UNS dan masyarakat sekitar dalam momentum yang juga spesial.

“Hal ini (pagelaran wayang kulit) juga sesuai dengan visi UNS sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang unggul secara nasional maupun internasional. Pagelaran ini juga sekaligus sebagai peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei setiap tahunnya,” ujar Prof. Sahid yang juga sebagai Ketua Bidang Seni dan Kebudayaan Panitia Dies Natalis ke-48 UNS.

Peringati Dies Natalis ke 48 UNS Gelar Pagelaran Wayang Kulit Abiyasa Boyong 3
Peringati Dies Natalis ke 48 UNS Gelar Pagelaran Wayang Kulit Abiyasa Boyong 2

Ketua Panitia Dies Natalis ke-48 UNS, Drs. Harjana, Ph.D., menegaskan jika pagelaran wayang kulit ini bukan hanya sekadar pertunjukan seni. Melainkan juga sebagai bukti bahwa UNS peduli sekaligus bertanggung jawab memperkenalkan kebudayaan kepada generasi berikutnya. Kebudayan yang beragam di setiap daerah patut untuk dilestarikan dengan berlandaskan pada budaya nasional.

Di akhir sambutannya, Beliau yang juga menjabat sebagai Plt. Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS menyampaikan bahwa pagelaran wayang kulit menjadi penanda bahwa rangkaian acara peringatan dies natalis hampir usai. Sebagai penutup, UNS akan menggelar pameran pada bulan Juni 2024.

Wayang kulit dengan lakon Abiyasa Boyong menceritakan negara Astina yang sedang menghadapi masalah tentang siapa yang kelak menggantikan Prabu Sentanu. Resi Bisma sendiri sudah bersumpah bahwa ia tidak akan menjadi raja di astina.

Ditengah perundingan tersebut, datanglah serangan prajurit Gajahoya yang dipimpin Prabu Gajah Sura. Ia adalah sosok yang ingin mengambil alih negara Astina. Prabu Sentanu dan Resi Bisma pun dibuat bingung dan kewalahan menghadapinya.

Bisma pun berkata, bahwa hanya Abiyasa yang mampu menghentikan serangan musuh. Serta, ia juga yang kelak menggantikan tahta negara Astina. Berangkatlah Bisma mencari Abiyasa.

Usai bertemu, akhirnya Abiyasa dinobatkan sebagai raja Astina dengan sebutan Prabu Kresna Dipayana. Ia juga berhasil mengalahkan Raja Gajah Sura.

Humas UNS

Reporter: R. P. Adji

Redaktur: Dwi Hastuti

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)
Musik

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

9 Oktober 2025
SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025
Uncategorized

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

16 Juni 2025
Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok
Uncategorized

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

16 Juni 2025
Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)
Musik

Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)
Musik

Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video
Musik

Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video

9 Oktober 2025
Next Post
Fary Djemy Francis Cagub NTT Dari Gerindra – Warga Berita

Fary Djemy Francis Cagub NTT Dari Gerindra – Warga Berita

PKB Diduga Mintai Infak Rp 30 juta ke Tiap Bakal Calon Gubernur Banten – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
maxresdefault

LAFRAN: Eksplorasi Jalan Pikiran dalam Kelana Sejarah Indonesia

20 Mei 2024
Dokter: Orang tua harus perhatikan kesehatan gigi anak

Dokter: Orang tua harus perhatikan kesehatan gigi anak

3 Februari 2024
Kapolda Jateng Pimpin Pers Rilis Akhir Tahun 2023, Ini Komitmen Polda Jateng di Tahun 2024

Kapolda Jateng Pimpin Pers Rilis Akhir Tahun 2023, Ini Komitmen Polda Jateng di Tahun 2024

29 Desember 2023

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In