Perayaan puncak rangkaian Imlek menyambut Cap Go Meh 2025 di Kota Pekalongan ditutup dengan meriah melalui Kirab Dewa Dewi yang diselenggarakan di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Pho An Thian, Selasa (11/2/2025). Acara ini dihadiri ribuan warga Kota Pekalongan dan sekitarnya.
Kirab budaya yang berlangsung di halaman Klenteng Pho An Thian Jalan Blimbing ini mendapat dukungan penuh dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekalongan. Para pejabat tinggi daerah turut hadir menyaksikan kemeriahan acara.
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan positif masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keagamaan dan budaya. Ia mengapresiasi sinergi antarinstansi dalam mendukung kesuksesan acara ini.
“Alhamdulillah, tahun ini perayaan kirab Imlek di Kota Pekalongan berjalan dengan meriah, tidak banjir seperti tahun lalu. Antusias masyarakat juga luar biasa meriah menyambut puncak kegiatan ini,” ujarnya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang terkendala banjir, perayaan kirab Imlek tahun ini berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Keberhasilan ini menjadi bukti koordinasi yang baik antara panitia dan pemerintah kota.
Ketua Panitia Kirab Cap Go Meh, Heri Wibawanto, menjelaskan bahwa kirab ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan pada hari ke-15 sekaligus hari terakhir dari Masa Perayaan Tahun Baru Imlek. Tahun ini, kirab menampilkan 10 Patung Dewa-Dewi yang diarak mengelilingi kota.
“Kirab Ritual Cap Go Meh 2025 kali ini diikuti ribuan peserta, ada 10 Patung Dewa- Dewi yang diarak keliling kota. Acara dimeriahkan oleh barongsai, arak-arakan dewa-dewi kepercayaan Tionghoa yang ditandu dan berbagai kesenian tradisional Pekalongan seperti sintren, dan bazar,” ujarnya.
Kemeriahan acara ditambah dengan penampilan barongsai dan arak-arakan dewa-dewi kepercayaan Tionghoa yang ditandu. Berbagai kesenian tradisional Pekalongan seperti sintren juga turut memeriahkan acara, ditambah dengan penyelenggaraan bazar yang menambah semarak suasana.
Perayaan Cap Go Meh kali ini mencerminkan kerukunan antaretnis dan agama di Kota Pekalongan, terlihat dari antusiasme warga yang memadati sepanjang rute kirab. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi budaya Tionghoa telah menjadi bagian integral dari kekayaan budaya kota ini.
Acara ini juga dihadiri tokoh-tokoh penting seperti Habib Lutfi bin Yahya, Wakil Wali Kota Pekalongan terpilih Hj Balgis Diab, dan Ketua DPRD Kota Pekalongan Azmi Basyir. Kehadiran para pemimpin daerah seperti Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rezky Aditya dan Kapolres Pekalongan Kota AKBP Prayuda Widyatmoko semakin menegaskan dukungan pemerintah terhadap keberagaman budaya di Kota Pekalongan.











