WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Gus Yahya, NU Butuh konsesi tambang Untuk Pembiayaan Organisasi

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
6 Juni 2024
Reading Time: 4 mins read
0
Gus Yahya, NU Butuh konsesi tambang Untuk Pembiayaan Organisasi

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

0606 PBNU
Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf memberikan sambutan di acara Halalbihalal dan Silaturahmi, Senen, Jakarta, Minggu, 28 April 2024. Ketua PBNU Yahya Cholil mengatakan bahwa NU berpolitik demi kemasalahatan bangsa, dan akan bersama Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk membantu program pemerintah | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita –  Pemberian izin wilayah usaha pertambangan oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Ormas keagamaan mendapat reaksi berbeda-beda.

Di satu sisi,  Muhammadiyah akan menggodog lebih dulu mengenai konsesi tambang dari pemerintaha tersebut sebelum memberikan keputusan. Sementara itu, Komisi Waligereja Indonesia (KWI) sudah tegas menolak tawaran tersebut, karena hal itu bukan ranah KWI.

Sedangkan Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) lebih condong untuk menerima tawaran pemerintah tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Ketua  PBNU, Yahya Cholil Staquf  alias  Gus Yahya.

Ia  menyambut positif pemberian izin wilayah usaha pertambangan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo kepada lembaganya. Ia pun berterima kasih atas pemberian izin wilayah usaha pertambangan tersebut.

“Kami melihat sebagai peluang, ya, segera kami tangkap. Wong butuh, mau bagaimana lagi,” kata Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2024).

Gus Yahya menduga perhatian pemerintah kepada Nahdlatul Ulama sangat besar sehingga memberikan izin pertambangan tersebut.

“Mungkin ya, ini husnudzon kami, yang paling dipikirkan mungkin memang NU, mungkin ya, mungkin ini, karena NU punya umat yang begitu besar,” kata dia.

Ia menjelaskan, lebih dari setengah penduduk Indonesia merupakan nahdliyin –sebutan warga NU. Nahdlatul Ulama memiliki pesantren maupun madrasah mencapai 30.000 unit. Sehingga untuk mengelola pesantren dan madrasah tersebut, PBNU membutuhkan sumber daya dan pendanaan.

Gus Yahya mengatakan sumber daya komunitas NU untuk menanggung fasilitas tersebut tidak lagi mencukupi, sehingga membutuhkan pendapatan lebih.

“Pertama-tama saya katakan, NU ini butuh, apapun yang halal, yang bisa menjadi sumber revenue untuk pembiayaan organisasi,” ujar Gus Yahya.

Gus Yahya mengaku kondisi organisasi NU saat ini sangat membutuhkan intervensi strategis. Sehingga mereka akan berfokus pada kapasitas keuangan independen yang berkelanjutan.

Bagi-bagi izin konsesi tambang kepada organisasi keagamaan ini berawal dari janji Presiden Jokowi dalam muktamar Nahdlatul Ulama pada Desember 2021. Saat itu, Jokowi berjanji akan membagikan IUP, baik tambang batu bara, nikel, maupun tembaga kepada NU.

Janji itu direalisasikan oleh Presiden Jokowi dengan jalan merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara menjadi PP Nomor 25 Tahun 2024 pada 30 Mei 2024.

Peraturan Pemerintah terbaru itu mengatur bahwa organisasi massa atau organisasi keagamaan berkesempatan untuk memiliki Wilayah Izin usaha Pertambangan Khusus (WIUPK).

Pemberian izin pertambangan kepada PBNU  diduga kuat berhubungan dengan sikap pengurus organisasi tersebut saat pemilihan presiden 2024.

Di pemilihan itu, pengurus PBNU gencar mendukung pemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pasangan calon presiden dan wakil presiden. Gibran adalah putra sulung Presiden Jokowi. Pasangan nomor urut dua ini akhirnya memenangkan pemilihan presiden 2024 dengan mengalahkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Bidang Usaha PBNU

Gus Yahya mengatakan sejak periode kepengurusannya di PBNU, organisasi itu membentuk koperasi. Mereka berkeinginan agar koperasi tersebut nantinya dapat bekerja sama dengan perusahaan baru yang akan mereka bentuk. Perseroan itu akan berbadan hukum, yang beranggotakan perkumpulan warga NU.

“Perusahaan ini di berbagai bidang, ada bidang ritel, perdagangan,” kata Gus Yahya.

Ia berharap perusahaan tersebut akan menghasilkan pendapatan bagi PBNU. Gus Yahya juga menjamin hasil dari perusahaan tersebut akan disalurkan untuk kebutuhan organisasi dan umat.

www.tempo.co

    • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
    • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
    • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
    • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com

https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
KSAD Usut Dugaan Prajurit TNI Bunuh Diri di Bogor Terkait Judi Online

KSAD Usut Dugaan Prajurit TNI Bunuh Diri di Bogor Terkait Judi Online

Kapolres Syahduddi Ajak Warga Jaga Keamanan Menjelang Pilkada Serentak 2024 – Warga Berita

Kapolres Syahduddi Ajak Warga Jaga Keamanan Menjelang Pilkada Serentak 2024 – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Material Jembatan Ambruk di Pangadegan Pasarkemis Sudah Terangkat – Warga Berita

Material Jembatan Ambruk di Pangadegan Pasarkemis Sudah Terangkat – Warga Berita

29 Januari 2024
Iklan Prabowo-Gibran di Videotron Dinilai Salahi Aturan, Bawaslu Lakukan Penelusuran » Warga Berita

Iklan Prabowo-Gibran di Videotron Dinilai Salahi Aturan, Bawaslu Lakukan Penelusuran » Warga Berita

24 Desember 2023
Kpu.jpg

Rabu Besok, KPU Bakal Rapat Evaluasi Debat Kedua Pilpres

26 Desember 2023

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In