CILEGON,Warga Berita-Pemkot Cilegon menargetkan perbaikan Jalan Aat Rusli atau Jalur Lingkar Selatan (JLS) rampung H-7 lebaran idul Fitri.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna saat dikonfirmasi terkait kesiapan JLS menjadi salah satu perlintasan pemudik pada angkutan lebaran 2024 di Aula Setda II Kota Cilegon, Jumat 22 Maret 2024.
“Yang jelas H-7 Lebaran, JLS sudah bisa dilewati dengan baik,” kata Dendi.
Seperti diketahui, tahun ini JLS kembali menjadi salah satu jalur perlintasan pemudik pada angkutan lebaran 2024. Namun, di jalan tersebut masih terdapat persoalan seperti masih tergenangnya di beberapa titik jalan.
Kata dia, pada perbaikan jalan tersebut, pihaknya telah menganggarkan sekitar Rp800 juta.
Anggaran tersebut disiapkan untuk menyelesaikan sejumlah persoalan JLS, untuk menyambut pemudik sepeda motor yang melintas JLS menuju Pelabuhan Pelindo di Kecamatan Ciwandan.
“Sesuai arahan Pak Wali dan Pak Sekda saat tinjau ke lapangan (JLS) kemarin, salah satunya memberikan arahan ke kita untuk segera menyelesaikan persoalan JLS,” terangnya.
Lebih lanjut, Dendi menyampaikan, bahwa dari anggaran ratusan tersebut, semuanya menggunakan dari anggaran DPUPR Kota Cilegon.
“Semua anggaran itu dari PU tidak ada bantuan dari industri, karena kita ada pemeliharaan di sana (JLS),” katanya.
Namun kata dia, dalam proses perbaikan jalan tersebut, pihaknya hanya melakukan perbaikan dengan cara tambal sulam aspal yang sifatnya temporer atau sementara agar arus mudik lebaran lancar.
“Karena kalau untuk permanen itu perlu ada pembongkaran, beton dan lain sebagainya dan memang butuh waktu lama,” katanya.
Sebelumnya, Walikota Cilegon Helldy Agustian melakukan peninjauan langsung ke jalur arus mudik Lebaran di JLS Kota Cilegon pada Selasa 19 Maret 2024.
Hal itu dilakukan sebagai langkah untuk merespon dan menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri Persiapan Idul Fitri 2024 bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Jakarta, pada Senin 18 Maret 2024 lalu untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik.
“Ini adalah tindak lanjut dari hasil rapat kemarin (Rakor di Kemenko PMK-red) mengenai arus Mudik. Setelah mendengar langsung bahwa Pelabuhan Pelindo di Ciwandan akan kembali dipergunakan sebagai salah satu jalur arus mudik pada tahun ini, maka kami meninjau langsung JLS ini,” kata Helldy belum lama ini.
Menurut Helldy, berdasarkan hasil pemantauannya itu setidaknya ada dua titik yang tergenang air dan menjadi perhatian untuk diperbaiki.
“Kami ingin jalur arah Ciwandan ini dapat digunakan dengan aman dan nyaman bagi pengendara atau pemudik. Selain untuk jalur mudik, jalan ini juga menjadi jalur pariwisata, sehingga menjadi poin utama kami untuk mempersiapkan jalur ini,” tuturnya.
Selain itu, tambah Helldy, keberadaan truk yang parkir sepanjang jalan arus mudik juga menjadi bagian penting yang perlu menjadi perhatian untuk dilakukan penertiban.
“Kami juga ingin tegas menertibkan agar tidak ada lagi truk yang parkir sepanjang jalan arah Ciwandan ini. Hal itu untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pemudik, jika diperlukan kami akan buatkan Perwal (Peraturan Walikota-red) terkait ini,” tukasnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Agung S Pambudi












