WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Permodalan dan Pasar, Masalah Klasik Pengembangan UMKM – DPRD JATENG

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
14 Maret 2024
Reading Time: 2 mins read
0

KUNJUNGAN KERJA : Jajaran Komisi B saat kunjungan kerja ke rumah produksi olahan lele Al Fadh di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Boyolali.(foto: ashar alhadi)

BOYOLALI – Masalah pasar dan permodalan kerap menjadi hambatan pengembangan UMKM. Para pelaku UMKM kerap kali terbentur kurangnya permodalan untuk mengembangkan usahanya. Banyak usaha kecil yang sudah berjalan namun ditengah jalan harus tutup lantaran tidak memiliki modal dan tidak ada pasar.

WhatsApp Image 2024 03 16 at 09.28.44

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Marnyuni mengungkapkan hal itu disela-sela berkunjung ke rumah produksi olahan lele Al Fadh di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Kamis (14/3/2024). Di tempat rombongan Komisi B diterima langsung oleh Supriyatin, selaku pemilik rumah produksi dan dari Dinas Perikanan Boyolali.

“Usaha-usaha seperti ini harus perlu dikawal. Jangan sampai usaha yang cukup lumayan besar nantinya harus berhenti di tengah jalan. Pemkab Boyolali memantau apa saja ada kendala,” ucap dia.  

Komisi B berkesempatan melihat langsung dapur pengolahan lele. Di tempat itu, ikan lele segar diolah menjadi beberapa produk mulai dari keripik dan abon. Untuk keripik pun ada yang dari olahan sirip, kulit, dan daging.

Diungkapkan Suprihatin, produksi pengolahan lele itu dilakukan 3 hingga 4 kali dalam seminggu. Namun, hal itu juga tidak dapat menjadi patokan karena, jika ada pesanan dari distributor atau warga lainnya, kondisinya bisa membuat aktivitas produksi dilakukan setiap hari. 

Untuk memproduksi keripik, dibutuhkan 45 kilogram lelle per harinya. Bahkan bila lagi ramai pemesanan bisa 80 kilogram. Sementara untuk abon bisa 1 kuintal lele per hari.

Ditanya mengenai permohonan yang akan disampaikan, Suprihatin menyatakan butuh tambahan modal. Ia pun meminta pemerintah bisa mencarikan pasar. Mengingat saat ini olahan lele di Boyolali berkembang pesat. Bahkan produksi olahan lele susah ada yang menjangkau Sumatera, Kalimantan.

“Penambahan modal itu akan kami gunakan untuk membeli alat-alat pengepakan maupun pengering untuk keripik. Semoga saja pemerintah bisa mengabulkannya,” pinta Suprihatin.(evi/priyanto)

RELATED POSTS

Polwan dan Anggota DPRD Blitar Diduga Selingkuh di Hotel Batu

Berapa Gaji Satpam Gada Pratama di Mall Semarang?

Viral Mahar 3 Miliar, Pengantin Pria Berusia 76 Tahun, Pengantin Wanita 21 Tahun

KUNJUNGAN KERJA : Jajaran Komisi B saat kunjungan kerja ke rumah produksi olahan lele Al Fadh di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Boyolali.(foto: ashar alhadi)

BOYOLALI – Masalah pasar dan permodalan kerap menjadi hambatan pengembangan UMKM. Para pelaku UMKM kerap kali terbentur kurangnya permodalan untuk mengembangkan usahanya. Banyak usaha kecil yang sudah berjalan namun ditengah jalan harus tutup lantaran tidak memiliki modal dan tidak ada pasar.

WhatsApp Image 2024 03 16 at 09.28.44

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Marnyuni mengungkapkan hal itu disela-sela berkunjung ke rumah produksi olahan lele Al Fadh di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Kamis (14/3/2024). Di tempat rombongan Komisi B diterima langsung oleh Supriyatin, selaku pemilik rumah produksi dan dari Dinas Perikanan Boyolali.

“Usaha-usaha seperti ini harus perlu dikawal. Jangan sampai usaha yang cukup lumayan besar nantinya harus berhenti di tengah jalan. Pemkab Boyolali memantau apa saja ada kendala,” ucap dia.  

Komisi B berkesempatan melihat langsung dapur pengolahan lele. Di tempat itu, ikan lele segar diolah menjadi beberapa produk mulai dari keripik dan abon. Untuk keripik pun ada yang dari olahan sirip, kulit, dan daging.

Diungkapkan Suprihatin, produksi pengolahan lele itu dilakukan 3 hingga 4 kali dalam seminggu. Namun, hal itu juga tidak dapat menjadi patokan karena, jika ada pesanan dari distributor atau warga lainnya, kondisinya bisa membuat aktivitas produksi dilakukan setiap hari. 

Untuk memproduksi keripik, dibutuhkan 45 kilogram lelle per harinya. Bahkan bila lagi ramai pemesanan bisa 80 kilogram. Sementara untuk abon bisa 1 kuintal lele per hari.

Ditanya mengenai permohonan yang akan disampaikan, Suprihatin menyatakan butuh tambahan modal. Ia pun meminta pemerintah bisa mencarikan pasar. Mengingat saat ini olahan lele di Boyolali berkembang pesat. Bahkan produksi olahan lele susah ada yang menjangkau Sumatera, Kalimantan.

“Penambahan modal itu akan kami gunakan untuk membeli alat-alat pengepakan maupun pengering untuk keripik. Semoga saja pemerintah bisa mengabulkannya,” pinta Suprihatin.(evi/priyanto)

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

polwan
Daerah

Polwan dan Anggota DPRD Blitar Diduga Selingkuh di Hotel Batu

20 Oktober 2025
Berapa Gaji Satpam Gada Pratama di Mall Semarang?
Daerah

Berapa Gaji Satpam Gada Pratama di Mall Semarang?

20 Oktober 2025
Viral Mahar 3 Miliar, Pengantin Pria Berusia 76 Tahun, Pengantin Wanita 21 Tahun
Daerah

Viral Mahar 3 Miliar, Pengantin Pria Berusia 76 Tahun, Pengantin Wanita 21 Tahun

9 Oktober 2025
Kecelakaan Rombongan Pengantin Pati di Jalur Pantura Tuban, 2 Orang Tewas
Daerah

Kecelakaan Rombongan Pengantin Pati di Jalur Pantura Tuban, 2 Orang Tewas

9 Oktober 2025
Wihaji Dorong PLKB Jadi Ujung Tombak Distribusi Program Makan Bergizi Gratis
Daerah

Wihaji Dorong Pemda Kendalikan Penduduk dengan Insentif Rp 5-15 Miliar

8 Oktober 2025
Pimpinan DPRD Jateng Temui Pendemo, Mohammad Saleh Pastikan Tindak Lanjuti Tuntutan Mahasiswa
Daerah

Pimpinan DPRD Jateng Temui Pendemo, Mohammad Saleh Pastikan Tindak Lanjuti Tuntutan Mahasiswa

1 September 2025
Next Post
KPU Buka Peluang Gelar Debat Cawapres di Hotel

Kata KPU, Hasil Rekapitulasi PSU Kuala Lumpur Akan Segera Dijadwalkan

Ini Kepercayaan Sekaligus Amanah – Warga Berita

Ini Kepercayaan Sekaligus Amanah – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Jokowi “He is a Very Powerful Man”

Jokowi “He is a Very Powerful Man”

20 Februari 2024
Img 20210110 084150.jpg

Jatuh di Lereng Bromo, 3 Jasad Kru Pesawat TNI AU Ditemukan, Seorang Masih Dicari » Warga Berita

16 November 2023
Polisi selidiki kematian pria di pos keamanan Semarang

Polisi selidiki kematian pria di pos keamanan Semarang

10 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In