WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Laporan Dana Kampanye Capres dan Parpol Jangan Cuma Formalitas – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
18 Januari 2024
Reading Time: 1 min read
0
Laporan Dana Kampanye Capres dan Parpol Jangan Cuma Formalitas – Warga Berita

SERANG, Warga Berita – Pengamat politik dan kebijakan publik di Banten Ahmad Sururi menyatakan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye para calon legislatif (caleg) maupun partai politik (parpol) harus transparan.

Sururi mengatakan, seluruh aktivitas kampanye yang menggunakan dana itu mesti dilaporkan kepada penyelenggara Pemilu 2024.

“Dana kampanye itu harus dilaporkan secara transparan, baik itu penerimaan maupun pengeluaran. Jadi jangan cuma formalitas saja,” kata Sururi kepada Warga Berita, Rabu 17 Januari 2024.

Dikatakannya, masyarakat mengharapkan akan transparansi dana kampanye, sebab hal itu akan mencerminkan dari kualitas pemilu itu sendiri.

“Ini yang menjadi harapan publik bahwa penerimaan dan pengeluaran dana kampanye harus dibarengi dengan akuntabilitas dan transparansi peserta Pemilu 2024,” ujarnya.

Ia pun menanggapi soal Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) yang dilaporkan para partai koalisi pengusung capres.

Menurutnya, sejarah politik Indonesia membuktikan bahwa penggunaan uang besar dalam kampanye atau big money dari salah satu capres menyebabkan kompetisi pilpres menjadi tidak seimbang.

Sebab, kampanye merupakan instrumen yang amat penting bagi capres untuk menjalankan visi dan misi selama kampanye.

“Meskipun bukan satu-satunya variabel elektabilitas dan berdampak langsung pada tingkat kemenangan capres, akan tetapi penggunaan dana kampanye yang efektif dapat berdampak secara signifikan pada kemenangan capres,” ungkapnya.

Dengan begitu maka efektifitas penggunaan dana kampanye akan turut menentukan elektabilitas dari partai maupun capres-cawapres.

Meski demikian, akademisi dari Universitas Serang Raya ini berharap bahwa para peserta Pemilu 2024 ini dapat menggunakan dana kampanye mereka untuk meningkatkan edukasi tentang politik di masyarakat.

“Semoga dana kampanye yang dikeluarkan selama ini tidak hanya digunakan untuk membuat alat peraga kampanye saja, tapi juga untuk mengedukasi warga tentang pemilu. Agar pesta demokrasi lima tahunan nanti dapat berjalan dengan lancar dan berkualitas,” pungkasnya.

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

SERANG, Warga Berita – Pengamat politik dan kebijakan publik di Banten Ahmad Sururi menyatakan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye para calon legislatif (caleg) maupun partai politik (parpol) harus transparan.

Sururi mengatakan, seluruh aktivitas kampanye yang menggunakan dana itu mesti dilaporkan kepada penyelenggara Pemilu 2024.

“Dana kampanye itu harus dilaporkan secara transparan, baik itu penerimaan maupun pengeluaran. Jadi jangan cuma formalitas saja,” kata Sururi kepada Warga Berita, Rabu 17 Januari 2024.

Dikatakannya, masyarakat mengharapkan akan transparansi dana kampanye, sebab hal itu akan mencerminkan dari kualitas pemilu itu sendiri.

“Ini yang menjadi harapan publik bahwa penerimaan dan pengeluaran dana kampanye harus dibarengi dengan akuntabilitas dan transparansi peserta Pemilu 2024,” ujarnya.

Ia pun menanggapi soal Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) yang dilaporkan para partai koalisi pengusung capres.

Menurutnya, sejarah politik Indonesia membuktikan bahwa penggunaan uang besar dalam kampanye atau big money dari salah satu capres menyebabkan kompetisi pilpres menjadi tidak seimbang.

Sebab, kampanye merupakan instrumen yang amat penting bagi capres untuk menjalankan visi dan misi selama kampanye.

“Meskipun bukan satu-satunya variabel elektabilitas dan berdampak langsung pada tingkat kemenangan capres, akan tetapi penggunaan dana kampanye yang efektif dapat berdampak secara signifikan pada kemenangan capres,” ungkapnya.

Dengan begitu maka efektifitas penggunaan dana kampanye akan turut menentukan elektabilitas dari partai maupun capres-cawapres.

Meski demikian, akademisi dari Universitas Serang Raya ini berharap bahwa para peserta Pemilu 2024 ini dapat menggunakan dana kampanye mereka untuk meningkatkan edukasi tentang politik di masyarakat.

“Semoga dana kampanye yang dikeluarkan selama ini tidak hanya digunakan untuk membuat alat peraga kampanye saja, tapi juga untuk mengedukasi warga tentang pemilu. Agar pesta demokrasi lima tahunan nanti dapat berjalan dengan lancar dan berkualitas,” pungkasnya.

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Rektor Uhamka Prof Gunawan : Dukung Kegiatan Literasi untuk Perjuangan Palestina

Rektor Uhamka Prof Gunawan : Dukung Kegiatan Literasi untuk Perjuangan Palestina

Golkar Ungkap Baru 65 Persen Kadernya Pilih Prabowo-Gibran

Golkar Ungkap Baru 65 Persen Kadernya Pilih Prabowo-Gibran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
PDIP Buka Opsi Koalisi Dengan Gerindra dan Golkar Pada Pilkada 2024 – Warga Berita

PDIP Buka Opsi Koalisi Dengan Gerindra dan Golkar Pada Pilkada 2024 – Warga Berita

2 April 2024
Sikadeka.jpeg

KPU Pandeglang Gelar Bimtek Sikadeka untuk Pemilu 2024 – Warga Berita

23 November 2023
Vasco Ruseimy, Tokoh Muda Asal Minangkabau Berskala Nasional – Warga Berita

Vasco Ruseimy, Tokoh Muda Asal Minangkabau Berskala Nasional – Warga Berita

15 Mei 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In