WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

DLHK Banten Sebut Chandra Asri Sengaja Timbulkan Polusi Udara – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
22 Januari 2024
Reading Time: 2 mins read
0
DLHK Banten Sebut Chandra Asri Sengaja Timbulkan Polusi Udara – Warga Berita

SERANG, Warga Berita-Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten menyebut bahwa PT Chandra Asri Pacific Tbk, Kota Cilegon sengaja membuang gas sisa produksi ke udara melalui cerobong atau flaring.

Hal itu menimbulkan adanya polusi udara yang membuat wilayah kota Cilegon khususnya sekitaran Pabrik PT Chandra Asri menjadi bau gas kimia.

Kabid Pengolahan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran DLHK Banten, Ruli Rianto mengatakan, bahwa saat kejadian polusi udara DLHK Banten langsung melakukan investigasi ke PT Chandra Asri Pacific Tbk.

“Hasilnya kita menemukan fakta bahwa PT Chandra Asri sengaja membuang gas sisa produksi ke udara melalui cerobong atau flaring,” ujar Ruli saat dihubungi, Minggu 21 Desember 2024.

Ruli menuturkan, polusi gas kimia itu bermula saat Chandra Asri melakukan proses produksi kimia. Saat produksi,terjadi kendala pada saluran pipa yang mengharuskan mesin produksi dimatikan.

“Namun saat dimatikan proses produksinya, masih ada bahan yang harus dibuang dengan proses pembakaran. Kenapa harus dibuang, kalau itu gak dibuang, dia ketemu oxygen bisa meledak di dalam,” kata Ruli.

Gas pun terpaksa dibuang ke udara melalui cerobong karena emergency untuk menghindari kebakaran di bawah atau di area pabrik.

“Itulah yang menyebabkan fenomena seperti kemarin. Sebab kalau gak dibakar di udara, bisa kebakaran di pabrik. Jadi mekanisme pengamanan mereka seperti itu,” ujar Ruli.

Ia menjelaskan bahwa metode peleburan gas berbahaya dan beracun pada konsentrasi tertentu memang harus dibakar dengan harapan gas kimia tersebut terpecah.

“Tetapi apakah dampaknya di udara itu akan mempengaruhi? Pastinya, jangankan sisa pembakaran produksi, sisa pembakaran sampah saja bisa mempengaruhi udara kan. Karena nanti akan muncul CO2. Itu kan berbahaya,” jelasnya.

Ia menyebut bahwa membuat sisa gas itu merupakan pilihan akhir bagi PT Chandra Asri Pacific Tbk untuk menghindari ledakan.

“Tapi dengan kondisi emergency itu mereka lebih memilih membuang ke udara, dibandingkan dia harus menahan itu, lebih berbahaya. Itu keterangan dari mereka yah,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya akan mengambil sampel udara, air dan tanah di lokasi sekitar untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan.

DLHK Banten juga meminta PT Chandra Asri Pacific Tbk untuk melakukan rehabilitasi lingkungan yang mungkin terpapar dan tercemar akibat pembakaran tersebut.

“Apabila ada yang terkontaminasi maka harus dilakukan rehabilitasi. Selain itu produksi juga harus dihentikan sampai dinyatakan normal oleh intansi terkait,” pungkasnya. (*)

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

SERANG, Warga Berita-Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten menyebut bahwa PT Chandra Asri Pacific Tbk, Kota Cilegon sengaja membuang gas sisa produksi ke udara melalui cerobong atau flaring.

Hal itu menimbulkan adanya polusi udara yang membuat wilayah kota Cilegon khususnya sekitaran Pabrik PT Chandra Asri menjadi bau gas kimia.

Kabid Pengolahan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran DLHK Banten, Ruli Rianto mengatakan, bahwa saat kejadian polusi udara DLHK Banten langsung melakukan investigasi ke PT Chandra Asri Pacific Tbk.

“Hasilnya kita menemukan fakta bahwa PT Chandra Asri sengaja membuang gas sisa produksi ke udara melalui cerobong atau flaring,” ujar Ruli saat dihubungi, Minggu 21 Desember 2024.

Ruli menuturkan, polusi gas kimia itu bermula saat Chandra Asri melakukan proses produksi kimia. Saat produksi,terjadi kendala pada saluran pipa yang mengharuskan mesin produksi dimatikan.

“Namun saat dimatikan proses produksinya, masih ada bahan yang harus dibuang dengan proses pembakaran. Kenapa harus dibuang, kalau itu gak dibuang, dia ketemu oxygen bisa meledak di dalam,” kata Ruli.

Gas pun terpaksa dibuang ke udara melalui cerobong karena emergency untuk menghindari kebakaran di bawah atau di area pabrik.

“Itulah yang menyebabkan fenomena seperti kemarin. Sebab kalau gak dibakar di udara, bisa kebakaran di pabrik. Jadi mekanisme pengamanan mereka seperti itu,” ujar Ruli.

Ia menjelaskan bahwa metode peleburan gas berbahaya dan beracun pada konsentrasi tertentu memang harus dibakar dengan harapan gas kimia tersebut terpecah.

“Tetapi apakah dampaknya di udara itu akan mempengaruhi? Pastinya, jangankan sisa pembakaran produksi, sisa pembakaran sampah saja bisa mempengaruhi udara kan. Karena nanti akan muncul CO2. Itu kan berbahaya,” jelasnya.

Ia menyebut bahwa membuat sisa gas itu merupakan pilihan akhir bagi PT Chandra Asri Pacific Tbk untuk menghindari ledakan.

“Tapi dengan kondisi emergency itu mereka lebih memilih membuang ke udara, dibandingkan dia harus menahan itu, lebih berbahaya. Itu keterangan dari mereka yah,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya akan mengambil sampel udara, air dan tanah di lokasi sekitar untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan.

DLHK Banten juga meminta PT Chandra Asri Pacific Tbk untuk melakukan rehabilitasi lingkungan yang mungkin terpapar dan tercemar akibat pembakaran tersebut.

“Apabila ada yang terkontaminasi maka harus dilakukan rehabilitasi. Selain itu produksi juga harus dihentikan sampai dinyatakan normal oleh intansi terkait,” pungkasnya. (*)

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Pj Walikota Serang Sebut Hiburan Malam Langgar Aturan – Warga Berita

Pj Walikota Serang Sebut Hiburan Malam Langgar Aturan – Warga Berita

Ratusan Paket Sembako dan Uang Tunai Dibagikan ke Yatim dan Janda – Warga Berita

Ratusan Paket Sembako dan Uang Tunai Dibagikan ke Yatim dan Janda – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Prabowo, Jokowi, dan Gibran Hadiri HUT Ke-17 Partai Gerindra di Bogor

Prabowo, Jokowi, dan Gibran Hadiri HUT Ke-17 Partai Gerindra di Bogor

27 Februari 2025
Respon Sejumlah  Netizen Mendengar Airlangga Mundur Dari Ketua Golkar

Respon Sejumlah Netizen Mendengar Airlangga Mundur Dari Ketua Golkar

11 Agustus 2024
Pemkot Surakarta bertekad menuju KLA predikat paripurna Tahun 2025

Pemkot Surakarta bertekad menuju KLA predikat paripurna Tahun 2025

30 Januari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In