WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Haul ke-99, Siswa SMKN 3 Kasihan Bikin Sketsa Wajah Pelukis Saptohoedojo » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
3 Februari 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Haul ke-99, Siswa SMKN 3 Kasihan Bikin Sketsa Wajah Pelukis Saptohoedojo » Warga Berita

0302 lukis
Para siswa SMKN 3 Kasihan tengah menggambar sketsa wajah pelukis Saptohoedojo, sementara Yani Saptohoedojo (pegang mikripon) mengisahkan perjalanan kesenimanan almarhum suaminya | Istimewa

YOGYAKARTA, WargaBerita – “Almarhum Papi Saptohoedojo belajar seni sejak anak-anak, tekadnya sangat kuat untuk berkarya. Tidak ada yang terlintas selain seni dan berkarya.”

Demikian Yani Saptohoedojo mengisahkan almarhum Saptohoedojo dalam dialog Seni Rupa Milenial di depan anak-anak muda di galerinya, Jalan Adi Sucipto Km 9 Yogyakarta Jumat (2/2/2024).

Puluhan anak-anak muda dari SMKN 3 Kasihan (dulu Sekolah Menengah Seni Rupa, SMSR) menorehkan pensil dan kuas.

Mereka membuat sketsa wajah istri perupa Saptohoedojo, Bunda Yani. Sembari melukis, mereka mereka menyimak paparan Yani yang menceritakan perjuangan suaminya di bidang seni, terutama lukis.

Yani mengungkapkan sepenggal kisah Saptohoedojo yang semula ikut mengangkat senjata pada masa penjahahan. Namun, ada seorang teman yang mengingatkan, ia harus mengembangkan jiwa seninya.

Saptohoedojo lantas melanglang buana ke berbagai daerah bahkan ke luar negeri. Ia mengembangkan bakat sekaligus belajar melukis dari seniman-seniman Belanda.

Pada kesempatan itu Yani Saptohoedojo tengah menggelar jumpa pers dan Dialog Spirit Perjuangan Saptohoedojo dalam karya lukis/karya seni.

Dialog Seni Rupa Kaum Milenial dalam rangkaian Haul ke-99 Dr Hc RM Saptohoedojo yang akan digelar Selasa (6/2/24) mendatang di Makam Seniman Giri Sapto Imogiri Bantul Yogyakarta.

Ketua Panitia Hary Sutrasno, sebagaimana dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews menjelaskan, acara kali ini bertema “Seni Budaya yang Menyatukan”. Selain dialog, kegiatan lainnya yakni ziarah ke Makam Seniman Giri Sapto bersama para seniman dan budayawan.

Pada acara dialog, anak-anak muda berdiskusi tentang spirit sejarah panjang perjuangan Saptohoedojo mengangkat seni lukis dan seni lainnya sampai ke tingkat dunia serta diskusi tentang romantika mengelola sebuah museum senirupa.

Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 20 peserta dialog melukis dalam bentuk sketsa dengan objek Bunda Yani dan berbagai hal sekitar koleksi museum.

“Semoga terbangun jembatan hubungan batin yang kuat dan menyatukan Warga Berita senior seni rupa yang sudah mendunia, Saptohoedojo dengan para yuniornya, yaitu para peserta diskusi yang rata-rata berusia belasan tahun,” tutur Hary.

Narasumber lainnya,  Rahmat, seorang praktisi sekaligus pengamat senirupa dan mantan kepala Sekolah Menengah Senirupa (SMSR) Yogyakarta menyampaikan begitu banyak jasa dari seniman terutama almarhum Saptohoedojo dengan kegigihannya dan perjuangannya dan sampai saat ini hasil karyanya masih abadi.

Seorang seniman harus mampu melihat suatu barang yang tidak ada nilainya menjadi bernilai tinggi berkat sentuhan seni.

Karena itu, ia berpesan siswa siswi SMSR harus tetap semangat berkarya dan berkarya, meski mungkin saat ini hasilnya belum maksimal, namun suatu saat nanti pasti akan bisa mendapatkan hasil yang maksimal, ungkapnya.

Sementara Pungky, pengelola museum senirupa H Widayat mengisahkan, perjuangan museum peninggalan dari setiap seniman selalu miliki ciri khas masing-masing.

Dan, setiap generasi ke generasi selanjutnya pasti terdapat jurang pemisah, karena setiap generasi memiliki ciri khasnya masing-masing.

“Selalu belajar dan berkaryalah, dan jangan lupa, torehkan tanda tangan begitu lukisan selesai kalian buat, karena itu merupakan salah satu bukti bahwa itu hasil karya kalian,” pesannya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun hubungan batin yang kuat dan menyatukan Warga Berita pelukis senior yang sudah mendunia, Saptohoedojo dengan para yuniornya.

“Harapannya, semoga terjadi keberlanjutan atas kiprah senirupa Indonesia, khususnya Yogyakarta ke tingkat dunia,” ujarnya berharap. Suhamdani

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

0302 lukis
Para siswa SMKN 3 Kasihan tengah menggambar sketsa wajah pelukis Saptohoedojo, sementara Yani Saptohoedojo (pegang mikripon) mengisahkan perjalanan kesenimanan almarhum suaminya | Istimewa

YOGYAKARTA, WargaBerita – “Almarhum Papi Saptohoedojo belajar seni sejak anak-anak, tekadnya sangat kuat untuk berkarya. Tidak ada yang terlintas selain seni dan berkarya.”

Demikian Yani Saptohoedojo mengisahkan almarhum Saptohoedojo dalam dialog Seni Rupa Milenial di depan anak-anak muda di galerinya, Jalan Adi Sucipto Km 9 Yogyakarta Jumat (2/2/2024).

Puluhan anak-anak muda dari SMKN 3 Kasihan (dulu Sekolah Menengah Seni Rupa, SMSR) menorehkan pensil dan kuas.

Mereka membuat sketsa wajah istri perupa Saptohoedojo, Bunda Yani. Sembari melukis, mereka mereka menyimak paparan Yani yang menceritakan perjuangan suaminya di bidang seni, terutama lukis.

Yani mengungkapkan sepenggal kisah Saptohoedojo yang semula ikut mengangkat senjata pada masa penjahahan. Namun, ada seorang teman yang mengingatkan, ia harus mengembangkan jiwa seninya.

Saptohoedojo lantas melanglang buana ke berbagai daerah bahkan ke luar negeri. Ia mengembangkan bakat sekaligus belajar melukis dari seniman-seniman Belanda.

Pada kesempatan itu Yani Saptohoedojo tengah menggelar jumpa pers dan Dialog Spirit Perjuangan Saptohoedojo dalam karya lukis/karya seni.

Dialog Seni Rupa Kaum Milenial dalam rangkaian Haul ke-99 Dr Hc RM Saptohoedojo yang akan digelar Selasa (6/2/24) mendatang di Makam Seniman Giri Sapto Imogiri Bantul Yogyakarta.

Ketua Panitia Hary Sutrasno, sebagaimana dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews menjelaskan, acara kali ini bertema “Seni Budaya yang Menyatukan”. Selain dialog, kegiatan lainnya yakni ziarah ke Makam Seniman Giri Sapto bersama para seniman dan budayawan.

Pada acara dialog, anak-anak muda berdiskusi tentang spirit sejarah panjang perjuangan Saptohoedojo mengangkat seni lukis dan seni lainnya sampai ke tingkat dunia serta diskusi tentang romantika mengelola sebuah museum senirupa.

Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 20 peserta dialog melukis dalam bentuk sketsa dengan objek Bunda Yani dan berbagai hal sekitar koleksi museum.

“Semoga terbangun jembatan hubungan batin yang kuat dan menyatukan Warga Berita senior seni rupa yang sudah mendunia, Saptohoedojo dengan para yuniornya, yaitu para peserta diskusi yang rata-rata berusia belasan tahun,” tutur Hary.

Narasumber lainnya,  Rahmat, seorang praktisi sekaligus pengamat senirupa dan mantan kepala Sekolah Menengah Senirupa (SMSR) Yogyakarta menyampaikan begitu banyak jasa dari seniman terutama almarhum Saptohoedojo dengan kegigihannya dan perjuangannya dan sampai saat ini hasil karyanya masih abadi.

Seorang seniman harus mampu melihat suatu barang yang tidak ada nilainya menjadi bernilai tinggi berkat sentuhan seni.

Karena itu, ia berpesan siswa siswi SMSR harus tetap semangat berkarya dan berkarya, meski mungkin saat ini hasilnya belum maksimal, namun suatu saat nanti pasti akan bisa mendapatkan hasil yang maksimal, ungkapnya.

Sementara Pungky, pengelola museum senirupa H Widayat mengisahkan, perjuangan museum peninggalan dari setiap seniman selalu miliki ciri khas masing-masing.

Dan, setiap generasi ke generasi selanjutnya pasti terdapat jurang pemisah, karena setiap generasi memiliki ciri khasnya masing-masing.

“Selalu belajar dan berkaryalah, dan jangan lupa, torehkan tanda tangan begitu lukisan selesai kalian buat, karena itu merupakan salah satu bukti bahwa itu hasil karya kalian,” pesannya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun hubungan batin yang kuat dan menyatukan Warga Berita pelukis senior yang sudah mendunia, Saptohoedojo dengan para yuniornya.

“Harapannya, semoga terjadi keberlanjutan atas kiprah senirupa Indonesia, khususnya Yogyakarta ke tingkat dunia,” ujarnya berharap. Suhamdani

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Malam Mingguan Bersama Kaesang-Giring, Jokowi Mengaku Karena Diundang

Malam Mingguan Bersama Kaesang-Giring, Jokowi Mengaku Karena Diundang

Guru Kami Sudah Bersuara, Kami Siap Turun ke Jalan » Warga Berita

Guru Kami Sudah Bersuara, Kami Siap Turun ke Jalan » Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Pimpinan KPK Benarkan Ada Penggeledahan di Semarang

Pimpinan KPK Benarkan Ada Penggeledahan di Semarang

17 Juli 2024
Gelar Patroli Kring Serse, Polres Serang Sita Puluhan Botol Miras – Warga Berita

Gelar Patroli Kring Serse, Polres Serang Sita Puluhan Botol Miras – Warga Berita

26 Mei 2024
Menko Luhut Akui Jengah Dengan OTT Pelaku Korupsi Yang Banyak Habiskan Biaya

Menko Luhut Akui Jengah Dengan OTT Pelaku Korupsi Yang Banyak Habiskan Biaya

10 Juni 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In