PANDEGLANG,Warga Berita–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang merespons soal tantangan yang masih menghambat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Pandeglang, khususnya terkait tingkat pengangguran, angka kemiskinan, dan akses pendidikan.
Perlu diketahui, berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2023, tercatat bahwa IPM Kabupaten Pandeglang mengalami peningkatan menjadi 70,28 persen.
Meskipun demikian, angka tersebut masih berada di bawah rata-rata IPM Provinsi Banten yang mencapai 75,77 persen.
Asda I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan (PemKesra) Setda Pandeglang, Doni Hermawan mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus berupaya dengan langkah strategis untuk mencapai target pembangunan yang penting, termasuk meningkatkan lapangan pekerjaan di Kabupaten Pandeglang.
“Ibu Bupati Pandeglang juga telah menyampaikan pentingnya pencapaian target-target kesejahteraan, termasuk penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Pandeglang,” ungkapnya, Senin 19 Februari 2024.
Doni Hermawan mengatakan, bahwa investasi yang masuk ke wilayah Kabupaten Pandeglang akan membuka peluang baru bagi penciptaan lapangan kerja.
“Ya bahkan Bupati juga berharap dengan adanya investasi yang banyak masuk ke kita secara tidak langsung terbukanya lapangan pekerjaan dan itu bisa terpenuhi disana,” katanya.
Ia melanjutkan, Pemkab Pandeglang sedang berupaya keras untuk meningkatkan akses pendidikan dengan memperbaiki infrastruktur di setiap sekolah-sekolah di Kabupaten Pandeglang.
“Untuk pendidikan juga kami lagi mengejar dari dinas pendidikan sudah beberapa infrastruktur sudah dibangun banyak, tinggal memang bagaimana menghubungkan masyarakat untuk bisa bersekolah, termasuk dari PKBM bergerak juga untuk memfasilitasi masyarakat yang tidak melanjutkan sekolah, kita berjalan semuanya,” lanjutnya
Selain itu, Doni Hermawan mengajak media dan pihak lainnya untuk turut serta mengawal upaya peningkatan IPM di Kabupaten Pandeglang.
“Kami mengajak semua pihak, termasuk media, untuk bersama-sama mengawal pencapaian target IPM di Kabupaten Pandeglang. Dengan begitu, jika ada hal yang perlu diperbaiki, dapat segera diinformasikan kepada kami untuk diperbaiki,” jelasnya.
Doni melanjutkan, jumlah lapangan pekerjaan di Kabupaten Pandeglang masih kurang karena program pemerintah untuk mengembangkan investasi di beberapa wilayah Pandeglang masih dalam proses.
“Kami berharap pembangunan Tol Serang-Panimbang segera selesai dan berbagai proyek investasi dapat segera dilaksanakan. Kami menyadari pentingnya diversifikasi ekonomi, tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata, tetapi juga sektor lain perlu didorong,” tegasnya.
Selain itu, langkah-langkah program strategis yang diambil oleh Pemkab Pandeglang membutuhkan dukungan dari masyarakat setempat untuk memastikan investasi dapat masuk dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung upaya kami dalam menarik investasi ke Pandeglang. Kehadiran investasi yang nyaman dan berkelanjutan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pandeglang,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang Achmad Widijanto menyebutkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Pandeglang masih belum optimal.
Achmad Widijanto mengatakan, meskipun terdapat peningkatan secara umum pada tahun 2023, namun masih belum mencapai tingkat optimal. Hal ini terlihat dari penurunan sedikit angka pengangguran dan penurunan angka kemiskinan.
“Peningkatan juga terlihat dalam IPM, namun perlu perhatian lebih lanjut untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan secara signifikan, termasuk akses pendidikan. Rata-rata tingkat pendidikan di daerah kami masih rendah, terutama di daerah selatan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi
PANDEGLANG,Warga Berita–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang merespons soal tantangan yang masih menghambat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Pandeglang, khususnya terkait tingkat pengangguran, angka kemiskinan, dan akses pendidikan.
Perlu diketahui, berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2023, tercatat bahwa IPM Kabupaten Pandeglang mengalami peningkatan menjadi 70,28 persen.
Meskipun demikian, angka tersebut masih berada di bawah rata-rata IPM Provinsi Banten yang mencapai 75,77 persen.
Asda I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan (PemKesra) Setda Pandeglang, Doni Hermawan mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus berupaya dengan langkah strategis untuk mencapai target pembangunan yang penting, termasuk meningkatkan lapangan pekerjaan di Kabupaten Pandeglang.
“Ibu Bupati Pandeglang juga telah menyampaikan pentingnya pencapaian target-target kesejahteraan, termasuk penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Pandeglang,” ungkapnya, Senin 19 Februari 2024.
Doni Hermawan mengatakan, bahwa investasi yang masuk ke wilayah Kabupaten Pandeglang akan membuka peluang baru bagi penciptaan lapangan kerja.
“Ya bahkan Bupati juga berharap dengan adanya investasi yang banyak masuk ke kita secara tidak langsung terbukanya lapangan pekerjaan dan itu bisa terpenuhi disana,” katanya.
Ia melanjutkan, Pemkab Pandeglang sedang berupaya keras untuk meningkatkan akses pendidikan dengan memperbaiki infrastruktur di setiap sekolah-sekolah di Kabupaten Pandeglang.
“Untuk pendidikan juga kami lagi mengejar dari dinas pendidikan sudah beberapa infrastruktur sudah dibangun banyak, tinggal memang bagaimana menghubungkan masyarakat untuk bisa bersekolah, termasuk dari PKBM bergerak juga untuk memfasilitasi masyarakat yang tidak melanjutkan sekolah, kita berjalan semuanya,” lanjutnya
Selain itu, Doni Hermawan mengajak media dan pihak lainnya untuk turut serta mengawal upaya peningkatan IPM di Kabupaten Pandeglang.
“Kami mengajak semua pihak, termasuk media, untuk bersama-sama mengawal pencapaian target IPM di Kabupaten Pandeglang. Dengan begitu, jika ada hal yang perlu diperbaiki, dapat segera diinformasikan kepada kami untuk diperbaiki,” jelasnya.
Doni melanjutkan, jumlah lapangan pekerjaan di Kabupaten Pandeglang masih kurang karena program pemerintah untuk mengembangkan investasi di beberapa wilayah Pandeglang masih dalam proses.
“Kami berharap pembangunan Tol Serang-Panimbang segera selesai dan berbagai proyek investasi dapat segera dilaksanakan. Kami menyadari pentingnya diversifikasi ekonomi, tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata, tetapi juga sektor lain perlu didorong,” tegasnya.
Selain itu, langkah-langkah program strategis yang diambil oleh Pemkab Pandeglang membutuhkan dukungan dari masyarakat setempat untuk memastikan investasi dapat masuk dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung upaya kami dalam menarik investasi ke Pandeglang. Kehadiran investasi yang nyaman dan berkelanjutan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pandeglang,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang Achmad Widijanto menyebutkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Pandeglang masih belum optimal.
Achmad Widijanto mengatakan, meskipun terdapat peningkatan secara umum pada tahun 2023, namun masih belum mencapai tingkat optimal. Hal ini terlihat dari penurunan sedikit angka pengangguran dan penurunan angka kemiskinan.
“Peningkatan juga terlihat dalam IPM, namun perlu perhatian lebih lanjut untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan secara signifikan, termasuk akses pendidikan. Rata-rata tingkat pendidikan di daerah kami masih rendah, terutama di daerah selatan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi












