TANGERANG,Warga Berita-Jalan utama Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang yang mengalami amblas akibat jebolnya tanggul di sisi jalan sungai Cisadane pada 7 Juli 2021 sepanjang 50 meter lalu, hingga kini belum ada perbaikan atau pembangunan oleh pihak terkait.
Kepala Desa Tanjung Burung, Idris Effendi mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan pihak terkait, atau Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane yang hingga kini belum juga memperbaikinya.
Padahal kata Idris, jebolnya tanggul tersebut sudah lama sekali terjadi, yakni sedari tahun 2021.
Kata Idris, saat ini warga dalam menjalankan mobilitas melewati jalan tersebut menggunakan akses jalan sementara yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Jika tanggul tersebut dibiarkan oleh pihak terkait seperti Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane, dikhawatirkan akan terus menggerus badan jalan yang bisa membahayakan pengguna jalan dan masyarakat setempat,” ungkapnya, Senin 27 Mei 2024.
Idris juga mengatakan, pihak desa sudah memberikan surat pengajuan perbaikan tanggul tersebut kepada pihak Balai Besar sebanyak dua kali.
“Namun hingga kini belum ada realisasinya,” katanya.
Meski begitu, dirinya akan menunggu perbaikan tanggul tersebut hingga kapan pun. Dan dia juga berharap supaya pihak Balai Besar cepat menangani hal itu.
“Pokoknya saya tunggu hingga kapan pun pembangunan turap tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu, PPK Balai Besar Wilayah Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Fajar Kaidir mengatakan, untuk pembangunan rehabilitasi turap yang ada di jalan utama Desa Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang pada tahun ini belum bisa diperbaiki.
Pasalnya, tahun ini untuk perbaikan tersebut kembali tidak mendapatkan anggaran.
“Padahal, tahun lalu sebenarnya udah masuk usulan di pusat, tapi selalu gak dapat anggaran karena keterbatasan anggaran,” kata Fajar melalui pesan whatsapp. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi












