Amankan Mudik Lebaran, Polda Banten Kerahkan 3.708 Petugas Gabungan – Warga Berita

SERANG, Warga Berita-Polda Banten mengerahkan 3.708 petugas gabungan dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Ribuan personel tersebut telah ditugaskan di sejumlah tempat yang telah menjadi atensi pengamanan.

“Total ada 3.708 petugas gabungan yang dikerahkan untuk mengamankan mudik tahun ini,” ujar Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2024 di Mapolda Banten, Rabu sore, 3 April 2024.

Kapolda mengatakan, tiga ribu lebih petugas tersebut 2.477 merupakan personel Polri. Sedangkan sisanya berasal dari unsur TNI dan instansi terkait. “Dari TNI ada 243 dan instansi terkait 988 personel,” katanya didampingi Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto.

Kapolda mengungkapkan, untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat yang hendak mudik, pihaknya telah mendirikan 36 posko pengamanan (pospam), 8 pos pelayanan (posyan) dan 7 posko terpadu. Posko tersebut tersebar di jalur mudik dan jalur wisata.

“Kita ada 8 posyan, tempat ini bisa jadi lokasi bagi pemudik yang ingin beristirahat sementara. Di posko ini juga petugas akan melaksakan gatur (pengaturan lalu lintas) apabila terjadi kemacetan dan sebagainya,” ungkap alumnus Akpol 1995 ini.

Kapolda menjelaskan, berdasarkan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, jumlah pemudik secara nasional meningkat 56 persen dibandingkan tahun lalu. Total ada 190 juta masyarakat yang akan mudik lebaran tahun ini. “Oleh sebab itu, saya mengimbau, mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal,” ujarnya.

Ia mengatakan, Operasi Ketupat tahun ini berlangsung selama 13 jadi dimulai pada tanggal 4 sampai 16 April 2024. Sebelum, operasi ini digelar, kepolisian telah melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KTYD) sejak 28 Maret hingga 3 April 2024. “Dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 17 sampai 23 April 2024,” katanya.

Terkait dengan antrian panjang kendaraan menuju pelabuhan, Kapolda mengungkapkan, pihaknya akan menerapkan delaying system dan mendorong pembelian tiket secara online pada kantong-kantong parkir.

“Pastikan masyarakat mengetahui informasi terkait pelabuhan penyeberangan yang dapat digunakan sesuai jenis kendaraan,” tutur mantan Direktur Reskrimsus Polda Banten ini.

Editor : Merwanda

Leave a Reply