PANDEGLANG, Warga Berita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang telah mempersiapkan distribusi logistik Pemilu 2024 ke 35 kecamatan se-Kabupaten Pandeglang, termasuk daerah terpencil.
Ketua KPU Pandeglang Nunung Nurazizah mengungkapkan, untuk mengatasi kesulitan akses ke daerah pelosok, Pemda Pandeglang telah menyediakan perahu karet sebagai sarana distribusi logistik.
“Kami telah mempersiapkan solusi bagi wilayah yang tidak mudah dijangkau dengan berjalan kaki atau kendaraan darat. Pemerintah daerah menawarkan opsi penggunaan perahu kayu atau perahu karet,” ungkapnya kepada Warga Berita, Kamis 4 Januari 2024.
Dikatakannya, dalam strategi persiapan logistik Pemilu 2024, langkah pertama yang ditekankan adalah mitigasi risiko.
Lanjutnya, pihaknya telah memberikan instruksi kepada Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) untuk melakukan pengecekan ulang terhadap lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah diajukan kepada KPU Pandeglang.
“Kami telah memerintahkan PPK untuk secara cepat meninjau kembali lokasi-lokasi TPS yang telah diajukan kepada kami, terutama untuk memastikan apakah daerah tersebut rentan terhadap banjir atau tidak,” tuturnya.
Ia menjelaskan, jika lokasi yang sudah diajukan tersebut berpotensi risiko, PPK diminta untuk memindahkannya ke lokasi yang lebih aman guna menghindari potensi bencana yang tidak diinginkan.
“Apabila lokasi itu rawan banjir agar untuk segera digeser ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2020 , KPU RI memberikan instruksi untuk melakukan relokasi ke gedung karena penggunaan tenda di TPS rentan terhadap angin puting beliung.
“Ibaratnya, beberapa waktu lalu kejadian serupa terjadi di Cimanuk. Oleh karena itu, kami berupaya keras menggunakan bangunan TPS yang kokoh untuk melindungi logistik dan melindungi pemilih dari potensi bencana yang tak diinginkan,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aas Arbi
PANDEGLANG, Warga Berita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang telah mempersiapkan distribusi logistik Pemilu 2024 ke 35 kecamatan se-Kabupaten Pandeglang, termasuk daerah terpencil.
Ketua KPU Pandeglang Nunung Nurazizah mengungkapkan, untuk mengatasi kesulitan akses ke daerah pelosok, Pemda Pandeglang telah menyediakan perahu karet sebagai sarana distribusi logistik.
“Kami telah mempersiapkan solusi bagi wilayah yang tidak mudah dijangkau dengan berjalan kaki atau kendaraan darat. Pemerintah daerah menawarkan opsi penggunaan perahu kayu atau perahu karet,” ungkapnya kepada Warga Berita, Kamis 4 Januari 2024.
Dikatakannya, dalam strategi persiapan logistik Pemilu 2024, langkah pertama yang ditekankan adalah mitigasi risiko.
Lanjutnya, pihaknya telah memberikan instruksi kepada Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) untuk melakukan pengecekan ulang terhadap lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah diajukan kepada KPU Pandeglang.
“Kami telah memerintahkan PPK untuk secara cepat meninjau kembali lokasi-lokasi TPS yang telah diajukan kepada kami, terutama untuk memastikan apakah daerah tersebut rentan terhadap banjir atau tidak,” tuturnya.
Ia menjelaskan, jika lokasi yang sudah diajukan tersebut berpotensi risiko, PPK diminta untuk memindahkannya ke lokasi yang lebih aman guna menghindari potensi bencana yang tidak diinginkan.
“Apabila lokasi itu rawan banjir agar untuk segera digeser ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2020 , KPU RI memberikan instruksi untuk melakukan relokasi ke gedung karena penggunaan tenda di TPS rentan terhadap angin puting beliung.
“Ibaratnya, beberapa waktu lalu kejadian serupa terjadi di Cimanuk. Oleh karena itu, kami berupaya keras menggunakan bangunan TPS yang kokoh untuk melindungi logistik dan melindungi pemilih dari potensi bencana yang tak diinginkan,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aas Arbi












