CILEGON, Warga Berita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menggelar Sosialisasi dan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Lapas Kelas IIA Cilegon, Jumat 2 Februari 2024.
Kepala Divisi Teknis Pencalonan pada KPU Kota Cilegon Urip Haryantoni mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan guna memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar.
“Hari ini kita melaksanakan sosialisasi dan simulasi dan pemungutan perhitungan di Lapas. Kegiatan ini terselenggara di awal karena kita melaksanakan rakor dengan lapas berkenaan dengan data-data itu,” kata Urip.
Untuk itu, pihaknya memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang proses dan tata cara teknis penyelenggaraan pemilu kepada warga binaan dan pegawai Lapas Kelas II A sebagai petugas TPS.
“Tata cara proses penghitungan ada 6 TPS, kita harus latih petugas-petugas KPPS dan disimulasikan agar memahami,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas kelas IIA Cilegon Yosafat Rizanto menyampaikan,ada 1.688 orang warga binaan yang akan memilih atau memberikan hak suaranya di TPS khusus yang didirikan di Lapas Kelas IIA Cilegon.
“Jumlah DPT 1.688 warga binaan, jumlah TPS ada 6, satu TPS terdiri 7 orang, jadi totalnya ada 42 petugas ditambah 2 petugas linmas di masing-masing TPS,” tuturnya.
Dari kegiatan tersebut, kata Yasofat, diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga binaan dalam menggunajan hak pilih pada Pemilu 2024.
“Simulasi hari ini dengan KPU mudah-mudahan ini membantu dalam pelaksanaan tanggal 14 Februari supaya pelaksanaannya tertib aman dan lancar,” harapnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Aas Arbi
CILEGON, Warga Berita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menggelar Sosialisasi dan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Lapas Kelas IIA Cilegon, Jumat 2 Februari 2024.
Kepala Divisi Teknis Pencalonan pada KPU Kota Cilegon Urip Haryantoni mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan guna memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar.
“Hari ini kita melaksanakan sosialisasi dan simulasi dan pemungutan perhitungan di Lapas. Kegiatan ini terselenggara di awal karena kita melaksanakan rakor dengan lapas berkenaan dengan data-data itu,” kata Urip.
Untuk itu, pihaknya memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang proses dan tata cara teknis penyelenggaraan pemilu kepada warga binaan dan pegawai Lapas Kelas II A sebagai petugas TPS.
“Tata cara proses penghitungan ada 6 TPS, kita harus latih petugas-petugas KPPS dan disimulasikan agar memahami,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas kelas IIA Cilegon Yosafat Rizanto menyampaikan,ada 1.688 orang warga binaan yang akan memilih atau memberikan hak suaranya di TPS khusus yang didirikan di Lapas Kelas IIA Cilegon.
“Jumlah DPT 1.688 warga binaan, jumlah TPS ada 6, satu TPS terdiri 7 orang, jadi totalnya ada 42 petugas ditambah 2 petugas linmas di masing-masing TPS,” tuturnya.
Dari kegiatan tersebut, kata Yasofat, diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga binaan dalam menggunajan hak pilih pada Pemilu 2024.
“Simulasi hari ini dengan KPU mudah-mudahan ini membantu dalam pelaksanaan tanggal 14 Februari supaya pelaksanaannya tertib aman dan lancar,” harapnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Aas Arbi











