Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang mencatatkan prestasi dalam penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2024/2025. Kampus ini berhasil menerima total 9.011 mahasiswa baru, termasuk 35 mahasiswa asing dari 12 negara berbeda.
Rektor Unissula, Prof. Gunarto, mengungkapkan pencapaian ini saat Pekan Ta’aruf Mahasiswa Baru di Auditorium Unissula, Semarang, Selasa (3/9/2024). “Unissula hari ini memecahkan rekor tiga kali mahasiswa terbanyak untuk PTS (perguruan tinggi swasta) se-Jateng,” ujarnya.
Baca Juga: 6.517 Mahasiswa Baru Mendaftar ke Unissula
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya yang menerima 7.350 mahasiswa. Dari total 9.011 mahasiswa baru, 4.360 akan menempuh program S1 dan D3, 2.457 untuk Program Pascasarjana, dan 2.194 untuk program Profesi.
Yang menarik, 35 di antaranya adalah mahasiswa asing yang berasal dari 12 negara. Maroko menyumbang jumlah terbesar dengan 17 mahasiswa, diikuti Aljazair (5), Yaman (4), dan Malaysia (2). Negara lainnya termasuk Timor Leste, Pakistan, Somalia, Mesir, Senegal, Suriah, dan Uganda.
Prof. Gunarto menjelaskan bahwa hubungan baik antara Indonesia dan Maroko sejak era Presiden Soekarno memudahkan mahasiswa Maroko untuk belajar di Indonesia. “Maroko ini kerja sama. (Mahasiswa kuliah) tanpa visa, hanya pakai paspor. Kerja sama ini sudah ada sejak zaman Pak Karno (Presiden Soekarno). Makanya, mereka berduyun-duyun belajar ke sini,” tuturnya.
Unissula berencana untuk meningkatkan jumlah mahasiswa asing di masa depan dengan membuka kelas internasional. “Insya Allah, ke depan mahasiswa asing kami lebih banyak. Karena tahun depan kami buka kelas internasional. Pakai bahasa internasional, kurikulum internasional,” ungkap Guru Besar Fakultas Hukum Unissula tersebut.
Animo masyarakat terhadap Unissula terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Hal ini tercermin dari jumlah mahasiswa baru yang diterima. Program studi favorit saat ini meliputi kedokteran, kedokteran gigi, hukum, ekonomi, teknik, keperawatan, dan farmasi.
Unissula menerapkan pola pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dengan agama Islam. Tujuannya adalah menghasilkan generasi khaira ummah – mahasiswa yang takwa, jujur, berintegritas, pekerja keras, pantang menyerah, dan sukses dalam hidupnya.
Dalam rangka menyambut mahasiswa baru, Unissula menggelar Pekan Ta’aruf yang berfokus pada pengenalan kampus dan perkuliahan tanpa adanya kegiatan perpeloncoan. “Dalam pekan ta’aruf ini, juga tidak ada yang namanya gojlok-gojlokan. Tetapi lebih pada pengenalan kampus, perkuliahan dan berlangsung dengan riang dan gembira,” jelas Prof. Gunarto.
Unissula juga membanggakan prestasinya dalam berbagai peringkat universitas. Saat ini, 90 persen lebih program studi di Unissula terakreditasi Unggul. Kampus ini juga telah meraih akreditasi internasional dari ASIC (Inggris) dan Abest21 (Jepang).
Dalam pemeringkatan universitas dunia, Unissula mencapai posisi 401 versi Times Higher Education. Di tingkat nasional, Unissula menduduki peringkat 6 PTS versi Times Higher Education dan peringkat 27 di antara PTN dan PTS. Untuk wilayah Jawa Tengah, Unissula meraih peringkat 1 PTS versi Times Higher Education & Edurank.
Dengan pencapaian-pencapaian ini, Unissula terus membuktikan diri sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, menarik minat mahasiswa dari dalam dan luar negeri untuk menimba ilmu di institusi ini.












