WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

DP2KBP3A Pandeglang Catat 21 Kasus Kekerasan Seksual Anak dan Perempuan – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
2 Mei 2024
Reading Time: 2 mins read
0
DP2KBP3A Pandeglang Catat 21 Kasus Kekerasan Seksual Anak dan Perempuan – Warga Berita

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

PANDEGLANG,Warga Berita–Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan Pelatihan dan Pencatatan Kasus Perempuan dan Anak Tahun 2024 bertempat di Hotel S’Rizky Pandeglang, Kamis 2 Mei 2024.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPT PPA) DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang, Mila Oktaviani mengungkapkan tujuan dari pelatihan dan pencatatan kasus yang diselenggarakan adalah untuk memudahkan pendataan korban yang akan diinput ke dalam sistem apabila ada kasus yang terjadi.

“Jadi kita bisa tahu berapa jumlah korban yang sudah ditangani atau belum, tadi ada pertanyaan kenapa kok setiap kita sosialisasi korban makin banyaknya kasus. Berarti kinerja kita sudah bagus masyarakat sudah berani berbicara,” ungkapnya, Kamis 2 Mei 2024.

Menurut Mila, saat ini masyarakat sudah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai tempat pelaporan setiap kasus kekerasan seksual yang dialami baik oleh anak-anak maupun perempuan.

“Peran orang tua dan keluarga tetap sangat penting dalam membimbing pertumbuhan anak. Mereka tidak boleh melepaskan tanggung jawab asuh anak kepada orang lain,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa penanganan masalah kasus kekerasan seksual pada anak dan perempuan memerlukan keterlibatan lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak terkait.

“Misalnya, dalam kasus kekerasan seksual yang berujung pada kehamilan, pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) harus memastikan bahwa korban memiliki dokumen resmi seperti akta kelahiran dan kartu keluarga (KK).

Selain itu, dinas kesehatan juga perlu memantau kesehatan ibu dan janinnya, serta memastikan akses pendidikan korban dengan menyediakan paket-paket pendidikan yang sesuai. Seluruh stakeholder terkait juga perlu terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus ini,” jelasnya.

Ia menyampaikan, dengan adanya fenomena kasus kekerasan seksual yang meningkat terutama pada perempuan dan anak, orangtua harus tetap memperhatikan dan mengawasi anak-anak mereka dengan baik.

“Dalam ketika anak sekolah dan pulang sekolah, orangtua harus memastikan anak-anaknya pulang sesuai dengan jam yang ditentukan. Seringkali, saya melihat orangtua yang tidak mencari anak-anaknya ketika pulang larut malam,” ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya mencatat terdapat 21 kasus kekerasan seksual pada anak dan perempuan yang dilaporkan sejak Januari hingga April 2024.

“Dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 90 kasus, jumlah kasus dalam empat bulan ini mencapai 21 kasus. Semoga angka tersebut dapat menurun,” tuturnya.

“Kalau dahulu, kekerasan seksual seringkali dianggap tabu, bahkan saat saya bekerja di rumah sakit hanya sedikit orang yang melaporkan kasus untuk visum, dan biayanya ditanggung oleh korban. Namun, sekarang pelayanan tersebut insyaallah dapat diakses secara gratis,” tambahnya.

Kanit PPA Polres Pandeglang, IPDA Akbar, menjelaskan dalam upaya penanganan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Polres Pandeglang telah membentuk Satgas unit PPA untuk mengatasi masalah ini secara menyeluruh.

“Satgas unit PPA ini melibatkan UPTD PPA, dinas sosial, dinas pendidikan, dan dinas kesehatan. Hingga saat ini, kami telah menangani 27 kasus, termasuk kasus KDRT, pelecehan seksual, dan kekerasan fisik, yang dilaporkan mulai dari Januari hingga Mei 2024,” jelasnya.

Lebih lanjut, mayoritas kasus kekerasan seksual yang dilaporkan melibatkan korban dengan rata-rata usia 15 tahun. Bahkan, beberapa pelaku juga berusia di bawah umur.

“Jadi saat ini kita lakukan duduk bersama dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), karena masalah ini merupakan tanggung jawab bersama kita semua, yang telah diatur dalam undang-undang tentang perlindungan perempuan dan anak,” tandasnya. (*)

Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Berantas Judi Online, Diskominfo Minta Warga Lapor ke Sini – Warga Berita

Berantas Judi Online, Diskominfo Minta Warga Lapor ke Sini – Warga Berita

Majelis Hakim Belum Bermusyawarah, Pembacaan Vonis Kades Nagara Terpaksa Ditunda – Warga Berita

Majelis Hakim Belum Bermusyawarah, Pembacaan Vonis Kades Nagara Terpaksa Ditunda – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Undip Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Melalui Sosialisasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausahaan (P2MW) 2024

Undip Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Melalui Sosialisasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausahaan (P2MW) 2024

21 Februari 2024
Bahasa Daerah Hampir Hilang Akibat Perkembangan Zaman – Warga Berita

Bahasa Daerah Hampir Hilang Akibat Perkembangan Zaman – Warga Berita

22 Maret 2024
Polsek Cengkareng Bongkar Kasus Ekploitasi Anak Hingga Open BO di Apartemen – Warga Berita

Polsek Cengkareng Bongkar Kasus Ekploitasi Anak Hingga Open BO di Apartemen – Warga Berita

4 Juli 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In