Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 61 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) yang berlokasi di Desa Gringgingsari, Kabupaten Batang, mengadakan kegiatan sosialisasi anti-bullying di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah 01 Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, pada Rabu (12/03/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik, membina, dan mencegah tindakan kekerasan pada anak, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Tujuan Sosialisasi Anti-Bullying
Amar (22), selaku pembicara dalam acara ini, menjelaskan bahwa bullying merupakan salah satu faktor penghambat dalam proses belajar dan perkembangan anak.
“Bullying dapat mengganggu kegiatan belajar dan masa perkembangan anak-anak. Efeknya sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri seorang anak dan bahkan dapat menyebabkan kehilangan masa depan bagi korban penindasan,” ujar Amar.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN 61 berharap dapat mengurangi terjadinya penindasan di kalangan anak-anak. Selain itu, anak-anak juga diberi pemahaman mengenai jenis-jenis bullying dan pentingnya pendidikan karakter.
“Pelaku bullying terhadap anak-anak dapat dipidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” jelas Amar.
Antusiasme Peserta dan Metode Interaktif
Kegiatan sosialisasi ini mendapat respons positif dari peserta. Materi yang disampaikan tidak hanya mudah dipahami oleh anak-anak, tetapi juga diselingi dengan berbagai permainan berhadiah. Tujuannya adalah untuk membangun rasa percaya diri anak agar mereka mau dan mampu menunjukkan diri serta berbicara di depan banyak orang.
“Kami ingin menciptakan suasana yang menyenangkan sambil memberikan edukasi tentang pentingnya menghindari bullying. Dengan permainan, anak-anak lebih mudah memahami pesan yang kami sampaikan,” tambah Amar.
Pentingnya Sosialisasi Anti-Bullying
Ketua KKN 61 Gringgingsari, Rizqi Subhan (22), menyampaikan bahwa sosialisasi anti-bullying sangat penting bagi kalangan remaja dan anak-anak. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, sopan santun, dan etika terhadap sesama.
“Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap dapat mengurangi dan mencegah tindakan penindasan pada siswa di MI Islamiyah 01 Gringgingsari. Kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa,” tutur Rizqi.
Kegiatan sosialisasi anti-bullying ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan lingkungan sekolah. Dengan pemahaman yang baik tentang bahaya bullying, siswa diharapkan dapat lebih menghargai satu sama lain dan menciptakan suasana belajar yang kondusif.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat menjadi awal bagi upaya pencegahan bullying di sekolah-sekolah lainnya,” ujar Rizqi.












