PANDEGLANG, Warga Berita – Dalam rentang waktu 2021 hingga 2023, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang menyebutkan adanya peningkatan produksi ikan budidaya dan ikan tangkap di Kabupaten Pandeglang.
Pelaksana Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan (PEP) Diskan Pandeglang Muhammad Naseh menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Diskan, target produksi ikan terus meningkat setiap tahunnya.
Meskipun demikian, peningkatan target ini diimbangi oleh peningkatan produksi yang konsisten dari tahun ke tahun, bahkan melebihi target yang telah ditetapkan, mencapai lebih dari 100 persen.
Ia mengatakan, produksi ikan budidaya terus mengalami peningkatan, produksi ikan tangkap cenderung mengalami fluktuasi.
“Selama tiga tahun berturut-turut, produksi ikan tangkap tidak pernah mencapai target yang ditetapkan,” ungkap Muhammad Naseh, Rabu 21 Februari 2024.
Produksi ikan budidaya di Kabupaten Pandeglang menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021, produksi mencapai 26.652 ton dari target 26.462 ton (100,72 persen). Tahun 2022 mencatat produksi sebesar 26.827 ton dari target 26.727 ton (100,37 persen), sementara pada tahun 2023 produksi mencapai 27.001 ton dari target 26.994 ton (100,03 persen).
Sementara itu, produksi ikan tangkap mengalami fluktuasi. Pada tahun 2021, produksi ikan tangkap mencapai 27.665 ton, mencapai 85 persen dari target.
“Namun, terjadi penurunan pada tahun 2022 dengan produksi hanya mencapai 26.221 ton, atau 78 persen dari target. Pada tahun 2023, produksi naik menjadi 31.605 ton, namun masih di bawah target dengan persentase 89 persen,” ucapnya.
Muhammad Naseh menyebutkan bahwa peningkatan produksi ikan budidaya dan tangkap di Pandeglang disebabkan oleh bantuan yang konsisten dari pemerintah kepada nelayan. Bantuan berupa mesin kapal dan jaring penangkap ikan telah disalurkan kepada 26 kelompok nelayan di sepanjang pantai Pandeglang.
“Alhamdulillah, bantuan tersebut telah membantu operasional nelayan. Namun, produksi ikan tangkap sangat dipengaruhi oleh cuaca, sehingga sulit untuk mencapai target secara konsisten,” tambahnya.
Saat ini, Diskan Pandeglang telah menyediakan sarana pelelangan ikan bagi para nelayan. Fasilitas ini memungkinkan para nelayan untuk menjual hasil tangkapan mereka dan juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang dari sektor perikanan.
“Ya jadi pelelangan ini membantu dalam mencatat jumlah ikan tangkapan yang berasal dari para nelayan. Kami berharap para nelayan dapat memanfaatkan fasilitas pelelangan yang disediakan oleh pemerintah,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Abdul Rozak
PANDEGLANG, Warga Berita – Dalam rentang waktu 2021 hingga 2023, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang menyebutkan adanya peningkatan produksi ikan budidaya dan ikan tangkap di Kabupaten Pandeglang.
Pelaksana Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan (PEP) Diskan Pandeglang Muhammad Naseh menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Diskan, target produksi ikan terus meningkat setiap tahunnya.
Meskipun demikian, peningkatan target ini diimbangi oleh peningkatan produksi yang konsisten dari tahun ke tahun, bahkan melebihi target yang telah ditetapkan, mencapai lebih dari 100 persen.
Ia mengatakan, produksi ikan budidaya terus mengalami peningkatan, produksi ikan tangkap cenderung mengalami fluktuasi.
“Selama tiga tahun berturut-turut, produksi ikan tangkap tidak pernah mencapai target yang ditetapkan,” ungkap Muhammad Naseh, Rabu 21 Februari 2024.
Produksi ikan budidaya di Kabupaten Pandeglang menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021, produksi mencapai 26.652 ton dari target 26.462 ton (100,72 persen). Tahun 2022 mencatat produksi sebesar 26.827 ton dari target 26.727 ton (100,37 persen), sementara pada tahun 2023 produksi mencapai 27.001 ton dari target 26.994 ton (100,03 persen).
Sementara itu, produksi ikan tangkap mengalami fluktuasi. Pada tahun 2021, produksi ikan tangkap mencapai 27.665 ton, mencapai 85 persen dari target.
“Namun, terjadi penurunan pada tahun 2022 dengan produksi hanya mencapai 26.221 ton, atau 78 persen dari target. Pada tahun 2023, produksi naik menjadi 31.605 ton, namun masih di bawah target dengan persentase 89 persen,” ucapnya.
Muhammad Naseh menyebutkan bahwa peningkatan produksi ikan budidaya dan tangkap di Pandeglang disebabkan oleh bantuan yang konsisten dari pemerintah kepada nelayan. Bantuan berupa mesin kapal dan jaring penangkap ikan telah disalurkan kepada 26 kelompok nelayan di sepanjang pantai Pandeglang.
“Alhamdulillah, bantuan tersebut telah membantu operasional nelayan. Namun, produksi ikan tangkap sangat dipengaruhi oleh cuaca, sehingga sulit untuk mencapai target secara konsisten,” tambahnya.
Saat ini, Diskan Pandeglang telah menyediakan sarana pelelangan ikan bagi para nelayan. Fasilitas ini memungkinkan para nelayan untuk menjual hasil tangkapan mereka dan juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang dari sektor perikanan.
“Ya jadi pelelangan ini membantu dalam mencatat jumlah ikan tangkapan yang berasal dari para nelayan. Kami berharap para nelayan dapat memanfaatkan fasilitas pelelangan yang disediakan oleh pemerintah,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Abdul Rozak












