PANDEGLANG, Warga Berita – KPU Pandeglang menghentikan pengiriman logistik Pemilu 2024 karena kondisi cuaca buruk pada 3-4 Februari 2024.
Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Nunung Nurazizah menjelaskan, pengiriman logistik terpaksa dihentikan sementara waktu karena kondisi cuaca buruk.
“Yang terakhir, waktu kemarin itu kami pengiriman ke Kecamatan Sukaresmi. Dari sini cuaca bagus, sampai Kecamatan Menes cuaca hujan deras, mau dilanjutkan kaminya waswas,” kata Nunung, Senin 5 Februari 2024.
Kata dia, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Pandeglang karena turut membantu mengawal pengamanan logistik. Polres menyarankan untuk tidak dilanjutkan, lebih baik dibatalkan keberangkatan untuk hari itu.
“Baru tadi pagi sudah terkirim, di antaranya ke Sukaresmi, kemudian ke Kecamatan Karangtanjung dan beberapa kecamatan lainnya,” katanya.
Ketika ditanya kesiapan KPU ketika TPS terendam banjir, Nunung menjelaskan, TPS ada ketentuannya yaitu bisa dipindahkan sejauh 50 meter dari titik pertama.
“Tapi untuk saat ini kami lebih fokus ke gudang logistik di kecamatan. Gudang di mana logistik KPU masih tersimpan di gudang di wilayah kecamatan,” katanya.
Adapun mengenai lokasi TPS, pihaknya mempertimbangkan cuaca pada H-3 sebelum pemungutan suara. “Target pendirian TPS itu kan H-1 sudah selesai, tentunya kesiapan tempat pencoblosan ini akan dilaksanakan Warga Berita H-2 , nanti kita lihat kondisi pada hari itu,” katanya.
Nunung memaparkan, jika lokasi tergenang air, becek dan akan menghambat masyarakat untuk datang ke lokasi, maka akan akan direlokasi. Kemudian apabila terjadi bencana banjir, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BPBD terkait penyediaan perahu karet untuk penjemputan pemilih ke TPS.
“Adapun terkait berapa jumlah TPS yang berada di daerah rawan banjir sedang dalam pemetaan. Jauh hari sebelumnya, sudah diingatkan agar pemilihan TPS dilakukan di tempat aman dari banjir,” katanya.
Reporter: Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi
PANDEGLANG, Warga Berita – KPU Pandeglang menghentikan pengiriman logistik Pemilu 2024 karena kondisi cuaca buruk pada 3-4 Februari 2024.
Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Nunung Nurazizah menjelaskan, pengiriman logistik terpaksa dihentikan sementara waktu karena kondisi cuaca buruk.
“Yang terakhir, waktu kemarin itu kami pengiriman ke Kecamatan Sukaresmi. Dari sini cuaca bagus, sampai Kecamatan Menes cuaca hujan deras, mau dilanjutkan kaminya waswas,” kata Nunung, Senin 5 Februari 2024.
Kata dia, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Pandeglang karena turut membantu mengawal pengamanan logistik. Polres menyarankan untuk tidak dilanjutkan, lebih baik dibatalkan keberangkatan untuk hari itu.
“Baru tadi pagi sudah terkirim, di antaranya ke Sukaresmi, kemudian ke Kecamatan Karangtanjung dan beberapa kecamatan lainnya,” katanya.
Ketika ditanya kesiapan KPU ketika TPS terendam banjir, Nunung menjelaskan, TPS ada ketentuannya yaitu bisa dipindahkan sejauh 50 meter dari titik pertama.
“Tapi untuk saat ini kami lebih fokus ke gudang logistik di kecamatan. Gudang di mana logistik KPU masih tersimpan di gudang di wilayah kecamatan,” katanya.
Adapun mengenai lokasi TPS, pihaknya mempertimbangkan cuaca pada H-3 sebelum pemungutan suara. “Target pendirian TPS itu kan H-1 sudah selesai, tentunya kesiapan tempat pencoblosan ini akan dilaksanakan Warga Berita H-2 , nanti kita lihat kondisi pada hari itu,” katanya.
Nunung memaparkan, jika lokasi tergenang air, becek dan akan menghambat masyarakat untuk datang ke lokasi, maka akan akan direlokasi. Kemudian apabila terjadi bencana banjir, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BPBD terkait penyediaan perahu karet untuk penjemputan pemilih ke TPS.
“Adapun terkait berapa jumlah TPS yang berada di daerah rawan banjir sedang dalam pemetaan. Jauh hari sebelumnya, sudah diingatkan agar pemilihan TPS dilakukan di tempat aman dari banjir,” katanya.
Reporter: Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











