SERANG,Warga Berita-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang pada tahun ini kembali menyiapkan ratusan program beasiswa untuk warganya yang ingin menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Program beasiswa tersebut disiapkan guna untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Serang dan kebutuhan terhadap tenaga kesehatan yang tinggi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Asep Nugraha Jaya mengatakan, lahirnya program beasiswa yang diberikan kepada warga Kabupaten Serang melalui APBD semata-mata untuk menangani permasalahan yang ada di Kabupaten Serang.
“Kita di Kabupaten Serang kekurangan tenaga medis, khususnya dokter, karena biasanya dokter yang ada itu datang dari luar, terus bertugas sebagai dokter di sini lama-lama pindah. Kita juga ingin memiliki dokter yang orang sini,” katanya, Selasa 16 Januari 2024
Ia mengatakan, jika beasiswa untuk jurusan kedokteran di Untirta masih terbuka bagi siswa siswi terbaik Kabupaten Serang yang lolos dalam tahap seleksi penerimaan mahasiswa baru pada jurusan tersebut.
“Kedokteran kita buka kesempatan sambil mendorong anggarannya. Akan kita dorong apabila sudah ada yang diterima. Karena pola tunda bayar ya seperti itu. Beasiswa kita berikan tidak sembarangan, mereka nanti harus siap mengabdi ditugaskan di fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Serang,” jelasnya.
Selain program beasiswa untuk jurusan kedokteran, pihaknya juga memiliki program beasiswa untuk guru PAUD yang ada di kabupaten Serang. Pada tahun ini, ada pihaknya menyiapkan sebanyak 150 kuota untuk guru PAUD.
“Beasiswa S1 guru PAUD sudah ada sejak 2017 disiapkan. Di tahun ini kita ada sebanyak 150 kuota. Jumlah lulusannya ada sebanyak 340 orang,” jelasnya.
Selain beasiswa untuk S1, pihaknya juga tahun ini akan menyiapkan beasiswa untuk S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun demikian, untuk prosedurnya diserahkan kepada perguruan tinggi tersebut.
“S2 kita masih kita coba proyeksikan untuk yang ke ITB masih ada, tinggal pola seleksinya saja yang kita koordinasikan dengan ITB, kalau kemarin kan dari itb nya yang datang ke sini,” terangnya.
Sementara itu kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dindikbud Kabupaten Serang Irwan Nuryana mengatakan mengatakan, pihaknya juga menyiapkan program beasiswa untuk warga Kabupaten Serang pada program vokasi baik di untirta maupun di Universitas Indonesia (UI).
“Vokasi UI kita ada 17 kuota. Pertimbangan dari Bappeda karena kita sudah meluluskan 2 angkatan 2019 13 orang angkatan 2020 7 orang, jadi untuk menyeimbangkan anggaran ditambah kuota barunya. Lalu untuk D1 untirta ini 15 orang, kita ada postur anggaran di perubahan ini kemungkinan bisa nambah tergantung yang lulus dan kekuatan anggaran,” jelasnya.
Untuk dapat memperoleh beasiswa dari Pemkab Serang, ada persyaratan yang tentunya harus dipenuhi. “Persyaratan, warga kabupaten Serang, memenuhi persyaratan dari pendidikan tinggi yang bersangkutan, artinya sudah lolos seleksi di perguruan tinggi dengan jurusan yang kita tentukan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramadhani
Editor: Agung S Pambudi
SERANG,Warga Berita-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang pada tahun ini kembali menyiapkan ratusan program beasiswa untuk warganya yang ingin menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Program beasiswa tersebut disiapkan guna untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Serang dan kebutuhan terhadap tenaga kesehatan yang tinggi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Asep Nugraha Jaya mengatakan, lahirnya program beasiswa yang diberikan kepada warga Kabupaten Serang melalui APBD semata-mata untuk menangani permasalahan yang ada di Kabupaten Serang.
“Kita di Kabupaten Serang kekurangan tenaga medis, khususnya dokter, karena biasanya dokter yang ada itu datang dari luar, terus bertugas sebagai dokter di sini lama-lama pindah. Kita juga ingin memiliki dokter yang orang sini,” katanya, Selasa 16 Januari 2024
Ia mengatakan, jika beasiswa untuk jurusan kedokteran di Untirta masih terbuka bagi siswa siswi terbaik Kabupaten Serang yang lolos dalam tahap seleksi penerimaan mahasiswa baru pada jurusan tersebut.
“Kedokteran kita buka kesempatan sambil mendorong anggarannya. Akan kita dorong apabila sudah ada yang diterima. Karena pola tunda bayar ya seperti itu. Beasiswa kita berikan tidak sembarangan, mereka nanti harus siap mengabdi ditugaskan di fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Serang,” jelasnya.
Selain program beasiswa untuk jurusan kedokteran, pihaknya juga memiliki program beasiswa untuk guru PAUD yang ada di kabupaten Serang. Pada tahun ini, ada pihaknya menyiapkan sebanyak 150 kuota untuk guru PAUD.
“Beasiswa S1 guru PAUD sudah ada sejak 2017 disiapkan. Di tahun ini kita ada sebanyak 150 kuota. Jumlah lulusannya ada sebanyak 340 orang,” jelasnya.
Selain beasiswa untuk S1, pihaknya juga tahun ini akan menyiapkan beasiswa untuk S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun demikian, untuk prosedurnya diserahkan kepada perguruan tinggi tersebut.
“S2 kita masih kita coba proyeksikan untuk yang ke ITB masih ada, tinggal pola seleksinya saja yang kita koordinasikan dengan ITB, kalau kemarin kan dari itb nya yang datang ke sini,” terangnya.
Sementara itu kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dindikbud Kabupaten Serang Irwan Nuryana mengatakan mengatakan, pihaknya juga menyiapkan program beasiswa untuk warga Kabupaten Serang pada program vokasi baik di untirta maupun di Universitas Indonesia (UI).
“Vokasi UI kita ada 17 kuota. Pertimbangan dari Bappeda karena kita sudah meluluskan 2 angkatan 2019 13 orang angkatan 2020 7 orang, jadi untuk menyeimbangkan anggaran ditambah kuota barunya. Lalu untuk D1 untirta ini 15 orang, kita ada postur anggaran di perubahan ini kemungkinan bisa nambah tergantung yang lulus dan kekuatan anggaran,” jelasnya.
Untuk dapat memperoleh beasiswa dari Pemkab Serang, ada persyaratan yang tentunya harus dipenuhi. “Persyaratan, warga kabupaten Serang, memenuhi persyaratan dari pendidikan tinggi yang bersangkutan, artinya sudah lolos seleksi di perguruan tinggi dengan jurusan yang kita tentukan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramadhani
Editor: Agung S Pambudi











