Panggah Susanto Pastikan Golkar Jateng Tetap Solid, Munas Golkar Tetap Jadi Rencana 2024

Warga Berita, SEMARANG – Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Ir. Panggah Susanto, menegaskan tidak ada usulan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Jateng. Dia memastikan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar akan tetap dilaksanakan pada tahun 2024, bukan pada tahun 2023.

Menanggapi isu munaslub yang beredar di media massa, Panggah Susanto menjelaskan bahwa syarat munaslub harus diajukan oleh minimal 2/3 DPD I Provinsi di seluruh Indonesia, dan hingga saat ini belum ada usulan resmi terkait hal tersebut.

“Kami belum menerima usulan apapun dari DPD I terkait munaslub. Saat ini, kami sepenuhnya fokus pada konsolidasi dan upaya meningkatkan jumlah kursi di DPR RI maupun DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota,” ujar Panggah Susanto, yang juga merupakan anggota DPR RI Komisi IV, kepada JoSS.co.id.

Panggah menegaskan bahwa Partai Golkar Jateng tetap solid dalam satu komando untuk mengawal hasil keputusan Munas dan Rakernas Golkar. Sesuai dengan hasil Munas, acara Munas Golkar akan diselenggarakan pada tahun 2024 yang akan datang.

Untuk diketahui, hasil Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 2019 yang menetapkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi bakal calon presiden (bacapres).

“Kami berfokus pada persiapan menghadapi Pemilu 2024, sehingga kami dapat memenangkan pemilu tersebut,” tambahnya.

Pernyataan tersebut merupakan respons atas pernyataan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, yang menyatakan bahwa Partai Golkar berpeluang melakukan munaslub karena elektabilitas partai tersebut menurun drastis. Menurut Bahlil, elektabilitas Partai Golkar pada tahun 2023 hanya sekitar 6 persen, padahal pada Pemilu 2019, partai ini berhasil meraih 13 persen.

Sementara itu, Panggah Susanto menegaskan kembali bahwa Partai Golkar Jateng tetap berkomitmen untuk menjalankan rencana Munas Golkar pada tahun 2024, dan dalam upaya meningkatkan elektabilitas partai, mereka akan terus fokus pada konsolidasi dan kerja nyata untuk memperkuat posisi Partai Golkar dalam pesta demokrasi mendatang.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan tidak akan ada Musyawarah Nasional Luar Biasa karena mekanisme penetapan bakal calon presiden sudah rampung. Pengumuman bakal capres harus diputuskan dengan penuh pertimbangan dan kehatian-kehatian, bukan karena desakan.

”Pertama, kami sudah rakernas dan itu selesai, mekanismenya selesai. Jadi, tidak ada (munaslub),” kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menjawab pertanyaan media terkait dengan desakan sejumlah politisi senior di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (13/7/2023).

Airlangga menegaskan, saat ini DPP Partai Golkar masih terus membicarakan persoalan bakal capres. ”Ya, kita dalam pembicaraan. Dan, pembicaraan, kan, tidak bisa desak-mendesak. Pembicaraan partai, kan, harus cordial (ramah, tulus),” katanya.

Airlangga juga menegaskan bahwa munas akan digelar pada tahun 2024 sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Semua kader dapat mencalonkan diri sebagai ketua umum. ”Saya katakan, kan, tidak ada (munaslub). Munas 2024. Silakan kalau berminat jadi Ketua Umum Golkar (berkompetisi) ke (munas) 2024,” katanya.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa nama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dianggap layak menjadi Ketua Umum Golkar. Selain itu, juga nama Ketua MPR Bambang Soesatyo dinilai cocok menahkodai Golkar.(dtk)

By admin

Leave a Reply