Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Jawa Tengah fokus merekrut generasi muda, khususnya milenial, untuk memperkuat regenerasi organisasi. Langkah ini diumumkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX SOKSI Jateng di Semarang, Sabtu (2025), menyongsong target peningkatan kader di Pemilu 2029.
Kepengurusan Lama vs Ambisi Rekrutmen Milenial
Ketua Depidar SOKSI Jateng Anton Lami Suhadi mengakui, dari 3.000 anggota aktif, hanya sedikit yang berasal dari kalangan muda. “Kepengurusan sebelumnya masih didominasi senior. Ke depan, kami buka pintu lebar untuk milenial,” tegasnya.
Untuk merealisasikan hal ini, SOKSI mengoptimalkan lembaga sayapnya:
-
Fokusmaker: Wadah mahasiswa.
-
Wira Karya Indonesia (WKI): Pemuda dan pengusaha muda.
-
Baladhika Karya: Kelompok profesional berpengalaman.
-
Krida Wanita Swadiri Indonesia (KWSI): Perempuan pekerja.
“Mereka sudah mulai dilibatkan. Fokusmaker untuk mahasiswa, WKI untuk pemuda, Baladhika untuk senior yang masih energik,” jelas Lami.
Target Politik 2029: Tambah Kursi DPRD Jateng
SOKSI, sebagai organisasi pendiri Partai Golkar, menargetkan peningkatan kader di kursi legislatif. Saat ini, hanya 3 dari 17 anggota DPRD Jateng dari Golkar yang berasal dari SOKSI. “Target 2029 minimal 5 kursi. Kami siapkan kader terbaik,” tegas Lami.
Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Mohammad Saleh mendukung penuh strategi ini. “Kami butuh sinergi dengan SOKSI untuk memperkuat basis buruh dan pekerja, sekaligus menyiapkan kekuatan Pemilu 2029,” ujarnya.
Strategi Rekrutmen Milenial
-
Pelibatan aktif di program sayap: Pelatihan kepemimpinan dan advokasi.
-
Digitalisasi organisasi: Sosialisasi via platform media sosial.
-
Peningkatan kualitas kader: Pelatihan politik praktis dan manajemen organisasi.
Rina (23), mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung di Fokusmaker, menyambut positif. “SOKSI memberi ruang untuk berkontribusi tanpa batas usia. Ini kesempatan belajar politik langsung,” ujarnya.












