Warga Berita – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Relawan Gerakan Sekali Putaran (GSP) Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar kegiatan woro-woro mengajak masyarakat untuk tidak golput pada 14 Februari Pilpres 2024 mendatang.
Kegiatan tersebut digelar di sejumlah Kecamatan diantaranya Kecamatan Madukara, Mandiraja, Pagedongan, Pagentan dan kecamatan lainnya, pada Sabtu (10/2).
“Tujuannya mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya, jangan sampai golput tetap mencoblos ke TPS,” kata Koordinator GSP Kabupaten Banjarnegara, Rahmat Zaen dikutip Minggu (11/2).
Dikatakan Rahmat kegiatan ini dilakukan berkeliling menemui sejumlah warga yang menyasar lokasi strategis.
“Selain ke rumah-rumah warga kita juga menyasar lokasi-lokasi strategis lainnya,” paparnya.
Rahmat berharap selain datang ke TPS masyarakat juga berkenan mencoblos pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Dengan memilih pasangan Prabowo – Gibran masyarakat telah mendukung pilpres sekali putaran.
“Harapan kami itu masyarakat mengerti dan ikut mewujudkan GSP ini, serta ikut memenangkan paslon Prabowo-Gibran.,” tuturnya.
Rahmat bersyukur kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena mayoritas masyarakat meminta agar pemerintahan Presiden Joko Widodo ini dapat diteruskan dan itu hanya dapat dilakukan oleh Prabowo – Gibran.
“Masyarakat sangat antusias. saat kami melaksanakan kegiatan ini, antusias yang begitu tinggi muncul di masyarakat karena mereka paham paslon Prabowo-Gibran adalah kelanjutan pemerintahan Pak Jokowi,” sebutnya
Rahmat menyatakan, jika masyarakat tidak memilih Prabowo-Gibran, maka Pilpres 2024 akan menuju putaran kedua yang mana itu sangat melelahkan bagi masyarakat.
Sebab akan ada pemborosan biaya sampai Rp 40 triliun, program-program pemerintah terlambat atau bahkan tertunda sampai dengan pertengahan atau akhir tahun, atau yang lebih parah masyarakat akan saling membenci karena fitnah satu sama lain hanya karena beda pilihan capres-cawapres.
“Jadi kami ingin masyarakat Maluku berpartisipasi dalam pemilihan presiden dan menyalurkan suara nya kepada Prabowo-Gibran, sehingga bisa terciptanya pilpres sekali putaran. Lebih daripada itu, kami ingin masyarakat Banjarnegara paham tentang risiko-risiko perang saudara terjadi jika pilpres dilaksanakan sampai putaran kedua yang mana masyarakat Banjarnegara tentunya tidak menginginkan hal ini,” pungkasnya.[prs]














