WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Pakar Sebut Konyol Menambah Jumlah Menteri di Tengah Beban Utang yang Meningkat » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
9 Mei 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Pakar Sebut Konyol Menambah Jumlah Menteri di Tengah Beban Utang yang Meningkat » Warga Berita

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

images 7
Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Feri Amsari / Tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Rencana presiden terpilih, Prabowo Subianto yang akan menambah jumlah menteri di kabinetnya, mengundang reaksi prokontra.

Pakar Hukum Tata Negara daei Universitas Andalas (Unand) Padang, Feri Amsari menjelaskan, bahwa sebetulnya jumlah menteri cukup 26, dan itu sudah dapat berjalan dengan efektif.

Sebagaimana diketahui, Prabowo ingin menambah jumlah menteri karena berupaya   merangkul semua partai politik masuk koalisi pendukung pemerintah.

Dalam Kajian Pusat Studi Konstitusi Unand, Feri menyatakan Indonesia hanya membutuhkan 26 menteri. Selain itu, sudah ada aturan yang mengatur bahwa maksimal jumlah yang ditetapkan ialah 34 kementerian.

Dia mengusulkan bahwa sebaiknya jumlah menteri yang saat ini disebut-sebut berjumlah 41, dikurangi menjadi 26 orang tanpa mengurangi jumlah kementerian.

Maksudnya, kementerian tetap berjumlah 34, namun ada menteri yang bisa memegang beberapa kementerian yang saling terkait.

“Apa sebab? Ada dua sebab. Bahwa banyak di Warga Berita kementerian itu saling tabrakan satu sama lain. Misalnya saya contohkan dalam objek yang sama, yang butuh aturan kementerian, contoh desa, bisa bertemu Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, KLHK, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan lain-lain,” kata dia dalam diskusi di Ruang Belajar ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2024).

Jika terlalu banyak kementerian, warga di desa atau penggiat yang ingin berbisnis di desa bisa kebingungan lantaran setiap menteri membuat aturan yang bertabrakan dengan objek yang akan mereka kelola.

“Orang seluruhnya bingung. Masing-masing menteri bertahan. Jadi kementerian bukan lagi membuat pemerintahan dan tata kelola pemerintahan menjadi efektif, tetapi membuat bingung orang,” kata pemeran dari film Dirty Vote itu.

Feri pun menjelaskan bahwa kabinet berasal dari lemari yang artinya adalah ruang-ruang kecil. Sehingga ruang kecil itu tak akan cukup ruang jika diisi oleh orang banyak orang.

Namun, dia menyebut kondisi perpolitikan terkini tidak bisa seperti itu lagi lantaran banyak kepentingan yang harus diakomodir.

“Jadi kabinet saja artinya adalah kelompok orang-orang kecil yang ada di ruangan kecil, yang menjadi kepercayaan penguasa. Aneh kan kalau kabinet diisi orang banyak? Menyalahi asal kata, sejarah, dan menyalahi pemerintahan yang efektif. Jadi, kalau ada yang mau mempertahankan (tambah menteri), tujuannya sudah pasti beda,” kata Feri.

Dia pun menyebut konyol jika ada kebijakan menambah jumlah menteri dan kementerian di tengah beban kebutuhan negara yang melonjak dan utang yang meningkat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman sebelumnya memnyampaikan pihaknya tidak memungkiri ada wacana menambah jumlah kementerian dari saat ini yang berjumlah 34 menjadi 41 kementerian.

Menurut Habiburokhman, dalam konteks Indonesia, semakin banyak jumlah kementerian justru baik bagi pemerintahan dan pelayanan publik karena Indonesia merupakan negara besar yang memiliki target sekaligus tantangan yang besar untuk meraihnya.

“Jadi, wajar kalau kami perlu mengumpulkan banyak orang (untuk) berkumpul di dalam pemerintahan sehingga menjadi besar,” ujar dia, Senin (6/5/2024).

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com

https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Kritik Kebijakan Kampus Soal Iuran Pengembangan Institusi, Mahasiswa Unri Dilaporkan ke Polisi » Warga Berita

Kritik Kebijakan Kampus Soal Iuran Pengembangan Institusi, Mahasiswa Unri Dilaporkan ke Polisi » Warga Berita

Polsek Ketanggungan Sosialisasikan Bahaya Narkoba Ke Warga, Ini Pesan Yang Diberikan

Polsek Ketanggungan Sosialisasikan Bahaya Narkoba Ke Warga, Ini Pesan Yang Diberikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Jokowi Bilang Pengusaha Jangan Seperti Politikus.jpg

Jokowi Terbitkan Perpres Percepatan Transformasi Digital

21 Desember 2023
Fahri Hamzah.jpg

Fahri Hamzah Kritik Pedas Paslon Peserta Pilpres 2024 yang Usung Perubahan

4 Desember 2023
Prabowo :Walau aku dapat Nilai 11, Tapi Tenang saya kasi 100 Karena Saya Salut Warga Makassar Paham Hilirisasi

Prabowo :Walau aku dapat Nilai 11, Tapi Tenang saya kasi 100 Karena Saya Salut Warga Makassar Paham Hilirisasi

2 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In