KetRealitarakyat.com – Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan Yudhoyono menyampaikan, pentingnya memperjuangkan kesetaraan gender, sebagai salah satu pilar Hak Asasi Manusia (HAM). Hal ini disampaikan saat merayakan peringatan Hari Kartini di Kantor DPP Partai Demokrat.
“Hak untuk hidup setara, terhormat, bebas dari rasa takut, serta bebas menentukan pilihan hidup. Kartini mengingatkan kita semua, bahwa hak-hak itu tidak hanya untuk kaum lelaki, tetapi juga untuk kaum perempuan; yang pada hakikatnya sama,” kata Annisa Pohan dalam keterangannya, Selasa (30/4).
“Cita-cita Kartini tinggi. Ia ingin melihat perempuan Indonesia, menjadi pribadi yang kokoh, unggul, tidak lagi lemah dan tertindas oleh pola pikir dan kekangan budaya patriarki. Oleh karena itu, pemberdayaan kaum perempuan harus terus dilakukan. Saya juga ingin terus mendorong dan mendukung kiprah kaum perempuan, di seluruh jajaran Kartini Demokrat,” sambung Annisa kepada kader perempuan Demokrat.
Annisa menekankan, bahwa kaum perempuan harus semakin memainkan peran sentralnya.
“Ke depan, insya Allah akan ada lebih banyak politisi dan juga pakar di berbagai bidang, yang berasal dari para perempuan Partai Demokrat. Semangat perjuangan Kartini telah menginspirasi dan menggerakkan kita, untuk terlibat dalam perjuangan demokrasi ini. Hal tersebut terlihat dalam penyusunan kebijakan publik, guna memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Di keluarga besar Partai Demokrat, semangat Kartini itu dulu diwakili oleh sosok Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono,” tegas Annisa.
Annisa juga sempat memberikan semangat bagi para Kartini Demokrat yang berjuang pada Pemilu Legislatif 2024. “Untuk sahabat-sahabatku yang telah sukses dalam perjuangan di Pileg 2024 lalu, saya ucapkan selamat. Namun bagi yang belum beruntung, karena menghadapi banyak tantangan, janganlah berkecil hati. Jangan patahkan arang. Kegagalan di Pileg lalu harus menjadi momentum kebangkitan, untuk membuktikan diri bahwa para Srikandi Demokrat adalah sosok yang kuat, hebat serta mampu bangkit untuk terus berjuang. Inilah mental juara. Inilah mental pemenang,” seru Annisa.
“Bagi para Srikandi Demokrat yang pada Pemilu 2024 lalu ikut berjibaku mendukung perjuangan politik suami masing-masing, juga harus kita apresiasi bersama. Sebab, peran dan dukungan kaum perempuan, merupakan hal mendasar dalam proses transformasi bangsa. Karena perempuan adalah pembawa peradaban. Perempuan merupakan pilar negara,” imbuh Annisa.
Annisa juga mengingatkan, dalam konteks perjuangan politik, komitmen dan loyalitas, Srikandi Demokrat akan menjadi semangat yang menguatkan moril perjuangan masing-masing pasangannya.
Maka, kepada seluruh Kartini Demokrat, teruslah menjadi lentera yang mencapai lingkungan di sekitar kita. Semangat perjuangan itu, tidak hanya dilakukan oleh RA Kartini, tetapi juga dilakukan oleh banyak para Pahlawan Nasional perempuan lainnya yang jarang diketahui, seperti Keumalahayati, pejuang perempuan yang berasal dari kesultanan Aceh, Rangkayo Rasuna Said, yang merupakan pahlawan dari Sumatra Barat, WW. Maramis, Siti Manggopoh dan Nyi Ageng Serang,” ujar Annisa.
“Pada akhirnya, sosok asli RA Kartini memang sudah tidak ada. Akan tetapi, kita harus yakin bahwa bangsa Indonesia akan selalu melahirkan kembali deretan Kartini- Kartini baru, yang juga punya semangat sama dalam menjunjung tinggi harkat martabat, dan kapasitas perempuan, agar diakui dalam perkembangan peradaban bangsa,” sambung Annisa.
Annisa mengatakan, pertemuan ini juga menjadi ajang halal bihalal setelah Lebaran Idul Fitri 1445 H. “Lebaran selalu memberikan pesan mulia akan pentingnya persatuan. Tradisi Halal Bihalal lebih dari sekadar saling memaafkan, tetapi menjadi ikhtiar untuk menciptakan kondisi di mana persatuan di Warga Berita anak bangsa bisa tercipta untuk peneguhan negara. Halal bihalal lebih dari sekedar ritus keagamaan, tetapi juga kemanusiaan, kebangsaan, dan tradisi yang positif karena terwujudnya kemaslahatan bersama,” papar Annisa.
Oleh karena itu, pada kesempatan yang berbahagia ini, dengan segala kerendahan hati, saya sampaikan: Selamat merayatan Idul Fitri 1445 H. Mohon maaf lahir dan batin. Taqobbalallahu minna waminkum, taqobbal ya karim. Semoga menjadi lecutan semangat bagi kita semua. Ini penting, karena membangun masa depan, tidak bisa dengan pesimisme. Membangun masa depan, harus dengan optimisme,” lanjut Annisa.
Annisa menyampaikan, Kartini mengajarkan kepada kita, terutama kaum perempuan Indonesia, agar teruslah bermimpi. “Bermimpilah selama kamu bisa bermimpi! Jangan menyerah! Jangan biarkan penyesalan datang, karena kamu terpilih lagi untuk menang. Sekali lagi, Selamat Hari Kartini, untuk semua kaum perempuan Demokrat! Keberkahan Idul Fitri bersama kita semua. Amin YRA,” pungkas Annisa.
Annisa yang mengenakan batik biru, tampak anggun saat menghadiri acara tersebut. Ratusan Srikandi Demokrat juga sangat antusias mengikuti acara.
Turut mendampingi Annisa diantaranya, Sekretaris Jenderal Srikandi Demokrat Adinda Yuanita Harsya, Bendahara Umum Srikandi Demokrat Nadira Maricar Antonio, Ketua Panitia Pelaksana Lasmi Indaryani, Anggota MTP Partai Demokrat Meilani L. Suharli, para Srikandi Fraksi Partai Demokrat, Srikandi Persaudaraan Istri, dan Anggota Fraksi Partai Demokrat.[prs]














