WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemahaman Demokrasi di Kalangan Generasi Y dan Z, Masih Sepotong-sepotong Lewat Media Sosial » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
12 Desember 2023
Reading Time: 4 mins read
0
Pemahaman Demokrasi di Kalangan Generasi Y dan Z, Masih Sepotong-sepotong Lewat Media Sosial » Warga Berita

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

1212 ray rangkuti
Pengamat politik sekaligus Ketua Lingkar Madani (LIMA) Indonesia Ray Rangkuti saat ditemui di Kantor Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Matraman, Jakarta Timur, Jumat (6/10/2023) | tribunnews

JAKARTA, WargaBerita – Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti mengatakan, generasi Y dan Z lebih cenderung mudah percaya melalui media sosial.

“Khususnya menurutku, di kalangan kaum Generasi Y/Z, mereka belum sepenuhnya menerima apa dan bagaimana pemilu demokratis itu sebenarnya,” jelasnya pada Senin (11/12/2023).

“Dengan hanya mendasarkan diri pada info-info sekilas di berbagai tayangan media sosial, mereka menebalkan makna apa itu kecurangan pemilu, dan pemilu demokratis,” terangnya.

Survei LSI mengungkap siapa saja yang berpeluang melakukan kecurangan. Yakni, Ganjar-Mahfud sebanyak 20,6 persen, Prabowo-Gibran 14,4 persen | ; dan Anies-Muhaimin hanya 5,4 persen.

Sudah barang tentu, kejadian tersebut yang seakan boleh secara hukum, hal itu  kondisi sebelumnya ketika Putusan MK menjadi perbincangan karena dinilai sarat pelanggaran etik dan isu netralitas aparat negara.

Ray Rangkuti menilai hal itu disebabkan ada kesenjangan pengetahuan atas azas dan tata cara pemilu demokratis bekerja.

Dengan kesenjangan itu, publik menilai sesuatu sebagai boleh atau tidak.

“Khususnya, menurutku, di kalangan kaum Generasi Y/Z. Mereka belum sepenuhnya menerima apa dan bagaimana pemilu demokratis sebenarnya. Dengan hanya mendasarkan diri pada info-info sekilas di berbagai tayangan media sosial, mereka menebalkan makna apa itu kecurangan pemilu, dan pemilu demokratis,” terangnya.

Ray menuturkan hal itu pula yang membuat mayoritas publik kurang peka terhadap isu demokrasi.

“Itulah kiranya mengapa mereka kurang sensitif pada isu dinasti, isu putusan MK yang dinilai cacat etik, berbagai contoh ketidaknetralan aparat, dan sebagainya. Mereka menerima atau menolaknya dengan begitu saja. Tanpa kritisisme,” tandasnya.

Pasangan capres-cawapres nomor 3 Ganjar-Mahfud MD pun terkena imbas. Mereka dinilai paling berpeluang melakukan pelanggaran.

“Itulah sebabnya, mengapa Ganjar dan Mahfud dianggap paling potensial melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Ditambah lagi, dampak dari media sosial yang lebih mengutamakan pelanggaran salah satu calon dibanding calon yang lain.

Hal itu semakin membuat nalar kritis publik semakin meredup.

“Efek luasnya tayangan di media sosial soal Pj Sorong yang membuat fakta integritas memenangkan Ganjar, ditambah dengan isu adanya penggiringan ASN di Boyolali untuk memenangkan Ganjar. Tanpa sikap kritis, bayangan itulah mungkin hadir kala pertanyaan itu dikemukakan,” ucap dia.

 Perbandingan Lembaga Survei

Sebagaimana diketahui, Litbang Kompas merilis hasil survei terbaru elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden edisi Desember 2023.

Survei menunjukkan bahwa pasangan Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas mencapai 39,3 persen.

Hal yang sedikit mengagetkan, posisi kedua justru diisi oleh pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan elektabilitas sebesar 16,7 persen.

Disusul pasangan Ganjar-Mahfud dengan elektabilitas sebesar 15,3 persen.

Meski demikian, menurut survei Litbang Kompas, pemilih yang belum menentukan pilihan masih cukup tinggai yakni mencapai 28,7 persen.

Angka ini tentunya lebih tinggi dari elektabilitas Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud.

Survei dilakukan secara tatap muka pada 29 November-4 Desember 2023 terhadap 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi Indonesia.

Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen dengan margin of error penelitian ini +/- 2,65 persen.

 Survei LSI

Selain Litbang Kompas, terdapat setidaknya dua lembaga survei yang melakukan survei pada akhir November hingga awal Desember 2023.

Lembaga survei pertama yakni  Lembaga Survei Indonesia (LSI), yang dirilis pada 10 Desember 2023.

Survei ini dilakukan pada 3-5 Desember 2023. Jumlah responden sebanyak 1.426 dengan margin of error 2,6 persen.

 

Berdasarkan survei LSI, elektabilitas Prabowo-Gibran juga unggul dengan perolehan sebesar 45,6 persen.

Angka ini relatif tidak terlampau jauh hasil survei Litbang Kompas dimana elektabilitas Prabowo-Gibran hampir 40 persen yakni 39,3 persen.

Sementara itu, menurut survei LSI, Ganjar-Mahfud unggul atas Anies-Muhaimin dengan perolehan 23,8 persen. Sementara Anies-Muhaimin selisih tipis dengan elektabilitas sebesar 22,3 persen.

Meski terdapat perbedaan besaran elektabillitas, apabila dibandingkan dengan survei Litbang Kompas, Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhammad sama-sama memiliki selisih tipis dalam kedua survei tersebut.

Survei Indikator

Lembaga kedua yang merilis survei di bulan Desember yakni Indikator.

Hasil survei Indikator tidak jauh berbeda dengan survei Litbang Kompas dan LSI dimana Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas sebesar 45,8 persen.

Kemudian di posisi kedua ada Ganjar-Mahfud dengan 25,6 persen dan Anies-Muhaimin berada di urutan ketiga dengan 22,8 persen.

Namun, dalam survei Indikator, responden yang tidak tahu atau belum menentukan pilihan relatif kecil dibanding dengan Litbang Kompas yakni hanya sebesar 5,8 persen.

Survei Indikator ini dirilis pada 23 November sampai 1 Desember 2023. Survei diikuti 1.200 responden dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional, dengan margin of error 2,9 persen.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Sambang Pemukiman, Patroli Polsek Wanasari Ajak Masyarakat ikut Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu

Sambang Pemukiman, Patroli Polsek Wanasari Ajak Masyarakat ikut Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu

Kunjungi Polda Jateng, Komisi III DPR-RI Apresiasi Kinerja Polri

Kunjungi Polda Jateng, Komisi III DPR-RI Apresiasi Kinerja Polri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Yenny Wahid Klaim Kenaikan Signifikan Pada Survey Ganjar-Mahfud – Warga Berita

Yenny Wahid Klaim Kenaikan Signifikan Pada Survey Ganjar-Mahfud – Warga Berita

31 Januari 2024
Sam Taylor-Johnson Disebut-sebut Akan Sutradarai James Bond

Sam Taylor-Johnson Disebut-sebut Akan Sutradarai James Bond

31 Maret 2024
Jaga Kamtibmas, Polsek Wanasari Gencarkan Patroli Ke Pemukiman Warga

Jaga Kamtibmas, Polsek Wanasari Gencarkan Patroli Ke Pemukiman Warga

1 Juni 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In