SERANG,Warga Berita-Sebanyak 431 rumah yang berada di lima desa di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, terendam banjir yang diakibatkan oleh luapan Sungai Cibeurem dan Sungai Cidurian.
Lima desa tersebut yakni Desa Nanggung, Kopo, Babakanjaya, Nyompok dan Gabus, terendam banjir setinggi 20 sampai 70 centimeter.
Camat Kopo Imron mengungkapkan banjir yang merendam wilayah tersebut terjadi sejak Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB. Pada saat itu kondisi di Kecamatan Kopo dilanda hujan deras dan menyebabkan sungai Cibereum dan sungai Cidurian meluap.
“Kami Kecamatan Kopo dilalui dua sungai yaitu Sungai Cibeurem dan Sungai Cidurian, maka ketika debit air meluap, otomatis kecamatan kami pasti tergenang,” katanya, Jumat 3 Maret 2024.
Ia mengatakan telah mengecek langsung ke lapangan untuk melakukan asesmen. Dari hasil asesmen, ada sebanyak 431 rumah yang terendam banjir di lima desa di Kecamatan Kopo. Ada satu desa yang paling parah terdampak banjir yaitu desa Nanggung.
“Di Desa Babakanjaya ada 100 rumah dan 150 KK yang terdampak, Desa Nyompok 35 rumah, Desa Gabus 83 rumah, Desa Nanggung 207 rumah dan Desa Kopo ada 6 rumah,” tegasnya.
Selain rumah yang terdampak akibat banjir, ada sebanyak tiga musala, tiga pondok pesantren, satu sekolah yang juga terdampak banjir. “Untuk sekolah kemungkinan hari ini diliburkan lantaran masih terendam banjir,” tegasnya.
Selain sudah melakukan asesmen, pihaknya juga telah menerjunkan perahu karet ke lokasi banjir untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir. Ia pun mengimbau kepada warganya untuk mengungsi apabila hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.
“Kami mengimbau agar masyarakat mau mengungsi ke lokasi yang lebih aman, kami siapkan gedung serba guna atau kantor kecamatan kami untuk menjadi lokasi pengungsian,” pungkasnya (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi












