...
WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketika Saksi Kapolda Diganjal Kapolri, Tim Hukum Ganjar-Mahfud Berharap Kehadiran Saksi Sejumlah Menteri » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
29 Maret 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Ketika Saksi Kapolda Diganjal Kapolri, Tim Hukum Ganjar-Mahfud Berharap Kehadiran Saksi Sejumlah Menteri » Warga Berita

2903 tim hukum ganjar
Calon presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo berbincang dengan kuasa hukum Todung Mulya Lubis saat mengikuti Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa Pemilu 2024, Rabu (27/3/2024) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Ketika usulan menghadirkan Kapolda sebagai saksi dalam sidang Gugatan Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) diganjal dengan larangan dari Kapolri, Tim Hukum Ganjar-Mahfud berharap dari kehadiran saksi dari sejumlah menteri di Kabinet Jokowi.

Menurut Ketua Tim Hukum Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Todung Mulya Lubis, justru urgensi pemanggilan para menteri sebagai saksi dalam gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) lebih penting daripada Kapolda.

Todung dan tim hukum Ganjar-Mahfud  mengusulkan kehadiran Menteri Keuangan, Menteri Sosial, dan Menteri Pembangunan Manusia dan Keluarga dalam persidangan di MK, dengan tujuan untuk mendalami kompleksitas permasalahan bantuan sosial (Bansos) yang berkaitan erat dengan tahapan Pilpres 2024.

Lebih lanjut, Todung mengatakan,  pemanggilan menteri-menteri tersebut sebagai saksi, lebih penting dari pemanggilan Kapolda yang sebelumnya mendapat larangan dari Kapolri.

“Kami tadi mengusulkan bersama-sama dengan Paslon 01 (Anies-Muhaimin) untuk menghadirkan Menteri Keuangan, Menteri Sosial dan Menteri PMK dalam persidangan di MK,” ujar Todung kepada awak media, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2024).

Menurut Todung, keterangan dari Menteri Keuangan dan Menteri Sosial dianggap sangat penting karena keterlibatan mereka dalam penyaluran Bansos.

“Mudah-mudahan Mahkamah Konstitusi melihat urgensi dari kehadiran Menteri Keuangan, kehadiran Menteri Sosial yang kelihatannya tidak terlihat dalam penyaluran bantu sosial,” lanjut dia.

Tim hukum juga ingin memperoleh kesaksian Menkeu Sri Mulyani terkait kebijakan fiskal dalam penyaluran Bansos yang melibatkan dana sebesar Rp 496,8 triliun, adiusment Kementerian/Lembaga sebesar Rp 50 triliun disalurkan, hingga jumlah besar yang disalurkan dalam penyaluran Bansos.

Sementara itu, pihak Ganjar-Mahfud mengaku belum ada keputusan perihal akan menghadirkan Kapolda atau tidak, untuk bersaksi dalam persidangan PHPU di MK.

“Kami masih ada waktu untuk memutuskan apakah akan meminta Ketua Majelis untuk mempertimbangkan kehadiran Kapolda,” ujar Todung.

Kendati belum memutuskan apakah akan meminta kehadiran Kapolda sebagai saksi, Todung menekankan bahwa kehadiran Menteri Keuangan dan Menteri Sosial dianggap lebih penting dalam memberikan keterangan di MK.

Lebih lanjut, dia mengungkap delapan ahli yang akan diajukan dalam persidangan, Warga Berita lain; ahli tata negara, ahli psikologi politik, sosiologi politik, komunikasi politik, ekonomi, ekonomi pertanian yang paham mengenai Bansos, serta ahli IT (teknologi dan informasi).

Sebelumnya, Tim Hukum Ganjar-Mahfud mengungkapkan niatan PDIP untuk membawa seorang Kapolda sebagai saksi, namun dihadang oleh larangan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Todung menolak untuk menyebutkan nama Kapolda yang akan dijadikan saksi oleh TPN, namun mengungkapkan rasa kecewanya terhadap larangan tersebut.

“Saya enggak mau menyebutkan siapa, yang pasti saya kecewa adalah Kapolri melarang kapolda menjadi saksi,” kata Todung di Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (20/3/2024).

Todung juga menyebut bahwa TPN memiliki saksi yang cukup banyak untuk menghadapi persidangan di MK, namun juga mengakui bahwa banyak orang yang enggan bersaksi untuk TPN karena alasan ketakutan.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

2903 tim hukum ganjar
Calon presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo berbincang dengan kuasa hukum Todung Mulya Lubis saat mengikuti Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa Pemilu 2024, Rabu (27/3/2024) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Ketika usulan menghadirkan Kapolda sebagai saksi dalam sidang Gugatan Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) diganjal dengan larangan dari Kapolri, Tim Hukum Ganjar-Mahfud berharap dari kehadiran saksi dari sejumlah menteri di Kabinet Jokowi.

Menurut Ketua Tim Hukum Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Todung Mulya Lubis, justru urgensi pemanggilan para menteri sebagai saksi dalam gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) lebih penting daripada Kapolda.

Todung dan tim hukum Ganjar-Mahfud  mengusulkan kehadiran Menteri Keuangan, Menteri Sosial, dan Menteri Pembangunan Manusia dan Keluarga dalam persidangan di MK, dengan tujuan untuk mendalami kompleksitas permasalahan bantuan sosial (Bansos) yang berkaitan erat dengan tahapan Pilpres 2024.

Lebih lanjut, Todung mengatakan,  pemanggilan menteri-menteri tersebut sebagai saksi, lebih penting dari pemanggilan Kapolda yang sebelumnya mendapat larangan dari Kapolri.

“Kami tadi mengusulkan bersama-sama dengan Paslon 01 (Anies-Muhaimin) untuk menghadirkan Menteri Keuangan, Menteri Sosial dan Menteri PMK dalam persidangan di MK,” ujar Todung kepada awak media, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2024).

Menurut Todung, keterangan dari Menteri Keuangan dan Menteri Sosial dianggap sangat penting karena keterlibatan mereka dalam penyaluran Bansos.

“Mudah-mudahan Mahkamah Konstitusi melihat urgensi dari kehadiran Menteri Keuangan, kehadiran Menteri Sosial yang kelihatannya tidak terlihat dalam penyaluran bantu sosial,” lanjut dia.

Tim hukum juga ingin memperoleh kesaksian Menkeu Sri Mulyani terkait kebijakan fiskal dalam penyaluran Bansos yang melibatkan dana sebesar Rp 496,8 triliun, adiusment Kementerian/Lembaga sebesar Rp 50 triliun disalurkan, hingga jumlah besar yang disalurkan dalam penyaluran Bansos.

Sementara itu, pihak Ganjar-Mahfud mengaku belum ada keputusan perihal akan menghadirkan Kapolda atau tidak, untuk bersaksi dalam persidangan PHPU di MK.

“Kami masih ada waktu untuk memutuskan apakah akan meminta Ketua Majelis untuk mempertimbangkan kehadiran Kapolda,” ujar Todung.

Kendati belum memutuskan apakah akan meminta kehadiran Kapolda sebagai saksi, Todung menekankan bahwa kehadiran Menteri Keuangan dan Menteri Sosial dianggap lebih penting dalam memberikan keterangan di MK.

Lebih lanjut, dia mengungkap delapan ahli yang akan diajukan dalam persidangan, Warga Berita lain; ahli tata negara, ahli psikologi politik, sosiologi politik, komunikasi politik, ekonomi, ekonomi pertanian yang paham mengenai Bansos, serta ahli IT (teknologi dan informasi).

Sebelumnya, Tim Hukum Ganjar-Mahfud mengungkapkan niatan PDIP untuk membawa seorang Kapolda sebagai saksi, namun dihadang oleh larangan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Todung menolak untuk menyebutkan nama Kapolda yang akan dijadikan saksi oleh TPN, namun mengungkapkan rasa kecewanya terhadap larangan tersebut.

“Saya enggak mau menyebutkan siapa, yang pasti saya kecewa adalah Kapolri melarang kapolda menjadi saksi,” kata Todung di Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (20/3/2024).

Todung juga menyebut bahwa TPN memiliki saksi yang cukup banyak untuk menghadapi persidangan di MK, namun juga mengakui bahwa banyak orang yang enggan bersaksi untuk TPN karena alasan ketakutan.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Sidang Gugatan Pilpres 2024 di MK, Bawaslu Akui Terima Laporan Jokowi Bagi Bansos di Dekat Spanduk Prabowo-Gibran » Warga Berita

Sidang Gugatan Pilpres 2024 di MK, Bawaslu Akui Terima Laporan Jokowi Bagi Bansos di Dekat Spanduk Prabowo-Gibran » Warga Berita

2 Anggota TNI AL di Maluku Utara Aniaya Wartawan, Danpos Langsung Dicopot

2 Anggota TNI AL di Maluku Utara Aniaya Wartawan, Danpos Langsung Dicopot

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Sesosok Mayat Perempuan Telungkup di Sungai Kuning, Sleman  Bikin Geger Warga » Warga Berita

Sesosok Mayat Perempuan Telungkup di Sungai Kuning, Sleman  Bikin Geger Warga » Warga Berita

15 Maret 2024
Ahy Madiun E1700334968272.jpg

AHY Klaim Jatim Jadi Batle Ground yang Sangat Berpengaruh di Pemilu 2024

18 November 2023
Gibran Nonton Bareng Pertunjukan Wayang Dengan Karakter Jokowi dan Prabowo di Brebes

Gibran Nonton Bareng Pertunjukan Wayang Dengan Karakter Jokowi dan Prabowo di Brebes

29 Januari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.