TANGERANG,Warga Berita-Camat Cisauk H. Yusuf Fachroji membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XI tingkat Kecamatan Cisauk yang digelar di Kelurahan Cisauk, Kecamatan Cisauk pada Selasa 28 November 2023.
Dia mengungkapkan Seleksi Tilawatil Qur’an tersebut merupakan sebuah bentuk pengembangan syiar islam, dan sebuah ikhtiar dalam mengagungkan Kalam Ilahi.
“Maka dari itu, untuk meneguhkan kesuciannya, maka kita perlu memperkuat keimanan dan memperluas fungsi edukatif dari pada kitab suci Al-Qur’an ini,” ujarnya.
Dia juga mengharapkan, dengan adanya nilai silaturahmi dan kebersamaan antar kafilah di arena STQ ini, akan menambah semangat dalam berlomba untuk menjadi juara.
Selain itu, momentum STQ tersebut diharapkan juga agar tidak mengejar menjadi juara juga, akan tetapi lebih memupuk motivasi dan keinginan yang kuat untuk menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang ada dalam Alquran.
“Baik dalam pendidikan formal, maupun pendidikan non formal,” ucapnya.
Dia menambahkan, untuk kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an ini supaya terus dilaksanakan. Sebab katanya, hal tersebut untuk memperkuat dan mengukuhkan kebersamaan.
“Sehingga, kita akan kuat bersinergi dalam membangun keagamaan, perekonomian dan kesejahteraan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi
TANGERANG,Warga Berita-Camat Cisauk H. Yusuf Fachroji membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XI tingkat Kecamatan Cisauk yang digelar di Kelurahan Cisauk, Kecamatan Cisauk pada Selasa 28 November 2023.
Dia mengungkapkan Seleksi Tilawatil Qur’an tersebut merupakan sebuah bentuk pengembangan syiar islam, dan sebuah ikhtiar dalam mengagungkan Kalam Ilahi.
“Maka dari itu, untuk meneguhkan kesuciannya, maka kita perlu memperkuat keimanan dan memperluas fungsi edukatif dari pada kitab suci Al-Qur’an ini,” ujarnya.
Dia juga mengharapkan, dengan adanya nilai silaturahmi dan kebersamaan antar kafilah di arena STQ ini, akan menambah semangat dalam berlomba untuk menjadi juara.
Selain itu, momentum STQ tersebut diharapkan juga agar tidak mengejar menjadi juara juga, akan tetapi lebih memupuk motivasi dan keinginan yang kuat untuk menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang ada dalam Alquran.
“Baik dalam pendidikan formal, maupun pendidikan non formal,” ucapnya.
Dia menambahkan, untuk kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an ini supaya terus dilaksanakan. Sebab katanya, hal tersebut untuk memperkuat dan mengukuhkan kebersamaan.
“Sehingga, kita akan kuat bersinergi dalam membangun keagamaan, perekonomian dan kesejahteraan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











