SERANG, Warga Berita – Wilayah Banten Selatan yang meliputi Kabupaten Lebak dan Pandeglang akan menjadi prioritas program Bangun Jalan Mantap Untuk Rakyat (Baja Mantra) yang diinisiasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten.
Kedua daerah itu menjadi prioritas sebab di sana tingkat kemiskinannya paling tinggi se Banten. Hal itu diungkapkan oleh Kepala DPUPR Banten Arlan Mazlan.
Arlan mengatakan, tujuan dari program ini ialah untuk mengatasi kemiskinan dengan mewujudkan pemerataan pembangunan khususnya di wilayah yang jadi kantong-kantong kemiskinan.
“Program Baja Mantra tahap satu ini akan memprioritaskan wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang, tapi kedepan kita juga akan menyasar wilayah lain yang tingkat kemiskinannya cukup tinggi juga seperti di Kabupaten Tangerang,” ujar Arlan saat ditemui di kantornya, Kamis 30 November 2023.
Pada program Baja Mantra ini pihaknya memperkirakan akan menanggani lebih dari 200 kilometer (Km) jalan rusak baik itu jalan kewenangan Provinsi, Kabupaten maupun Desa.
Dalam penanganannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dan pihak desa untuk menyusun anggaran bersama penanganan jalan.
“Pembiayaan kita perkirakan akan mencapai triliunan rupiah, tapi nanti kita koordinasikan dengan Pemda dan desa setempat bagaimana anggarannya. Pemda punya berapa, desa punya berapa. Nanti kita tambahkan,” ujarnya.
Dengan program Baja Mantra ini nantinya masyarakat khususnya yang berada di wilayah kantong-kantong kemiskinan bisa lebih mendapatkan akses jalan yang memadai untuk menjangkau sarana kesehatan, pendidikan maupun akaes ke pusat perekonomian seperti pasar.
“Kita berharap dengan program yang memudahkan akses jalan bagi masyarakat ini dapat jadi pemicu peningkatan ekonomi lokal masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak
SERANG, Warga Berita – Wilayah Banten Selatan yang meliputi Kabupaten Lebak dan Pandeglang akan menjadi prioritas program Bangun Jalan Mantap Untuk Rakyat (Baja Mantra) yang diinisiasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten.
Kedua daerah itu menjadi prioritas sebab di sana tingkat kemiskinannya paling tinggi se Banten. Hal itu diungkapkan oleh Kepala DPUPR Banten Arlan Mazlan.
Arlan mengatakan, tujuan dari program ini ialah untuk mengatasi kemiskinan dengan mewujudkan pemerataan pembangunan khususnya di wilayah yang jadi kantong-kantong kemiskinan.
“Program Baja Mantra tahap satu ini akan memprioritaskan wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang, tapi kedepan kita juga akan menyasar wilayah lain yang tingkat kemiskinannya cukup tinggi juga seperti di Kabupaten Tangerang,” ujar Arlan saat ditemui di kantornya, Kamis 30 November 2023.
Pada program Baja Mantra ini pihaknya memperkirakan akan menanggani lebih dari 200 kilometer (Km) jalan rusak baik itu jalan kewenangan Provinsi, Kabupaten maupun Desa.
Dalam penanganannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dan pihak desa untuk menyusun anggaran bersama penanganan jalan.
“Pembiayaan kita perkirakan akan mencapai triliunan rupiah, tapi nanti kita koordinasikan dengan Pemda dan desa setempat bagaimana anggarannya. Pemda punya berapa, desa punya berapa. Nanti kita tambahkan,” ujarnya.
Dengan program Baja Mantra ini nantinya masyarakat khususnya yang berada di wilayah kantong-kantong kemiskinan bisa lebih mendapatkan akses jalan yang memadai untuk menjangkau sarana kesehatan, pendidikan maupun akaes ke pusat perekonomian seperti pasar.
“Kita berharap dengan program yang memudahkan akses jalan bagi masyarakat ini dapat jadi pemicu peningkatan ekonomi lokal masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak












