Alamsyah Satyanegara Sukawijaya, yang akrab dikenal sebagai Yoyok Sukawi, akhirnya mengumumkan Joko Santoso sebagai calon wakil wali kota Semarang yang akan mendampinginya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Semarang 2024.
Pengumuman tersebut disampaikan pada Senin malam, setelah pertemuan dengan pimpinan dan pengurus partai politik koalisi di sebuah rumah makan di Kota Semarang.
Yoyok Sukawi, yang merupakan kader Partai Demokrat, mengungkapkan bahwa pengumuman ini dilakukan bersama dengan jajaran ketua partai koalisi yang mendukung pencalonannya. Beberapa partai besar yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Tidak hanya itu, koalisi yang mengusung Yoyok sebagai calon wali kota juga diperkuat dengan kehadiran Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai NasDem, yang baru-baru ini menyatakan dukungannya pasca Dico Ganinduto Batal Maju di Pilkada Semarang.
Yoyok Sukawi, yang juga dikenal sebagai Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, menyampaikan bahwa mereka akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang pada Rabu, 28 Agustus 2024. Setelah pendaftaran, fokus akan beralih pada pembentukan tim pemenangan yang melibatkan unsur partai pengusung, relawan, dan tokoh masyarakat. Tim ini nantinya akan merumuskan strategi pemenangan yang efektif.
Relawan yang mendukung pasangan dengan slogan “Yoyok Joss” ini, menurut Yoyok, sebenarnya sudah terbentuk dan akan segera disolidkan dalam satu komando untuk menyosialisasikan visi dan misi mereka kepada masyarakat Semarang. Yoyok berharap proses kampanye dapat berlangsung secara kondusif dan harmonis, sehingga Pilkada 2024 dapat berjalan dengan baik.
Joko Santoso, yang kini resmi menjadi bakal calon wakil wali kota Semarang mendampingi Yoyok Sukawi, mengakui bahwa Partai Gerindra bergabung dengan koalisi ini sedikit terlambat. Namun, ia menegaskan bahwa pembicaraan mengenai dukungan ini sebenarnya sudah berlangsung sebelumnya, meski keputusannya baru final setelah Yoyok mendapat dukungan dari beberapa partai lain.
Sebagai mantan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang dan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso menegaskan bahwa mereka berdua akan memberikan ruang bagi partai-partai pengusung untuk memberikan masukan terkait program kerja dan strategi pemenangan. Hal ini menunjukkan bahwa mereka akan mengedepankan kerja sama dan sinergi dengan partai-partai pendukung dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Semarang, Wahyoe Winarto, yang juga dikenal dengan panggilan Liluk, menegaskan bahwa koalisi yang mendukung Yoyok tetap solid dan bahkan semakin kuat dengan bergabungnya Partai Gerindra, PSI, dan NasDem. Menurutnya, kehadiran partai-partai baru ini menambah kekuatan koalisi, yang kini semakin siap untuk memenangkan Pilkada 2024.
Dengan semakin banyaknya partai yang bergabung, koalisi Semarang Maju di bawah kepemimpinan Yoyok Sukawi dan Joko Santoso diharapkan mampu menghadirkan program-program yang relevan dan menyentuh kebutuhan masyarakat Semarang. Dukungan dari berbagai partai politik ini juga menjadi indikasi kuatnya kepercayaan terhadap pasangan “Yoyok Joss” untuk memimpin Kota Semarang ke depan.












