WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Nilai Tindakan Polisi Berlebihan, Forum  Penyelamat Demokrasi Desak 16 Demonstran yang Ditangkap, Dibebaskan » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
20 Maret 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Nilai Tindakan Polisi Berlebihan, Forum  Penyelamat Demokrasi Desak 16 Demonstran yang Ditangkap, Dibebaskan » Warga Berita

2003 forum
Sekretaris Eksekutif Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR), Rudy S. Kamri, bersama eks Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI, Agus Supriatna ketika ditemui di Jalan Diponegoro Nomor 72, Menteng, Jakarta, Sabtu (9/3/2024) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Penangkapan 16 orang demonstran oleh aparat Polda Metro Jaya mengundang reaksi dan kecamaman dari Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR).

Ketua Umum F-PDR, Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna mengecam keras tindakan aparat keamanan yang berlebihan terhadap para demonstran.

Sebagaimana diketahui, penangkapan itu dilakukan terhadap para demonstran yang tengah beraksi di depan Gedung DPR/MPR RI dan Gedung KPU RI Selasa (19/3/2024).

“Kami mengecam keras tindakan berlebihan aparat keamanan terhadap para demonstran yang sedang menyuarakan pendapatnya. Ingat, kebebasan berpendapat dijamin oleh konstitusi dan undang-undang,” kata Agus dalam keterangan resmi, Rabu (20/3/2024).

Agus menyebut, polisi yang dilengkapi peralatan keamanan seperti helm, tameng, dan pentungan terus merangsek memukul mundur barisan demonstran. Satu unit water cannon pun bersiaga di sekitar Kompleks Parlemen.

“Dikabarkan 16 demosntran ditangkap dalam peristiwa itu, yakni 8 orang di KPU dan 8 orang di DPR RI. Mereka kini sedang diperiksa di Polda Metro Jaya,” tuturnya.

Menurut dia, aparat keamanan adalah aparat negara, bukan alat kekuasaan penguasa atau pemerintahan yang sedang berkuasa.

“Sebab itu, jika ada aksi demonstrasi, mestinya aparat keamanan justru memfasilitasi, bukan malah membuat rakyat takut,” kata dia.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) itu pun mendesak agar 16 demonstran yang ditangkap itu segera dibebaskan.

Sekretaris Jenderal F-PDR, Rudi S. Kamri mengatakan, jika aparat keamanan bertindak berlebihan dan tidak terukur, justru hal tersebut akan memicu gelombang demonstrasi berikutnya yang lebih besar.

Rudi kemudian menyoroti pernyataan orator dalam demonstrasi pada Selasa petang, yang menyatakan bahwa mereka akan kembali berdemonstrasi lagi dengan jumlah massa yang lebih besar.

Dalam demonstrasi itu, seorang orator dari atas modil komando menyerukan, “Kita pulang karena diusir, tapi kita akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar. Kita akan pulang, tapi kami minta dua rekan kami yang ditahan untuk dikembalikan kepada kami, kami bukan kriminal,” ujarnya.

Menurut Rudi, Reformasi 1998 yang berujung pada lengsernya Presiden Soeharto juga dipicu oleh tindakan berlebihan aparat keamanan terhadap para demonstran, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.

“Demonstrasi kali ini yang menuntut penggunaan Hak Angket untuk menyelidiki kecurangan Pemilu 2024 yang berlangsung terstruktur, sistematis dan masif pun bisa menjadi bola salju yang terus membesar. Apalagi jika nanti jatuh korban,” kata dia.

“Ingat, Soeharto lengser juga setelah Pemilu 1997. Ini setelah Pemilu 2024 yang berlangsung curang, bukan tidak mungkin Presiden Jokowi pun akan lengser karena tekanan massa,” serunya.  

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

2003 forum
Sekretaris Eksekutif Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR), Rudy S. Kamri, bersama eks Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI, Agus Supriatna ketika ditemui di Jalan Diponegoro Nomor 72, Menteng, Jakarta, Sabtu (9/3/2024) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Penangkapan 16 orang demonstran oleh aparat Polda Metro Jaya mengundang reaksi dan kecamaman dari Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR).

Ketua Umum F-PDR, Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna mengecam keras tindakan aparat keamanan yang berlebihan terhadap para demonstran.

Sebagaimana diketahui, penangkapan itu dilakukan terhadap para demonstran yang tengah beraksi di depan Gedung DPR/MPR RI dan Gedung KPU RI Selasa (19/3/2024).

“Kami mengecam keras tindakan berlebihan aparat keamanan terhadap para demonstran yang sedang menyuarakan pendapatnya. Ingat, kebebasan berpendapat dijamin oleh konstitusi dan undang-undang,” kata Agus dalam keterangan resmi, Rabu (20/3/2024).

Agus menyebut, polisi yang dilengkapi peralatan keamanan seperti helm, tameng, dan pentungan terus merangsek memukul mundur barisan demonstran. Satu unit water cannon pun bersiaga di sekitar Kompleks Parlemen.

“Dikabarkan 16 demosntran ditangkap dalam peristiwa itu, yakni 8 orang di KPU dan 8 orang di DPR RI. Mereka kini sedang diperiksa di Polda Metro Jaya,” tuturnya.

Menurut dia, aparat keamanan adalah aparat negara, bukan alat kekuasaan penguasa atau pemerintahan yang sedang berkuasa.

“Sebab itu, jika ada aksi demonstrasi, mestinya aparat keamanan justru memfasilitasi, bukan malah membuat rakyat takut,” kata dia.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) itu pun mendesak agar 16 demonstran yang ditangkap itu segera dibebaskan.

Sekretaris Jenderal F-PDR, Rudi S. Kamri mengatakan, jika aparat keamanan bertindak berlebihan dan tidak terukur, justru hal tersebut akan memicu gelombang demonstrasi berikutnya yang lebih besar.

Rudi kemudian menyoroti pernyataan orator dalam demonstrasi pada Selasa petang, yang menyatakan bahwa mereka akan kembali berdemonstrasi lagi dengan jumlah massa yang lebih besar.

Dalam demonstrasi itu, seorang orator dari atas modil komando menyerukan, “Kita pulang karena diusir, tapi kita akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar. Kita akan pulang, tapi kami minta dua rekan kami yang ditahan untuk dikembalikan kepada kami, kami bukan kriminal,” ujarnya.

Menurut Rudi, Reformasi 1998 yang berujung pada lengsernya Presiden Soeharto juga dipicu oleh tindakan berlebihan aparat keamanan terhadap para demonstran, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.

“Demonstrasi kali ini yang menuntut penggunaan Hak Angket untuk menyelidiki kecurangan Pemilu 2024 yang berlangsung terstruktur, sistematis dan masif pun bisa menjadi bola salju yang terus membesar. Apalagi jika nanti jatuh korban,” kata dia.

“Ingat, Soeharto lengser juga setelah Pemilu 1997. Ini setelah Pemilu 2024 yang berlangsung curang, bukan tidak mungkin Presiden Jokowi pun akan lengser karena tekanan massa,” serunya.  

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Resmi, KPU Umumkan Hasil Pileg 2024, PDIP Dapat Suara Terbanyak Disusul Golkar dan Gerindra

Resmi, KPU Umumkan Hasil Pileg 2024, PDIP Dapat Suara Terbanyak Disusul Golkar dan Gerindra

DPR RI Partai Golkar

Raih Suara di Bawah 4 Persen, PPP dan PSI Gagal Melanggeng ke Senayan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Air Bersih.jpg

Pemkab Kendal Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Curugsewu

16 November 2023
Hasto Sindir Joget Gemoy, Sebut Prabowo Tidak Bisa Blusukan Seperti Jokowi – Warga Berita

Hasto Sindir Joget Gemoy, Sebut Prabowo Tidak Bisa Blusukan Seperti Jokowi – Warga Berita

10 Desember 2023
Dua pelaku penganiayaan di Jalan Kartini II Semarang ditangkap polisi

Dua pelaku penganiayaan di Jalan Kartini II Semarang ditangkap polisi

29 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In